faunadanflora.com

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Posted on

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal – Budidaya ikan nila di kolam terpal tercatat sebagai salah satu metode paling populer yang banyak dipilih oleh pembudidaya ikan.

Dibandingkan dengan metode kolam beton, metode kolam terpal lebih menguntungkan. Bagi seorang pemula, penting untuk mengetahui cara budidaya ikan nila di kolam terpal sebab sangat cocok untuk lahan terbatas dan perawatannya pun mudah.

Ikan nila memang bisa dijadikan lahan bisnis. Popularitas ikan nila tidak hanya di tanah air saja. Ternyata ikan air tawar ini pun disukai oleh warga Asia lainnya, bahkan hingga daratan Eropa dan Amerika.

Peternak ikan nila Indonesia telah mengekspor hasil panennya ke Filipina, Singapura, Taiwan, Italia, Amerika, dan beberapa negara lainnya.

Pada tahun 2019, ekspor ikan nila ke Amerika meningkat sebanyak 14,9% dari tahun sebelumnya. Ini baru tren dalam satu negara. Jadi peluang mendapatkan keuntungan dari pasar dalam dan luar negeri masih terbuka lebar.

Bagaimana Cara Memulai Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal?

Bagaimana Cara Memulai Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal?
faunadanflora.com

Selain hemat lahan, biaya yang dikeluarkan sangat terjangkau. Hasilnya? Bisa dua kali lipat lebih banyak dibandingkan metode kolam beton. Tak heran jika metode ini begitu disukai.

Pembeli pun suka dengan ikan nila hasil ternak melalui kolam terpal karena tidak bau lumpur atau tanah. Lalu, kualitasnya pun dianggap tinggi karena ikan dalam kolam terpal hidup dengan kualitas air yang baik.

Sebelum memutuskan akan membuat kolam terpal, pastikan lokasi untuk kolam sudah sesuai. Setelah itu, sesuaikan pembangunan kolam dengan budget yang dimiliki. Tidak masalah membuat kolam yang sederhana dulu untuk permulaan. Apabila bisnis sudah berkembang atau modal bertambah banyak barulah memperbanyak kolamnya.

Hal-hal yang Perlu Disiapkan Selama Budidaya Ikan di Kolam Terpal

Hal-hal yang Perlu Disiapkan Selama Budidaya Ikan di Kolam Terpal
ahlihewan.com

Selain kedua hal di atas, ada persiapan lain yang harus dilakukan. Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba peruntungan di bidang budidaya kolam terpal, ada beberapa hal yang wajib dipersiapkan, di antaranya:

BACA JUGA  Cara Budidaya Ikan Nila

Baca Juga: Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton

1. Pemilihan Lokasi

Sebelum mempersiapkan berbagai peralatan untuk budidaya nila, hal pertama yang harus diperhatikan ialah lokasi budidaya ikan nila yang tepat. Saat memilih lokasi budidaya ikan nila di kolam terpal, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan.

  • Pertama, lokasi yang berada dalam pengawasan Anda. Misalkan lokasi yang dekat dengan rumah sehingga Anda lebih mudah mengawasi kolam.
  • Kedua, perhatikan lokasi sekitar kolam. Hindari kolam dari rumput liar dan pohon besar di sekitar kolam.
  • Ketiga, selalu pastikan kolam terhindar dari berbagai limbah atau sampah. Hindari pula dari kemungkinan penyerangan hewan liar.
  • Keempat, pastikan kolam mendapatkan penyinaran yang cukup.

2. Persiapan Kolam Terpal

Untuk mempersiapkan kolam terpal, Anda bisa mengikuti cara berikut ini.

  • Mulailah dengan menggali tanah sedalam 70 cm.
  • Ratakan dasar pada galian tanah.
  • Letakkan batu bata pada dasar tanah.
  • Rapikan peletakan batu bata, buatlah sejajar, dan sama tingginya sehingga memudahkan Anda dalam pengisian air atau pengecekan tinggi air.
  • Buatlah tanggul pada kolam terpal sehingga kolam lebih kuat dan tidak mudah rusak.
  • Taburkan sekam pada kolam secara merata.
  • Pasanglah terpal dengan rapi dan beri pemberat pada ujung-ujung terpal agar tidak bergeser ketika terkena angin atau hujan.
  • Buatlah saluran masuk dan keluar air.
  • Jagalah sanitasi air kolam sehingga kolam tetap memiliki kandungan air yang bersih. Ingat, ikan nila susah tumbuh atau cepat mati di air kolam yang kotor.

3. Pemilihan Benih Ikan Nila

Anda harus memastikan bahwa benih yang akan dibudidayakan adalah benih ikan berkualitas. Jangan asal memilih benih hanya karena harganya murah. Memang, benih berkualitas lebih mahal, tetapi hasilnya pun lebih bagus.

Anda bisa mengambil benih langsung dari induk ikan nila atau Anda dapat membelinya di pasar. Cukup banyak toko yang menawarkan benih ikan nila. Namun, sebelum membeli Anda wajib mengetahui lebih dulu ciri-ciri dari benih ikan nila yang baik.

  • Ukuran benih ikan nila sama
  • Panjang badan tidak lebih dari 12 cm
  • Lincah
  • Warna seragam
  • Tidak ada cacat
  • Aktif
  • Bobot kurang lebih 30 gram.

4. Penyebaran Benih

Cara budidaya ikan nila di kolam terpal yang selanjutnya adalah menaburkan probiotik ke dalam kolam. Tujuannya untuk mempercepat pertumbuhan mikro organisme. Proses ini memakan waktu selama 7 – 10 hari. Setelah mikro organisme tumbuh, barulah benih-benih terpilih bisa disebar sesuai dengan kapasitas kolam.

BACA JUGA  Analisa Usaha Budidaya Ikan Nila

Siapkan ember berisikan air bersih, masukkan benih terpilih ke dalam ember, dan diamkan selama 10 menit. Setelahnya, penuhi batas air di ember lalu biarkan kembali selama lima menit.

Proses ini dilakukan untuk mencegah ikan nila stres. Jika semua hal tersebut terpenuhi, maka Anda hanya perlu menyebarkan benih ikan nila di dalam kolam terpal. Sesuaikan jumlah benih ikan dengan kapasitas kolam terpal.

5. Perawatan

Pilih bahan pangan yang baik seperti pelet yang mengandung banyak protein, karbohidrat, lemak, dan mineral. Pastikan untuk memberi pakan minimal dua kali sehari. Namun untuk perawatan yang maksimal para peternak memberi pakan sebanyak tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan sore.

Untuk bibit yang baru disebar ke dalam kolam, jangan langsung diberi makan. Biarkan dulu benih beradaptasi di dalam kolam selama 3 hari.

Tak perlu khawatir ikan akan kelaparan karena mereka akan memakan mikro organisme yang sudah tumbuh sebelumnya. Jika sudah waktunya memberi pakan, lakukan pemberian pakan secara konsisten dan di jam yang selalu sama.

6. Panen Ikan Nila

Cara budidaya ikan nila di kolam terpal yang baik pun harus memperhatikan proses panennya. Anda dapat menunggu proses panen sekitar empat hingga enam bulan atau ketika ikan memiliki bobot sekitar 500 gram.

Waktu panen bisa dipercepat apabila Anda menambahkan nutrisi pada pakan, misalnya vitamin. Ini bisa mempercepat pertumbuhan ikan nila menjadi lebih besar.

Jenis Kolam yang Harus Disiapkan

Jenis Kolam Ikan Nila yang Harus Disiapkan
ikannila.com

Cara budidaya ikan nila di kolam terpal yang baik tidak hanya menyiapkan satu kolam saja. Ada tiga jenis kolam yang setidaknya harus dipersiapkan, yaitu:

Baca Juga: Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton

1. Kolam pemijahan

Kolam ini disebut juga sebagai kolam indukan. Fungsinya untuk menyimpan induk ikan nila (jantan dan betina) agar menghasilkan benih atau bibit baru.

Cara membedakan ikan jantan dan betina dilihat dari lubang dan warna perutnya. Ikan betina memiliki 3 lubang, sedangkan ikan jantan hanya memiliki 2 lubang. Selain itu, warna perut ikan betina cenderung putih dan ikan jantan didominasi warna hitam.

2. Kolam Pendederan

Benih yang dihasilkan dari induk di kolam pemijahan dipindahkan ke kolam pendederan. Kedalam kolam ini cukup pendek, yaitu hanya 30 cm. Oleh sebab itu, kolam pendederan tidak boleh diisi terlalu banyak benih. Jika terlalu banyak benih di dalamnya nanti ikan-ikan nila tidak dapat tumbuh dengan optimal.

BACA JUGA  Makanan Ikan Nila

3. Kolam Pembesaran

Ada tiga jenis kolam pembesaran. Biasanya isi ikan dibedakan berdasarkan ukuran atau umurnya. Ikan yang siap panen akan dipisahkan dengan ikan-ikan yang masih bibit dan berukuran kecil. Ukuran kolam pembesaran berbeda-beda disesuaikan dengan lahan yang dimiliki oleh peternak. Untuk lahan yang sempit, kolam dari ter

Demikianlah informasi mengenai budidaya ikan nila di kolam terpal yang perlu Anda ketahui. Cara budidaya ikan nila di kolam terpal sangat mudah bagi siapa pun.

Perawatannya tidak rumit jika dibandingkan dengan kolam tanah. Biayanya lebih murah daripada kolam beton. Bagian yang terpenting, hasilnya lebih disukai masyarakat karena tidak berbau. Bagi Anda yang tertarik, jangan ragu untuk mencobanya ya! Yuk, bagikan artikel ini!

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *