Cara Menanam Markisa

Cara Menanam Markisa – Budidaya tanaman markisa di Indonesia memiliki prospek yang cukup bagus dan cemerlang setiap tahunnya. Berdasarkan bisnisbali.com harga jual markisa bisa mencapai Rp90.000 per kilonya.

Dan harga ini berpotensi terus naik setiap tahunnya. Maka, untuk bisa memenuhi permintaan pasar, dibutuhkan petani dan orang yang mengetahui cara menanam markisa dengan benar.

Markisa adalah salah satu tanaman yang berasal dari genus Passiflora. Buah yang berasal dari wilayah subtropis dan tropis di Amerika memiliki nama latin Passiflora edulis.

Dua jenis markisa yang dikenal yaitu markisa ungu dan kuning. Ada beberapa cara untuk menanam buah markisa di lingkungan rumah dengan alat dan bahan yang sederhana. Ingin lebih tahu informasi cara menanam markisa? Mari simak artikel di bawah ini.

Kandungan Buah Markisa

kandungan buah markisa
hellosehat.com

Salah satu alasan mengapa banyak orang menggemari markisa adalah karena banyaknya manfaat buah ini untuk kesehatan tubuh manusia.

Bahkan, tidak jarang yang menjadikan markisa sebagai minuman untuk dikonsumsi sehari-hari. Agar lebih semangat dalam membudidaya markisa, mari ketahui lebih dulu vitamin dan kandungan yang ada dalam markisa.

Baca Juga: Cara Menanam Buah Naga

1. Sumber Serat

Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa selain pepaya dan pisang, salah satu buah yang mengandung serat tinggi adalah buah markisa.

1 buah markisa mengandung sekitar 2 gram serat dan jumlah ini sangat cukup untuk membantu pencernaan manusia. Jadi, bagi orang yang ingin pencernaannya lancar, disarankan untuk mengkonsumsi buah ini secara rutin.

Namun, sayangnya orang cenderung memilih untuk mengkonsumsi markisa dalam bentuk jus. Padahal jika sudah diolah tanpa biji, kandung serat dalam markisa menurun hingga 0.5 gram dan proteinnya pun ikut menurun.

Oleh karena itu, jika ini mendapatkan kandungan secara maksimal, ada baiknya mengkonsumsinya secara langsung tanpa diolah.

2. Kaya akan Antioksidan

Selain tinggi serat, markisa juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit. Antioksidan juga mampu mencegah penyakit seperti jantung dan kanker menyerang tubuh. Para ahli menyarankan untuk mengkonsumsi paling tidak satu buah markisa per hari untuk memenuhi kebutuhan vitamin tubuh.

3. Vitamin C

Tidak banyak yang menyadari bahwa buah markisa juga mengandung vitamin c yang cukup tinggi. Jadi, selain jeruk dan lemon, salah satu cara memenuhi kebutuhan vitamin tersebut adalah dengan mengkonsumsi markisa.

Vitamin C mampu memblokir histamin yang dapat merupakan salah satu gejala asma. Bahkan sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang rajin mengkonsumsi buah markisa mampu mengurangi potensi asmanya kambuh.

4. Rendah Kalori

Selain memiliki serat yang tinggi, kalori yang terkandung di dalam buah markisa sangat sedikit. Sehingga buah ini sangat cocok bagi yang ingin menurunkan berat badan namun perlu mengisi perut. Satu buah markisa mengandung 97 kalori per 100 kilogramnya, sehingga jumlahnya sangat sedikit.

Selain rendah kalori, buah markisa juga rendah gula. Jadi, bagi yang memiliki riwayat diabetes tetap bisa mengkonsumsi buah ini karena gulanya alami dan jumlahnya tidak banyak.

Cara Menanam Markisa dari Biji

Cara Menanam Markisa dari Biji
pratiwanggini.net

Cara menanam markisa yang biasa tetapi memiliki rasa yang segar dan berbuah banyak. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan jika ingin menanam markisa.

1. Persiapan Lahan untuk Menanam Buah Markisa

Sudah dijelaskan di atas bahwa ada dua jenis markisa yang dikenal yaitu markisa kuning dan markisa ungu. Markisa ungu lebih cocok untuk ditanam pada wilayah dataran tinggi seperti pegunungan. Sebaliknya, apabila berada pada lingkungan dataran rendah lebih baik menanam buah markisa kuning.

Jadi, sebelum mendapatkan atau memilih benih sebaiknya harus mengetahui lebih dahulu markisa jenis apa yang akan ditanam. Selain itu benih yang dipilih harus sesuai dengan lingkungan yang akan ditanam.

Ada dua lahan atau tempat untuk menanam buah markisa. Jika masih dalam proses pembenihan ukuran pot yang tepat harus tepat dan sesuai. Ukuran pot yang baik atau ideal untuk menanam buah markisa yaitu memiliki ukuran panjang dan lebar 25 cm x 25 cm.

Tetapi, jika sudah siap ditanam maka ukuran lahan yang ideal adalah setiap 1 hektar ditanami sebanyak 1000 pohon buah markisa.

Siapkan tanah gembur yang sudah dicampur dengan pupuk organik atau pupuk kandang dan padi sekam dengan menggunakan perbandingan 1:1:1. Setelah menyiapkan tanah dengan bahan lainnya siapkan juga pisau.

Pisau ini digunakan untuk membuka buah markisa. Selain menggunakan pisau apabila markisanya sudah benar matang bisa juga langsung dengan tangan.

Langkah berikutnya, menggali lubang dengan sendok yang memiliki kedalaman 5 cm sampai 10 cm. Setelah menggali lubang selesai, hal yang perlu disiapkan adalah tiang rambat.

Jumlah tiang rambat harus sesuai dengan jumlah lubang untuk menanam buah markisa.Tiang rambat digunakan untuk menjaga pohon buah markisa tetap merambat ke arah atas.

2. Persiapan Benih Buah Markisa

Benih markisa yang akan ditanam berasal dari benih atau biji buah markisa itu sendiri yang masih segar dan sehat (tidak terserang hama penyakit tanaman).

Buah markisa yang baru saja dipanen dan diambil bijinya akan cepat berkecambah. Tetapi, jika menggunakan biji kering yang sudah tua akan memerlukan waktu berbulan-bulan untuk sampai membentuk kecambah.

Setelah mengambil bijinya bersihkan biji markisa dari pulp atau lapisan yang menempel pada biji. Membersihkan pulp bisa menggunakan kain atau alat memeras santan.

Kemudian setelah terpisah dari pulp keringkan biji buah markisa selama satu hari di bawah sinar matahari langsung. Langkah selanjutnya adalah menyimpan benih atau biji markisa di dalam wadah dan letakkan di tempat yang teduh.

Biji markisa yang sudah dikeringkan dan disimpan dalam plastik kedap udara dan jika disimpan dalam kulkas akan bertahan selama 6 bulan. Tetapi, apabila benih markisa langsung ditanam akan berkecambah dalam 10 hari hingga 20 hari.

3. Persiapan Menanam Buah Markisa

Setelah memperoleh benih atau biji markisa langkah selanjutnya menanam buah markisa. Langkah pertama memilih wadah misalnya pot, isi pot tersebut dengan tanah yang sudah diberi kompos dll.

Selanjutnya buatlah lubang dengan dengan kedalaman 10 cm sampai 15 cm. Setelah membuat lubang tebarkan biji dengan jarak 1 cm. Setelah semua lubang terisi tutup kembali dengan tanah. Jika permukaan tanah dari benih markisa kering maka harus disiram air.

Selalu memperhatikan perkembangan benih markisa. Setelah tunas tumbuh dan memiliki delapan daun atau sudah memiliki tinggi 20 hingga 25 cm. Bibit buah markisa siap di letakkan pada tempat yang sudah disediakan.

Menanam markisa yang baik yaitu setiap 1 Hektar lahan ditanami sebanyak 1000 pohon markisa. Buah markisa salah satu jenis tanaman merambat, jadi jangan lupa untuk menyediakan tiang rambat.

Tahapan Menanam Markisa dengan Cara Stek Batang

Tahapan Menanam Markisa dengan Cara Stek Batang
steempeak.com

Selain dengan menggunakan cara biasa ada cara lain untuk menanam buah markisa yaitu dengan cara stek batang. Berikut adalah langkah-langkah cara menanam markisa dengan stek batang:

Artikel Lain: Cara Menanam Buah Tin

1. Persiapan Lahan untuk Menanam Markisa

Memilih lahan yang ideal untuk menanam buah ini adalah lahan yang memiliki sinar matahari langsung. Selain itu, tidak memiliki tanaman jenis lainnya karena akan menghambat pertumbuhan akar.

Tanah yang gembur dan kaya material organik adalah hal yang perlu diperhatikan. Apabila tanah atau lahan yang akan ditanami markisa tidak kaya mineral maka campurkan tanah dengan kompos. Selain kompos bisa dengan menggunakan pupuk dari sisa tanaman yang sudah busuk.

Tanah tidak boleh padat apabila di lingkungan yang akan ditanami mengalami hal ini, maka tanah perlu di campur dengan pasir kasar. Selanjutnya, isi pot bunga plastik dengan tanah yang sudah dicampur dengan bahan lainnya.

2. Persiapan Benih dari Tangkai

Tangkai yang dipilih untuk menanam markisa dengan cara stek batang ada beberapa syarat diantaranya pertama pilih tangkai yang sehat. Tangkai yang sehat artinya tangkai yang tidak memiliki penyakit pada tanaman atau yang sudah terkena hama.

Kedua, tangkai yang dipilih harus segar atau baru artinya tangkai tersebut baru saja dipotong dari pohon markisanya. Ketiga, tangkai yang dipilih harus yang masih muda atau memiliki lebih dari tiga pucuk, karena tangkai yang muda lebih aktif untuk menghasilkan tangkai yang baru.

3. Persiapan Menanam Buah Markisa

Tangkai yang sudah dipotong harus dijaga supaya kondisinya selalu lembab karena itu jangan langsung ditanam pada tanah. Untuk menjaga kelembaban bisa gunakan plastik yang transparan atau humidifier. Selain itu bisa juga menggunakan piring yang diisi kerikil dan beri air di sekitar tangkai.

Langkah berikutnya yaitu persiapan cara menanam markisa. Bibit buah markisa yang sudah memiliki akar baru setelah satu atau dua minggu bibit markisa bisa ditanam di lahan yang sudah disediakan.  Setelah menyediakan lahan untuk menanam buah markisa pilih lahan yang terkena sinar matahari dan bersihkan lahan dari rumput liar.

Angkat benih markisa dengan hati-hati supaya akarnya tidak ada yang lepas. Untuk terhindar dari lepasnya akar, maka pegang akar sejarang mungkin. Letakkan akar di tengah lubang yang sudah disediakan, tutup lubang tersebut dengan tanah tapi jangan dipadatkan.

Gemburkan tanah dan beri pupuk organik pada sekitar tanaman buah markisa. Pupuk organik yang baik untuk tanaman ini adalah dari pembusukan tanaman dan kotoran hewan.

Siram tanaman apabila permukaanya sudah kering. Saat menyiram tanaman buah markisa jangan sampai membuat air menjadi tergenang, karena akan membuat tanaman cepat membusuk dan mati.

Tips Agar Pohon Markisa Rajin Berbuah

Tips Agar Pohon Markisa Rajin Berbuah
pratiwanggini.net

Cara menanam markisa serta perawatannya tidak sulit dan tidak membutuhkan waktu yang banyak. Namun, agar dapat berbuah secara rutin ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setiap harinya. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memancing tanaman agar cepat berbuah:

1. Pemberian Pupuk Secara Rutin

Sama halnya manusia, tanaman juga membutuhkan makanan untuk dapat terus tumbuh. Untuk tanaman, makanannya adalah pupuk yang mengandung zat hara.

Oleh karena itu, berikanlah pupuk secara rutin pada tanaman markisa, paling tidak 2-3 minggu sekali. Setelah itu, jangan lupa untuk menjemurnya agar terkena sinar matahari untuk beberapa saat.

2. Disiram Setiap Hari

Markisa merupakan salah satu tanaman yang membutuhkan air yang cukup banyak, jadi perlu disiram setiap hari. Jika tidak, maka air tidak akan tumbuh, bahkan berpotensi mati. Oleh karena itu, siramlah tanaman secara rutin setiap hari terutama pada musim kemarau.

Usahakan untuk menyiram tanaman paling tidak 2x sehari, pagi dan sore hari. Namun, bila sudah terkena hujan, maka tidak perlu disiram kembali.

3. Pemangkasan Tanaman

Tanaman markisa merupakan salah tanaman yang tumbuh dengan cepat dan menjalar kemana-mana. Agar tidak mengganggu proses pertumbuhannya, atur arah tanaman menjadi satu arah. Hal ini akan membuat tanaman lebih teratur dan mudah pertumbuhannya.

Selain itu, pangkaslah beberapa cabang daunnya agar tanaman dapat tumbuh lebih banyak. Namun, potonglah beberapa bagian saja, apabila daun sudah mulai tumbuh banyak.

Video Markisa Madu Manis dan Berbuah Banyak

Menanam buah markisa memang susah-susah gampang dari persiapan lahan sampai proses penanaman membutuhkan perhatian dan tindakan yang tepat. Sekian informasi yang dapat diberikan mengenai cara menanam markisa. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Cara Menanam Markisa

Leave a Comment