youtube.com

Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tembok

Posted on

Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tembok Jika Anda memiliki impian untuk terjun ke dunia bisnis budidaya ikan air tawar dan memiliki sebidang lahan yang luas, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengeksplorasi budidaya ikan gurame di kolam tembok. Ini merupakan opsi budidaya yang bisa dipertimbangkan dengan cermat, tergantung pada karakteristik dan ukuran lahan yang Anda miliki.

Dengan memanfaatkan kolam yang dibangun dari campuran semen, Anda dapat menciptakan lingkungan yang ideal untuk Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tembok. Ini bisa menjadi langkah strategis untuk meraih keuntungan maksimal dari usaha budidaya Anda.

Apalagi dengan semakin meningkatnya permintaan akan ikan gurame di pasaran. Pasalnya, produksi ikan gurame naik dari 169 ribu ton menjadi 356,53 ton (110,88% dari tahun 2017-2018). Simak ulasan mengenai kelebihan dan dan kekurangan budidaya ikan gurame di kolam tembok berikut ini.

Keunggulan dan Kekurangan Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tembok

Keunggulan dan Kekurangan Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tembok
mbledooz.blogspot.com

Salah satu hal yang menjadi alasan kenapa menggunakan metode kolam tembok sebagai media budidaya ikan gurame adalah karena lahan yang dimiliki tidak memungkinkan untuk dibuat sebagai kolam tanah.

Terdapat beberapa kelebihan dan juga kerugian dalam hal pembuatan kolam tembok ini. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini:

Kelebihan Metode Kolam Tembok dalam Budidaya Ikan Gurame

Kelebihan Metode Kolam Tembok dalam Budidaya Ikan Gurame
tipsbudidayagurame.blogspot.com

Beberapa kelebihan yang bisa Anda rasakan jika memilih metode budidaya ikan gurame di kolam tembok sebagai media budidaya ikan gurame adalah sebagai berikut:

1. Hemat Lahan

Spesifikasi kolam bisa Anda buat sedetail mungkin. Bentuk kolam juga bisa Anda buat sedemikian rupa dengan menggunakan tingkat ketebalan dinding relatif tipis agar penggunaan lahan bisa dioptimalkan. Namun, direkomendasikan untuk membuat kolam di area khusus agar proses budidaya berjalan lancar.

Pasalnya, kolam tembok adalah jenis kolam yang permanen sehingga harus benar-benar dalam proses mempersiapkan lahannya. Misalnya, pilih lahan yang datar, bebas banjir, dan ara tercemar.

BACA JUGA  Cara Budidaya Ikan Gurame

Jika memiliki lahan terbatas, pilihan yang tepat adalah kolam tembok. Hal ini karena kolam tembok lebih efisien, batasnya tipis namun tetap kuat menahan air.

Ukuran kolam tembok juga lebih mudah diukur sehingga lebih presisi, tepat, dan fleksibel mengakomodasi segala bentuk. Budidaya yang intensif dapat memproduksi ikan gurame dengan tingkat keberhasilan yang relatif tinggi hanya dengan menggunakan sebidang tanah yang kecil.

2. Hemat Air dan Tidak Cepat Kotor

Kadar air dalam kolam tembok akan lebih higienis dan tidak cepat kotor. Hal ini dikarenakan air tidak bersentuhan secara langsung dengan tanah sehingga kebersihan kolam lebih terjaga. Selain itu, kualitas ikan gurame juga lebih bermutu karena saat dipanen tidak akan berbau lumpur atau tanah.

Sistem perairan pada kolam tembok juga dapat dibuat lebih baik sehingga sirkulasi air, pengeringan kolam, maupun perawatan menjadi lebih mudah. Hal ini tentunya akan berimbas pada pertumbuhan dan perkembangan ikan gurame yang lebih optimal.

Metode budidaya ikan gurame menggunakan kolam tembok sangat cocok untuk daerah yang kekurangan air. Pasalnya, pada metode budidaya ikan gurame menggunakan kolam tembok bisa diinstal sistem perairan yang sesuai dengan daerah tersebut.

3. Lingkungan Lebih Terkontrol

Parameter lingkungan sangat terkontrol, seperti pH, DO, suhu air atau limbah kimia. Dengan begitu, pengontrolan air pada kolam tembok jauh lebih mudah dibandingkan dengan metode lainnya.

Selain itu, kolam tembok untuk budidaya ikan gurame lebih mudah dibersihkan saat musim panen tiba. Proses pengeringannya juga lebih cepat, yaitu di kisaran 1-2 hari.

Kolam tembok juga bisa mencegah kompetitor maupun predator alami ikan gurame dan bersarang di dalam kolam tersebut secara permanen.

Dengan begitu, kolam tembok bisa dibilang lebih aman dari serangan hama yang bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan ikan gurame yang dibudidayakan. Cara mengontrol hama yang bisa dicoba yaitu dengan menutup atas kolam dengan kawat agar hama pemakan ikan tidak masuk ke kolam.

Baca Juga:

4. Tahan Lama

Karena terbuat dari campuran semen, maka struktur kolam ini jauh lebih awet, tidak mudah bocor, terkikis atau retak akibat tekanan air.

Bahkan, kolam tembok atau beton bisa bertahan lama, yaitu sekitar 5 hingga 10 tahun. Namun, agar kolam tembok bisa bertahan lama dan tidak mudah bocor, pembuatan kolam harus benar-benar rapi dan benar. Pasalnya, jika dibuat dengan sembarangan maka tidak mungkin jika kolam tembok bisa bocor atau rembes.

BACA JUGA  Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar

Jika ingin praktis, pilihlah kolam tembok karena peternak tidak perlu mengganti media budidaya ikan gurame dengan frekuensi yang sering. Hal ini berbeda dengan metode budidaya menggunakan terpal yang harus diganti dalam jangka waktu tertentu.

5. Hemat

Tidak butuh tenaga kerja yang banyak sehingga Anda akan lebih menghemat biaya upah karyawan. Apalagi, biaya perawatan kolam tembok jauh lebih murah karena tidak perlu mengganti terpal yang sudah lapuk atau memperbaiki dinding yang retak karena tekanan air.

Pada bagian dasar telah dilapisi bahan yang solid sehingga air dalam kolam tidak bersentuhan secara langsung dengan tanah.

Kekurangan Metode Kolam Tembok dalam Budidaya Ikan Gurame

Kekurangan Metode Kolam Tembok dalam Budidaya Ikan Gurame
youtube.com

Selain kelebihan di atas, metode kolam tembok untuk budidaya ikan gurame juga memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Biaya Mahal di Awal dan Butuh Persiapan yang Lama

Biaya pada saat pembuatan kolam tembok jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan metode yang lain. Belum lagi, persiapan kolam tembok jauh lebih lama sebelum bisa digunakan sebagai media budidaya ikan gurame. Setidaknya butuh waktu 1 bulan agar kolam yang sudah diberi kompos bisa ditumbuhi lumut.

Cara untuk menghilangkan bau semen dan kandungan kimia lainnya juga membutuhkan waktu yang lama. Namun, cara untuk menghilangkan bau semen dan kandungan kimia lainnya yang biasa dipraktikkan yaitu dengan menggosokkan dinding kolam dengan pelepah pisang.

Kemudian, mengisi air pada kolam tersebut mulai 1 hingga 2 minggu hingga kolam tembok benar-benar tidak bau dan siap untuk diisi benih ikan gurame.

Proses pengomposan kolam tembok membutuhkan waktu lama agar tumbuh lumut, yaitu sekitar satu bulan.

2. Harus Sering Dibersihkan

Banyaknya lumut yang menempel pada kolam tembok membuat peternak harus ekstra rajin dalam mengontrol saluran limbah kolam. Jika saluran limbah kolam terganggu atau tersumbat maka mengurangi kualitas air dan berimbas pada pertumbuhan dan perkembangan ikan gurame.

Lumut lebih gampang tumbuh pada kolam tembok sehingga jika tidak rajin dibersihkan akan menjadi sumber penyakit bagi ikan gurame.

3. Harus Rajin Mengontrol Kondisi Kolam

Pada kolam tembok, peternak harus rajin mengontrol suhu air dan juga pH dalam air. Pasalnya, ikan gurame akan optimal jika hidup dalam suhu 24 hingga 28 derajat celcius saja. Meskipun pada kolam tertentu, ada yang sudah bisa mengatur sendiri pH dan juga suhunya secara alami.

BACA JUGA  Budidaya Ikan Gurame di Kolam Terpal

4. Dana Ekstra untuk Pakan dan Keperluan Lainnya

Ikan gurame akan butuh nutrisi ekstra dalam masa pertumbuhannya karena dalam kolam tembok sangat jarang terdapat pakan alami seperti lumut, alga dan tumbuhan air. Hal ini karena media yang digunakan yaitu tembok bukanlah media alami ikan untuk hidup dan berkembang.

Butuh dana ekstra untuk pembelian filter, pompa air dan cadangannya. Bahkan, peternak juga harus memiliki dana cadangan jika sewaktu-waktu peralatan tersebut rusak atau harus di-service. Jika kolam tembok rusak, bocor, ataupun rembes makan akan lebih sulit diperbaiki. Selain itu, biaya yang dibutuhkan pun tinggi.

5. Tumbuh Kembang Ikan Gurame Kurang Optimal

Jumlah ikan yang terlalu padat cenderung menimbulkan penyakit dan juga stres pada ikan gurame. Pada umumnya, ikan yang dibudidayakan dalam kolam tembok relatif lebih lambat dibandingkan pada kolam tanah.

Hal tersebut berhubungan dengan kurangnya pertumbuhan plankton, lumut, maupun hewan renik dalam kolam yang membantu pertumbuhan ikan gurame agar lebih optimal.

Tanya Jawab Seputar Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tembok

1. Pertanyaan: Apa kelebihan budidaya ikan gurame di kolam tembok dibandingkan dengan kolam lainnya?

Jawaban: Budidaya ikan gurame di kolam tembok memiliki kelebihan dalam hal pengelolaan air yang lebih efisien, perlindungan terhadap predator, dan lebih mudah dalam pengendalian suhu air.

2. Pertanyaan: Bagaimana cara mempersiapkan kolam tembok untuk budidaya ikan gurame?

Jawaban: Langkah awal meliputi membersihkan dan merapikan dinding kolam tembok, memperbaiki struktur yang rusak, dan memastikan sistem pengairan atau drainase berfungsi dengan baik.

3. Pertanyaan: Apa jenis pakan yang paling cocok untuk ikan gurame dalam budidaya di kolam tembok?

Jawaban: Ikan gurame dapat diberi pakan berupa pelet ikan, dedak, cacing, atau limbah organik seperti sisa-sisa pertanian atau limbah dapur.

4. Pertanyaan: Bagaimana cara menjaga kualitas air di kolam tembok agar tetap optimal bagi pertumbuhan ikan gurame?

Jawaban: Pengelolaan kualitas air meliputi pemantauan suhu, pH, oksigen terlarut, dan tingkat amonia serta nitrit. Sistem filtrasi dan aerasi yang baik juga diperlukan untuk menjaga kualitas air yang optimal.

5. Pertanyaan: Apakah ada teknik khusus dalam pemeliharaan ikan gurame di kolam tembok yang perlu diperhatikan?

Jawaban: Beberapa teknik khusus termasuk pemberian pakan yang tepat dan terjadwal, pemantauan kesehatan ikan secara rutin, serta menjaga kebersihan kolam tembok dan lingkungan sekitarnya. Selain itu, pengaturan suhu air yang stabil juga dapat menjadi faktor penting dalam pemeliharaan ikan gurame di kolam tembok.

Budidaya gurame patut dicoba karena komoditas ini diproyeksikan terus naik. Pada tahun 2020 mencapai 317.188 ton dan naik menjadi 343.747 ton di tahun 2021.

Cara budidaya ikan gurame di kolam tembok ini memiliki beberapa kelebihan dan juga kekurangan. Untuk itu pertimbangkan dengan bijak sebelum memutuskan akan memilih metode kolam tembok sebagai media budidaya ikan gurame yang akan Anda buat.

Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tembok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *