Cara Menanam Apel

Cara Menanam Apel – Siapa yang tidak kenal dengan buah yang identik dengan warna merah? Ya, apalagi kalo bukan buah apel. Hampir seluruh kalangan sangat menyukai buah apel dari mulai anak-anak bahkan sampai orangtua.

Selain itu, buah yang satu ini pun kaya sekali akan manfaatnya baik bagi kesehatan tubuh maupun untuk kecantikan. Bagi yang tertarik ingin menanam apel, berikut ini adalah informasi mengenai cara menanam apel yang sangat mudah sekali.

Peralatan yang Harus Disiapkan

Peralatan yang Harus Disiapkan Dalam Menanam Apel
jogjagarden.com

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara menanam apel, terlebih dahulu harus menyiapkan alat-alat terlebih dahulu. Adapun peralatan yang harus disiapkan untuk menanam apel antara lain sebagai berikut.

  • Digunakan untuk mendinginkan biji atau bibit apel agar cepat mengeluarkan tunas
  • Digunakan untuk menyimpan biji atau bibit apel
  • Pot atau polibag. Digunakan untuk menanam tunas apel
  • Tanah gambut yang mempunyai ph netral
  • Kompos digunakan sebagai pupuk
  • Digunakan untuk menggemburkan tanah

Cara Menanam Apel

Cara Menanam Apel di Pot atau Polybag
samudrabibit.com

Setelah semua peralatan sudah lengkap, maka langkah selanjutnya adalah proses menanam apel. Bagi yang ingin apel tumbuh dengan lebat dan menghasilkan panen yang melimpah, lakukanlah cara-cara berikut ini. Adapun cara menanam apel agar tumbuh dengan lebat dan hasil yang melimpah antara lain sebagai berikut.

1. Pastikan Saat Menanam Bibit Apel Suhu Disekitar Menjadi Dingin

Cara pertama dan menjadi hal yang umum saat menanam bibit apel adalah membuat suhu disekitar menjadi dingin. Salah satu untuk membuat suhu menjadi dingin adalah dengan cara biji apel yang sudah dikeringkan atau bibit apel dimasukkan ke dalam sebuah wadah yang sudah ditutup secara rapat tanpa ada sedikit celah ke dalam kulkas. Setelah itu jangan lupa untuk mengeset tingkat kedinginan dari kulkas itu sendiri yakni sekitar 4.4 sampai 10 derajat celcius.

Proses tersebut harus dilakukan selama 8 minggu. Jika belum melewati 8 minggu, maka jangan menanam biji atau bibit apel itu sendiri. Jika sudah mencapai 8 minggu maka biji atau bibit apel pun akan mengeluarkan tunasnya. Pada saat itu lah biji atau bibit apel bisa dipindahkan ke tanah. Cara tersebut biasa juga disebut dengan after ripening.

2. Pindahkan Tunas Pada Pot Atau Polybag

Jika tunas dari biji atau bibit apel sudah keluar, itu berarti tunas sudah siap dipindahkan ke dalam pot atau polibag. Pastikan bahwa pot atau polibag sudah berisi tanah gambut yang mempunyai ph netral. Selain itu, pastikan uga sudah ditambah pupuk kompos dengan perbandinga 2 : 1 (pupuk : tanah). Pada tahap ini, pindahkan tunas apel dengan cara yang sangat hati-hati. Karena pada saat ini, tunas pohon sendiri sangat rentan dari gangguan. Pada proses ini pula, jangan lupa untuk memberikan asupan air secukupnya.

Setelah biji atau bibit disimpan di dalam pot atau polibag, maka simpanlah di tempat yang terdapat sinar matahari pagi. Selain itu tempatkan pot atau polibag di tempat yang mempunyai suhu ruangan kurang lebih sekitar 18 sampai dengan 24 deraat celcius. Jangan lupa untuk memberikan air selama 3 sampai 4 minggu secara rutin. Agar tunas bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang lebat.

3. Menaruh Tunas Apel Pada Tanah

Jika tunas apel sudah mengeluarkan helaian daun, maka pada saat itulah waktu yang tepat untuk pemindahan tunas dari pot atau polibag ke tanah. Usahakan tanah yang ingin ditanami buah apel sendiri merupakan tanah yang gembur. Untuk memperoleh tanah yang gembur sangat mudah sekali, yakni cukup mencangkul tanah terlebih dahulu. Selain itu campurkan pula kompos agar kandungan tanah menjadi lebih baik. Dengan begitu pohon apel pun akan tumbuh dengan sempurna dan maksimal.

Cara Merawat Tunas Apel Sampai Besar

Cara Merawat Tunas Apel Sampai Besar
faunadanflora.com

Jika tunas sudah ditanam di tanah, maka cara yang selanjutnya adalah merawat tunas apel sampai menjadi pohon yang besar. Untuk merawat tunas menjadi pohon besar sangatlah mudah sekali. Yakni berilah air pada pohon apel secara rutin, agar pohon bisa tumbuh menjadi besar sempurna. Apabila batang pohon sudah terlihat membesar, maka bisa mengkombinasikan dengan cara menstek pohon apel tersebut.

Selain itu berikan pula pupuk dengan jenis NPK sebanyak ¼ kg dimana pupuk tersebut bisa diganti dalam jangka waktu 4 bulan sekali. Jika perawatan tersebut dilakukan pada tunas yang baru ditanam di tanah dan teratur dalam pemberian air serta pupuk. Maka pohon apel pun akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang lebat.

Proses Memanen

Proses Memanen Apel
byrest.com

Dan yang terakhir adalah saatnya memanen pohon apel. Jika umur pohon apel sendiri sudah berumur 4 sampai 5 bulan, setelah dari penanaman tunas ke tanah maka pohon apel siap dipanen. Namun itu pun tergantung dari perawatan pohon apel itu sendiri. Jika penanaman dan perawatannya benar sesuai yang dijelaskan di atas, maka dalam waktu 4 sampai 5 bulan setelah penanaman tunas ke tanah maka pohon apel pun sudah dapat dipanen.

Selain itu apakah pohon apel bisa dipanen dengan jangka waktu tersebut atau tidak, bisa juga dipengaruhi oleh hal yang lainnya. Salah satunya adalah dipengaruhi oleh iklim lingkungan dari pohon apel itu sendiri, yang membuat apakah pohon apel bisa langsung dipanen atau tidak. Namun untuk sebagai patokan, apabila pohon apel sudah berbunga, maka dapat dipastikan bahwa pohon apel tersebut sudah bisa dipanen.

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Menanam Apel

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Menanam Apel
tanamanmart.com

Setelah mengetahui bagaimana cara menanam apel, dalam menanam apel sendiri tentunya adala beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah lingkungan hidup tanaman apel itu sendiri. Dimana lingkungan hidup apel sendiri meliputi iklim dan media tanam.

Artikel Lain: Cara Menanam Bawang Putih

Iklim tanaman apel sendiri harus benar-benar diperhatikan seperti curah hujannya, suhunya, kelembaban udaranya, dan dari cahaya mataharinya. Untuk curah hujan sendiri idelanya agar pohon apel bisa menghasilkan buah yang banyak antara 1000 sampai 2600 mm per tahunnya. Dengan tingkat curah hujan antara 110 sampai dengan 150 hari per tahunnya. Sedangkan untuk cahaya matahari sendiri pohon apel membutuhkan 50% sampai dengan 60% setiap harinya. Terlebih jika saat pembungaan, maka usahakan pohon apel mendapatkan asupan sinar matahari.

Selain itu, pohon apel membutuhkan suhu yang cukup yakni anatara 16 sampai dengan 27 derajat celcius. Sedangkan untuk kelembabannya sendiri membutuhkan 75 sampai dengan 85 persen sagar pohon apel bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang lebat.

Sedangkan untuk media tanam pohon apel sendiri harus memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah pot bisa menampung air. Selain itu tanah kebun harus latosol, andosol, dan regosol. Keasaman tanah pun harus mencapai 6 sampai 7 ph. Kandungan air baik saat penunasan maupun  sudah ditanam di tanah harus cukup. Tingkat kelerengan tanah tidak tajam, dan yang terakhir adalah ketinggian tempat harus 700 sampai dengan 1200 mdpl.

Video Panen Apel India di Atas Atap Rumah


Itulah informasi lengkap mengenai cara menanam apel yang baik dan bisa mendapatkan hasil yang melimpah. Dengan mengikuti cara-cara diatas dengan benar, maka dapat dipastikan bibij atau biji apel yang ditanam akan menghasilkan buah apel yang banyak dan bisa dikonsumsi baik itu untuk kesehatan tubuh maupun untuk kesehatan kulit.

Cara Menanam Apel

Categories Menanam

Leave a Comment