Cara Menanam Tomat

Cara Menanam Tomat – Tomat merupakan tanaman yang kaya akan antioksidan. Selain digunakan sebagai pelengkap sayur, tomat juga sering dikonsumsi secara langsung.

Tomat tergolong tanaman yang gampang-gampang susah dalam penanganannya. Karena hal tersebutlah, banyak yang kemudian ingin tahu bagaimana cara menanam tomat yang baik dan benar agar bisa menghasilkan buah.

Melihat secara keseluruhan bagaimana manfaat tomat untuk kesehatan, tidak ada salahnya jika mulai sekarang tomat bisa didapatkan tanpa harus lagi susah mencari ke pasar ataupun tempat penjual sayur. Bahkan halaman yang sempit pun sangat bisa untuk dimanfaatkan untuk membudidayakan tanaman sejuta manfaat ini.

Kemampuan Produksi Tomat

Kemampuan Produksi Tomat
neraca.co.id

Indonesia dikenal dengan produksi tomatnya yang melimpah bahkan melebihi permintaan pasar sendiri. Hal tersebut terjadi ketika panen raya karena memang pola penanaman di Indonesia yang sering nyaris bersamaan.

Setiap tahunnya, produksi tanaman tomat di setiap daerah selalu memiliki tren positif dan bertumbuh cukup pesat loh.

Tanaman tomat hanya bisa tumbuh rata-rata dengan produksi satu pohonnya berkisar di angka 3,5 kg saja dan bisa 4 kg jika dibudidayakan dalam green house.

Produksi tertinggi tanaman ini mencapai 8 kg dalam satu tanaman saja! Tomat pun biasa dipanen dalam 8 kali panen sehingga produksinya memang sangat melimpah apalagi hanya untuk kebutuhan sehari-hari.

Jenis-jenis Tomat

Jenis-Jenis Tomat
kampustani.com

Tomat tidak hanya terdiri dari satu macam saja, melainkan ada beberapa jenis yang dikenal dan dikonsumsi oleh manusia. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali jenis tomat dengan berbagai macam varian ukuran dan juga rasa yang berbeda di setiap jenisnya. Namun, semua jenis tomat ini bisa dikonsumsi atau sebagai pelengkap masakan.

Ternyata di Indonesia ada sekitar enam jenis tomat yang dikenal. Yang pertama adalah tomat cherry, tomat anggur, tomat ungu, tomat beef, tomat hijau, dan juga tomat plum. Keenam jenis tomat ini memiliki bentuk nyaris seperti namanya, meskipun seperti itu rasanya masih seperti tomat ya, yaitu asam cenderung manis.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Menanam Tomat

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Menanam Tomat
paktanidigital.com

Sebagai varietas tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di segala jenis tanah, ada hal-hal yang juga harus diperhatikan ketika sedang menanam.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan adalah memastikan bahwa tanaman yang akan kita tanam mendapatkan cukup cahaya matahari, kecukupan air, suhu udara, dan kadar asam tanah tempat kita menanam.

Hal ini dimaksudkan agar tanaman yang kita tanam bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Tanaman tidak hanya ditanam lantas tak diperhatikan pertumbuhannya, tetapi sebaliknya untuk mendapat hasil maksimal merawat dengan baik juga sangatlah perlu.

Perawatan yang baik akan membuat tanaman berkembang dan menghasilkan buah yang lebat.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
distan.jogjaprov.go.id

Dalam menanam ada beberapa langkah yang harus dilakukan, seperti menyiapkan lahan ataupun media tanam. Nah, berikut ini akan dibahas apa-apa saja yang harus dipersiapkan dan bagaimana cara menanam tomat pada media yang sempit. Proses penanaman tanaman pada media tertentu biasa disebut dengan hidroponik.

Sebelum mengetahui tata cara menanam tomat yang baik dan benar, seseorang harus mempersiapkan terlebih dahulu alat serta bahannya.

Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan ialah : pot/polybag (ukuran bisa disesuaikan tergantung pemilik), tanah yang subur berupa tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, dan yang utama adalah siapkan bibit tomat.

Cara Menanam Tomat

Tata Cara Menanam Tomat
kakinesia.com

Setelah menyiapkan alat dan bahan, tibalah saatnya kita mengetahui langkah-langkah untuk menanam tomat yang baik dan benar. Dibawah ini adalah langkah menanam tomat dengan memanfaatkan lahan sempit menggunakan polybag :

Baca Juga: Cara Menanam Mangga

1. Siapkan Biji Tomat

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan tomat yang akan diambil bijinya untuk disemai. Lalu kemudian belah tomat menjadi dua bagian, ambil bijinya lalu masukkan kedalam wadah seperti mangkuk. Pastikan wadah yang digunakan bersih. Untuk memudahkan pengambilan biji, gunakan sendok.

Sebaiknya jangan gunakan biji tomat hibrida, dikarenakan tomat jenis ini memiliki buah dan biji banyak bahan kimia. Dan tidak perlu repot untuk mengambil biji satu persatu ya, cukup sendok tomat yang sudah dibelah tadi, lalu diamkan kedalam mangkuk bersih tadi selama kurang lebih 3 hari untuk proses fermentasi.

2. Fermentasi Biji

Proses selanjutnya adalah fermentasi biji. Biji yang telah diambil tadi, didiamkan kedalam mangkuk selama 3 hari. Tujuan dari fermentasi ini sendiri adalah untuk menghindari tanaman tadi terserang penyakit nantinya.

Setelah tenggang waktu 3 hari tersebut, cuci bersih biji tadi dengan air segar atau sebisa mungkin menggunakan air mengalir. Proses ini sangat penting dalam tata cara menanam tomat dan jangan sampai terlewatkan.

Pada saat mencuci biji tomat jangan lupa untuk menambahkan sedikit garam dan beberapa tetes asam cuka. Dalam proses pencucian itu akan terlihat mana bibit yang baik dan yang buruk.

Bibit yang buruk akan terapung, dan biji ini sebaiknya dibuang saja karena akan merusak tidak akan tumbuh jika ditanam. Setelah pencucian simpan biji kedalam freezer.

3. Menyemai Benih

Cara menanam tomat yang pertama adalah menyemai benih. Menyemai adalah sebuah langkah yang dilakukan untuk menumbuhkan biji dengan menebarnya pada media tertentu. Biji tomat yang telah disisihkan terlebih dahulu kemudian disemai dalam polybag ataupun wadah biasa untuk kemudian bisa tumbuh menjadi kecambah.

Adapun perbandingan tanah dan pupuk kompos yang digunakan ialah 1:1. Proses penyemaian ini biasanya berlangsung selama 2-3 minggu. Jangan lupa untuk tetap menyiram biji tomat yang disemai agar bisa mendapatkan nutrisi dan unsur hara yang dibutuhkan untuk bertumbuh kembang.

4. Memindahkan Benih

Setelah memastikan biji tomat telah bertumbuh dalam tenggang waktu 2 minggu tadi, tibalah saatnya untuk memindahkannya ke media tanam yang lain.

Siapkan polybag yang akan digunakan untuk menanam tomat, setelah itu cabut perlahan benih lalu bersihkan akarnya dengan air. Kemudian buatlah lubang dengan menggunakan telunjuk sebagai jalan untuk memasukkan benih tadi.

Adapun campuran dan perbandingan tanah dan pupuk kompos yang dimasukkan kedalam polybag adalah sama, yaitu 1:1. Jika ukuran polybag sedikit lebih besar maka perbandingannya juga masih sama. Simpan polybag yang sudah ditanami tadi di halaman rumah agar terkena cahaya.

5. Menanam Benih

Cara menanam tomat yang terakhir adalah menanam benih itu sendiri. Setelah dipindahkan dan dimasukkan ke dalam polybag yang telah diisi dengan media tanah dan pupuk kompos. Tutup lagi dengan tanah sampai batang tomat tertutup tanah.

Hindari memangkas daun-daun tomat, jangan percaya anggapan bahwa memangkas daunnya akan membuat tomat akan cepat untuk bertumbuh dan berbuah. Anggapan tersebut sangat salah dan berisiko membuat tanaman akan lebih cepat layu dan rusak.

Cara Merawat Tanaman Tomat

Cara Merawat Tanaman Tomat
caratanam.com

Adapun cara untuk merawat tomat adalah dengan memastikan tomat mendapatkan asupan unsur hara yang cukup. Gunakan pestisida yang berbahan dasar organik dan jangan lupa untuk menyiram tanaman setiap pagi dan sore hari.

Jika menanam di sekitar rumah jangan lupa untuk memagarinya dengan bambu ataupun sejenisnya, hal ini untuk memastikan tanaman tomat tidak diganggu oleh ternak ataupun anak-anak yang ada di sekitar halaman rumah.

Pemupukan Tomat dalam Pot

Pemupukan Tomat dalam Pot
youtube.com

Kalau tertarik untuk melakukan budidaya tanaman tomat di sekitaran rumah, maka akan lebih baik jika menggunakan pot.

Dalam hal pemupukan, ada sedikit perbedaan yang perlu dilakukan jika dibandingkan dengan budidaya tomat di lahan. Pupuk yang diaplikasikan tidak perlu menggunakan pupuk kimia dan cukup dengan pupuk organik saja sebenarnya.

Jika ingin produksi tomat tampak lebih hijau dan subur, cukup tambahkan kombinasi pupuk kompos yang dicampur dengan pupuk NPK. Pupuk NPK juga bisa diberikan secara langsung ketika umur tomat 15 hari setelah tanam.

Gunakan pupuk NPK dalam dosis rendah saja yakni 2,5 gram per tanaman dengan jarak 10 cm dari batang. Lalu tutup pupuk dengan tanah agar tidak menguap.

Artikel Lain: Manfaat Pupuk SP 36

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Tomat
8villages.com

Sebenarnya ketika melakukan budidaya tanaman tomat di sekitar pekarangan, tidak diperlukan lagi perawatan terhadap hama dan penyakit.

Hal ini karena biasanya pada areal rumah tidak terdapat organisme yang bisa mengganggu pertanaman tomat. Cukup perhatikan saja pertumbuhan gulma di sekitaran tanaman tomat karena ini bisa mengganggu.

Pengendalian hama dan penyakit hanya sebagai usaha terakhir saja ketika ada serangan, tidak lagi sebagai upaya preventif. Agar lebih sehat dan aman, sebaiknya penggunaan pestisida cukup dengan pestisida organik saja yang sudah banyak di pasaran. Terakhir, pastikan untuk meletakkan tomat di tempat yang aman dari ternak atau unggas!

Panen Tomat

Panen Tomat
djawanews.com

Setelah melakukan penanaman dan perawatan yang cukup panjang, tentu saja panen adalah waktu yang ditunggu-tunggu.

Untuk tanaman yang ditanam di pekarangan rumah, tomat sendiri bisa tumbuh dengan 12-15 kali siklus panen loh. Panen pertama bisa dilakukan ketika tomat telah berumur 2 bulan setelah tanam tergantung nutrisi dan juga cahaya matahari.

Tanda tanaman tomat sudah siap panen bukanlah tanaman tomat yang berwarna merah keseluruhan loh. Tomat dalam kondisi itu akan memiliki masa simpan yang relatif lebih pendek kecuali memang akan segera digunakan.

Panen yang baik dilakukan dengan melihat warna luar saja, saat tomat berwarna kuning kemerahan. Cukup petik tanaman tomat dengan tangan ya.

Perkiraan Biaya per Tanaman

Perkiraan Biaya per Tanaman Tomat
guncitorvum.wordpress.com

Tanaman tomat adalah salah satu jenis tanaman yang sangat mudah dibudidayakan karena memang perawatannya tidak sulit.

Tomat juga tidak begitu memerlukan unsur-unsur seperti N, P, dan K yang cukup tinggi agar bisa tumbuh lebih baik. Oleh karena itu biasanya tanaman ini akan ditanam pada lahan yang sudah mengalami penanaman berat seperti misalnya padi.

Ketika menanam tanaman tomat di luar greenhouse, tentu biaya perawatannya akan jauh lebih terjangkau. Dalam perhitungannya, satu tanaman diperkirakan hanya membutuhkan Rp. 2.200 saja loh dengan produksi yang tinggi.

Hasil panen minimal yang akan diperoleh dari satu tanaman adalah produksi 5 kg atau laba bersih Rp. 21.600 yang memang tidak begitu tinggi.

Keuntungan Menanam Tomat dalam Polybag / Pot

Keuntungan Menanam Tomat dalam Polybag / Pot
hamparan.net

Selain bisa menghemat pengeluaran, menanam tomat di rumah dengan memanfaatkan halaman rumah dapat mempermudah seseorang jika tiba-tiba ingin mengkonsumsi buah ini. Orang dengan mudah bisa langsung memetik dengan keadaan segar, dan tentunya akan terasa lebih nikmat.

Selain itu bercocok tanam, dipercaya bisa menjadi terapi untuk menghilangkan stress. Itulah sebabnya saat ini banyak sekali orang yang menanam tanaman di pekarangan rumahnya, karena memang selain menghemat pengeluaran rumah menjadi lebih asri.

Itulah tadi tata cara menanam tomat, sangat mudah bukan? Bahan serta alatnya pun sangat mudah dijumpai dan mungkin ada dirumah masing-masing. Semoga artikel ini bisa membantu dan mampu menjadi referensi pembaca yang ingin mulai menanam tomat dalam polybag, selamat mencoba.

Cara Menanam Tomat

Leave a Comment