Cara Budidaya Ikan Gurame

Budidaya Ikan Gurame – Maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan alasan demi efisiensi suatu perusahaan membuat banyak para pencari kerja berusaha menciptakan lapangan kerja sendiri. Salah satunya adalah dengan mempelajari budidaya ikan gurame yang semakin gencar digalakkan. Hal ini mengingat karena sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai tekstur gurame yang gurih dan lezat.

Di samping itu, harga ikan jenis ini juga cenderung stabil di pasaran, bahkan bisa terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ditambah lagi dengan harga ikan gurame yang cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan ikan air tawar jenis lainnya. Hal inilah yang merupakan peluang besar bagi para pemula untuk bisa menjadi pebisnis yang sukses di bidang ini.

Cara Budidaya Ikan Gurame untuk Pemula sampai Mahir

Cara Budidaya Ikan Gurame untuk Pemula sampai Mahir
satujam.com

Itu pula yang menyebabkan banyak diantara mereka yang berusaha keras dengan segenap kemampuannya dalam membudidayakan ikan gurame agar bisa menjadi jutawan yang sukses. Tentu saja untuk bisa mencapai hal itu Anda membutuhkan panduan yang benar dan terarah. Sehingga antara modal dan tenaga yang dikeluarkan bisa sepadan dengan hasil yang diperoleh.

Jenis Ikan Gurame

Jenis Ikan Gurame
berwirausaha.net

Di Indonesia sendiri, pembudidayaan ikan gurame ini sudah banyak dikembangkan di berbagai daerah, seperti Ciamis, Payakumbuh Sumatera, Manado, Garut, Purwokerto, Tasikmalaya dan Magelang. Sebagai langkah awal sebelum mulai melakukan budidaya ikan gurame, ketahui terlebih dahulu berbagai jenis ikan gurame dan juga ciri fisiknya.

Gurame Bastar

Gurame jenis ini memiliki sisik yang lebar dan pertumbuhan yang cepat. Pada bagian kepala terdapat bercak warna putih, sedangkan pada bagian tubuhnya berwarna abu-abu kehitaman.

Gurame Batu

Ikan gurame yang satu ini sudah jarang yang mau membudidayakannya. Hal lini dikarenakan pertumbuhan ikan gurame batu lebih lambat dan ukurannya juga lebih kecil jika dibandingkan dengan gurame jenis lainnya. Warnanya hitam dan sisiknya kasar.

Gurame Bluesafir

Gurame bluesafir ukuran dewasa bisa memiliki panjang 35 cm dan beratnya bisa mencapai 4 kg. Warna yang dimiliki ikan jenis ini hampir sama dengan jenis yang lainnya, yaitu hitam kemerahan.

Gurame Kapas

Gurame kapas memiliki sifat yang hampir sama dengan gurame bastar, yaitu pertumbuhannya cepat dan dengan bobot mencapai 1,5 kg. Sisik yang dimilikinya keras dan lebar dengan warna putih keperakan seperti kapas.

Gurame Paris

Pada dasarnya gurame paris ini mempunyai warna dasar merah cerah. Namun karena tercampur warna putih pada bagian tubuhnya sehingga membuat ikan ini seperti memiliki tubuh yang berwarna oranye. Seperti halnya gurame kapas, bobot yang dimiliki gurame paris ini bisa mencapai 1,5 kg.

Gurame Porselen

Pertumbuhan ikan gurame porselen tergolong cepat. Beratnya bisa mencapai 2 kg saat dewasa. Warna yang dimiliki ikan jenis ini adalah putih dan di bagian bawah tubuhnya berwarna merah muda.

Gurame Soang

Ikan gurame yang satu ini berasal dari daerah Ciamis Jawa Barat. Nama lain gurame soang adalah gurame angsa. Pada gurame soang, beratnya bisa mencapai 8 kg dengan panjang sekitar 65 cm. Bentuk tubuhnya pipih. Saat usianya kurang dari 1 tahun, pada bagian ekor berwarna kemerahan serta memiliki warna campuran antara hitam dan putih.

Lokasi Budidaya Ikan Gurame

Lokasi Budidaya Ikan Gurame
danadesa.id

Setelah mengetahui berbagai jenis ikan gurame dan ciri yang dimilikinya, Anda bisa menentukan ikan gurame jenis apa yang cocok untuk dibudidayakan. Langkah pertama yang harus diperhatikan saat melakukan budidaya ikan gurame adalah lokasi budidaya itu sendiri.

Lokasi ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang ikan. Beberapa faktor yang menentukan kualitas lahan antara lain adalah kondisi tanah, keasaman air, suhu air, oksigen dan juga tingkat kesuburan air. Adapun syarat pemilihan lokasi adalah sebagai berikut:

  • Suhu air berkisar antara 25-28 derajat celcius.
  • Ketinggian air antara 20-500 m dpl.
  • Memiliki pH ideal, yaitu antara 6,5 – 7 dengan kesadahan 7 HD.
  • Kandungan oksigen yang memadai.
  • Jenis tanah bertekstur, yaitu tanah liat yang gembur dengan kandungan pasir sekitar 40%.
  • Kandungan air kaya akan mineral dan unsur zat hara.

Kolam Budidaya Ikan Gurame

Kolam Budidaya Ikan Gurame
gomancing.com

Langkah berikutnya adalah pembuatan kolam ikan. Kondisi kolam ikan ini sangat menentukan hasil akhir budidaya ikan gurame yang Anda lakukan. Beberapa jenis kolam ikan gurame yang harus Anda siapkan antara lain adalah sebagai berikut:

Kolam Perawatan Induk

Kolam ini memiliki fungsi untuk mempersiapkan kematangan telur serta memelihara kesehatan induk. Pada kolam ini memiliki luas 10 m2 dengan kedalaman minimal 50 cm. Tingkat kepadatan kolam berisi 20 ekor gurame betina dan 10 ekor gurame jantan.

Kolam Pemijahan

Kolam yang satu ini memiliki luas 200-300 m2 dengan suhu air ideal pada kisaran 24-28 derajat celcius. Tingkat kedalaman air mencapai 75-100 cm.

Kolam Pemeliharaan Benih

Pada kolam ini luasnya hanya sekitar 50-100 m2 dengan kedalaman 30-50 cm. Tingkat kepadatan kolam ini hanya mampu menampung sekitar 10-50 ekor ikan gurame saja.

Kolam Pembesaran

Fungsi kolam yang satu ini sebagai tempat pemeliharaan dan pembesaran benih setelah dipindah dari kolam peredaran. Tingkat kepadatan kolam yang ideal adalah tidak lebih dari 10 ekor setiap meter perseginya.

Kolam Pemberokan

Kolam yang terakhir adalah kolam pemberokan. Yaitu kolam tempat menampung dan pembersihan ikan sebelum dipasarkan. Tujuannya adalah agar ikan tidak berbau lumpur dan mengandung kotoran yang bisa menurunkan kualitas dan harga ikan itu sendiri.

Yang utama adalah, pastikan kolam-kolam tersebut bebas dari hama yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Berikan filter atau saringan pada setiap celah pemasukan dan pengeluaran air. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi masuknya hewan yang bisa menjadi hama pada kolam ikan Anda.

Memilih Indukan Gurame

Memilih Indukan Gurame
abahtani.com

Langkah berikutnya dalam budidaya ikan gurame adalah memilih indukan. Anda bisa membeli indukan dengan rentang usia antara 4-7 tahun dengan bobot sekitar 1,5-2 kg per ekor. Pada usia ini indukan gurame siap untuk dipijahkan karena merupakan usia produktif untuk menghasilkan benih.

Ciri-ciri ikan indukan yang siap dipijahkan adalah memiliki ukuran perut yang besar dan dekat dengan anus. Warna badannya cenderung gelap dan agak pucat, pada bagian ketiak atau sirip dada berwarna hitam serta gerakannya lincah. Sedangkan ciri ikan gurame jantan adalah terdapat tonjolan pada bagian kepala yang sangat mencolok dengan postur tubuh yang sangat baik.

Sediakan kolam dengan dasar bersedimen pasir dan tidak berlumpur. Pastikan terdapat sirkulasi air yang baik agar kandungan oksigen terlarut untuk ikan gurame. Tancapkan sosog pada kolam yang berfungsi sebagai sarang untuk telur ikan gurame indukan.

Penetasan Telur

Penetasan Telur Ikan Gurame
binbogfish.blogspot.com

Saat sosog yang Anda tancapkan pada kolam pemijahan terbentuk semacam sarang yang sudah tertutup, segera angkat sarang tersebut. Hal ini dikarenakan di dalam sarang tersebut sudah berisi telur-telur ikan gurame dari indukan. Buka dan letakkan telur-telur pada sebuah ember besar yang telah diisi dengan air bersih.

Telur dengan kualitas bagus biasanya berwarna kuning, sedangkan kemungkinan tidak menetas atau telur kosong biasanya berwarna putih. Proses penetasan ini membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 hari. Untuk itu sediakan ember besar dan lebar yang berisi air bersih dengan kapasitas 40 liter sebagai media untuk proses penetasan ini.

Pemeliharaan Benih Ikan Gurame

Pemeliharaan Benih Ikan Gurame
djefish2.wordpress.com

Langkah budidaya ikan gurame selanjutnya adalah proses pemeliharaan benih yang sudah menetas. Karena proses pemeliharaannya berbeda dengan gurame yang indukan atau gurame dewasa, maka diperlukan kolam khusus untuk proses ini. Kolam khusus pemeliharaan benih ini harus memiliki sirkulasi air dan kualitas air yang baik juga.

Dipisahnya antara benih dengan ikan gurame yang dewasa dimaksudkan agar benih bisa berkembang maksimal dan terhindar dari dimakan oleh ikan yang lebih besar. Selain itu, jenis makanan yang diberikan juga berbeda. Kebanyakan makanannya berupa pelet yang halus dengan takaran 10% dari berat secara keseluruhan. Pada proses pemeliharaan benih ini membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 bulan.

Pemberian Pakan

Pemberian Pakan Ikan Gurame
youtube.com

Makanan utama dari ikan gurame adalah pellet. Anda harus memberikan makan gurame dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Agar pertumbuhan ikan gurame yang Anda budidayakan bisa maksimal, carilah pellet yang mempunyai kandungan protein sebesar 25%.

Selain pelet, Anda juga bisa memberikan pakan ikan gurame dengan daun-daunan seperti daun pepaya, kangkung, tauge. Atau, Anda juga bisa memberikan jagung rebus, dedak dan ampas tahu sebagai selingan selain pelet sebagai makanan utamanya. Dengan cara ini Anda akan bisa lebih menghemat biaya pakan yang harus Anda keluarkan selama proses budidaya ikan gurame.

Masa Panen Ikan Gurame

Masa Panen Ikan Gurame
gdmorganic.com

Langkah terakhir yang paling ditunggu adalah saat masa panen tiba. Namun untuk pelaksanaan panen ini harus dijalankan dengan hati-hati agar hasil yang diperoleh juga bisa maksimal. Masa panen ini biasanya berlaku sejak benih dimasukkan dalam kolam dengan jangka waktu antara 4 sampai 6 bulan.

Anda bisa melakukan panen dengan menyesuaikan kebutuhan pasar, misalnya berdasarkan jenis gurame yang banyak diminati atau berdasarkan berat ikan yang paling banyak dicari oleh masyarakat.

Waktu yang terbaik untuk melakukan panen adalah saat pagi hari, yaitu sekitar jam 5 sampai jam 8 pagi. Hal ini bertujuan agar ikan masih dalam kondisi segar dan tidak stres. Caranya bisa dengan membuang sebagian besar air dalam kolam, yaitu menutup pintu masuknya air dan membuka pintu pembuangan air.

Keluarkan air sampai pada batas tertentu dan ikan bisa berkumpul di area pembuangan air. Dengan cara ini Anda bisa dengan mudah menangkap ikan gurame dengan menggunakan jaring besar atau serokan agar tidak melukai tubuh ikan gurame.

Pilihlah ikan sesuai dengan bobot tubuh yang sesuai dengan permintaan pasar kemudian pindahkan ke kolam pemberokan. Dengan dipindahkannya ikan gurame ke kolam ini bertujuan untuk membersihkan ikan dari segala kotoran dan agar ikan tidak berbau lumpur. Kedua hal ini bisa menyebabkan kualitas ikan akan menurun dan berakibat pada menurunnya harga jual ikan tersebut.

Baca Juga: Cara Budidaya Belut

Video Panen Ikan Gurame Super


Kebutuhan yang tinggi atas permintaan pasar akan produksi gurame ini bisa menjadi suatu bisnis yang cukup menjanjikan. Dengan mengikuti panduan lengkap budidaya ikan gurame ini, Anda bisa mulai merintis usaha di bidang tersebut mulai dari nol sampai menjadi mahir dan memberikan hasil yang memuaskan.

Budidaya Ikan Gurame

Categories Gurame

Leave a Comment