Cara Budidaya Lobster Air Tawar

Cara budidaya lobster air tawar bagi pemula yang harus dilakukan, yakni seperti pemilihan bibit, pembenihan, pengawinan hingga  pemindahaan indukan betina. Namun ada yang harus diperhatikan sebelum melakukan budidaya lobster air tawar, yakni penyediaan lokasi pembibitan dan pengadaan media budidaya lobster. Hal ini perlu dilakukan agar pembudidayaan tersebut tidak gagal panen.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Budidaya Lobster Air Tawar

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Budidaya Lobster Air Tawar
pertanianku.com

Dibawah ini akan dijelaskan beberapa langkah yang perlukan, dan diperhatikan sebelum melakukan Cara Budidaya Lobster Air Tawar bagi pemula. Hal ini diperlukan demi kelangsungan pembudidayaan lobster tersebut, hingga mendapatkan hasil sesuai, dengan yang diinginkan oleh pembudidaya hewan

1. Tempat Hidup Lobster

Untuk memelihara lobster, pemula harus menyiapkan tempat seperti kolam yang lebar, selain itu lobster juga sangat berdadaptasi dengan kadar oksigen rendah. Walau demikian lobster air tawar tetap tidak bisa hidup, dan tidak bisa berkembang biak secara baik. Untuk itu, harus sangat diperhatikan adalah kadar oksigen yang terkandung dalam air kolam.

Pemula harus melihat pedoman yang diperlukan, untuk digunakan lobster yaitu berkisar 4 ppm. Selain itu yang perlu diperhatikan adalah suhu udara yang ada pada kolam, lobster air tawar ini, akan hidup pada suhu kolam berkisar 25 – 29° C, juga kadar keasaman air tidak boleh lebih dari 7— 9 pH.

Kandungan kapur yang dibutuhkan pada air dalam membudidayakan lobster air tawar ini, haruslah tinggi. Hal ini sangat diperlukan dalam pembentukan cangkang atau kulit pada lobster terlebih di kepala dan juga capitnya. Salah satu cara budidaya lobster air tawar ini, diperlukan agar cangkang lobster menjadi keras sesuai sifat tubuh lobster sendiri.

2. Media Lobster Air Tawar

Sesungguhnya, tidak ada tuntutan untuk memilih media atau tempat perkembang biakan lobster air tawar ini, karena banyak variasinya. Walau secara umum, lobster air tawar ini dipelihara dengan cara ekstensif dalam tanah yang dibentuk seperti kolam, dengan meletakkan induk lobster pada kolam yang telah terlebih dulu dikeringkan, hingga lobster jadi besar.

Satu lagi cara budidaya lobster air tawar , yakni perkembang biakan secra intesif. Berbeda dengan ekstensif, cara intensif ini lebih dalam memberikan asupan makanan pada lobster air tawar yang dibudidayakan. Maka tak heran, jika lobster air tawar ini harganya jadi jauh lebih mahal dari lobster air tawar, yang dikembangbiakan secara ekstensif.

Ada lagi media yang bisa digunakan untuk perkembang biakan lobster air tawar, selain memakai tanah yang dibentuk menjadi kolam. Medianya adalah, kolam yang terbuat dari fiber atau kolam terbuat dari semen. Media ini sering digunakan oleh pengembangbiak lobster air tawar, dikarenakan ketidak adanya lahan tanah yang bisa dibuat menjadi kolam.

Cara Budidaya Lobster Air Tawar yang Benar

Cara Budidaya Lobster Air Tawar yang Benar
anekapeliharaanhias.blogspot.com

Setelah menyiapkan segala keperluan media untuk pembudidayaan lobster air tawar, di bawah ini adalah beberapa cara budidaya lobster air tawar yang benar dan harus diperhatikan oleh pemula, agar tidak salah dalam proses pembiakan lobster ini.

1. Pembenihan Sebelum Pembudidayaan Lobster Air Tawar

Sebelum melakukan cara budidaya lobster air tawar , pemilihan benih lobster juga harus diperhatikan, untuk itu pilhlah benih lobster air tawar yang baik dan bagus. Dalam proses ini, sangat perlu dibedakan antara indukan jantan dan indukan betina, sangat mudah untuk mebedakan indukan tersebut, yakni dengan cara dilihat atau dengan cara visual.

Ciri lobster jantan, adalah adanya bercak merah yang terdapat pada capik pada bagian luar lobster ini, dan tanda itu akan muncul pada lobster ketika pada usia 3 sampai 4 bulan, dan telah berukuran berkisar antara 3 inchi atau sekitar 7 cm. Setelah mencapai ukuran seperti itu, lobster siap untuk dikembangbiakkan

Sedangkan untuk ciri-ciri lobster air tawar yang betina, adalah pada bagian capiknya tidak terdapat tonjolan atau penis. Lobster betina ini, memiliki sebuah lubang yang terdapat, pada pangkal kaki yang ketiga dari bawah atau pada ekor. Lubang inilah yang merupakan, kelamin lobster betina yang berfungsi sebagai tempat untuk keluarnya telur calon lobster.

Artikel Lain: Cara Budidaya Daun Sirih

2. Pemilihan Indukan Lobster Air Tawar

Setelah mempersiapkan cara budidaya lobster air tawar , pemula harus memilih indukan lobster, sebagai lanjutan dalam pencarian bibit indukan lobster yang baik. Carilah induk yang berukuran di atas 4 inchi atau berkisar 10 cm, secara umum berusia sekitar 5 hingga 6 bulan, karena dalam usia ini lobster memiliki telur lumayan banyak.

Agar pemilihan induk lobster tidak mudah tertipu, maka pilihlah induk yang proses tumbuh kembangnya lebih cepat dari pada yang lain, belilah di toko yang sudah bersertifikat khusus. Perhatikan alat kelamin pada indukan lobster air tawar, jangan sampai memilih lobster yang memiliki dua alat kelamin, karena tidak akan bertelur sama sekali.

Perhatikan bentuk lobster, pemilihan lobster yang gemuk bukan kepalanya yang jauh lebih besar dari pada tubuhnya. Jika menemukan lobster jenis itu, agar diketahui lobster yang memiliki bentuk kepala besar dari tubuh dan ekornya, adalah lobster yang kekurangan nutrisi atau asupan makanan. Perhatikan secara teliti lobster yang dibeli agar mudah pengembangbiakannya.

3. Pengawinan Lobster Air Tawar

Selanjutnya adalah dengan proses pengawinan. Cara yang biasa dilakukan adalah dengan penggabungan antara indukan jantan dengan indukan betina dalam satu kolam. Hal ini bisa dilakukan pada media akuarium yang memiliki ukuran 1 x 0, 5 x 25 cm. Ukuran itu bisa dimasukkan 5 lobster betina dan 3 jantan.

Setelah indukan lobster dimasukkan, letakkan juga pipa dari paralon yang berdiameter 2 inci, sebanyak 8 pipa dengan panjang 20 cm kewadah sama. Selama proses perkawinan berlangsung, kedua indukan lobster tersebut, akan melakukan formasi berbentuk Y. Dimana lobster yang jantan  mengeluarkan sperma, dan diletakkan dekat kedua pangkal kaki lobster yang betina.

4. Pemindahan Induk lobster

Dalam proses ini indukan lobster betina akan melakukan pengeraman terhadap telur lobster. Pengeraman bisa mencapai waktu 2 hingga 3 minggu sebelum telur menetas. Telur akan menempel, dengan posisi ekor yang terbuka agar bisa melihat, indukan lobster akan mengelilingi telur yang menempel.

Biasanya ketika telah melakukan perkawinan, indukan lobster betina akan menjauh secara perlahan terlebih dahulu. Hingga masa pengeluaran telur, indukan lobster betina dapat dipindahkan ke wadah yang ukurannya berkisar 1 x 2 meter. Hal ini agar indukan lobster betina bisa ganti kulit hingga menjadi dewasa dan menghasilkan telur lobster lebih banyak.

5. Pemeliharaan Benih Lobster

Cara budidaya lobster air tawar yang harus dilakukan adalah memelihara benih lobster, setelah telur lobster menetas, anakan lobster biasanya bisa diberi makan berupa cacing beku sebanyak 30% dari besar badan anakan, yang diberikan pada waktu pagi dan sore hari. Hal ini diperlukan agar anakan lobster tersebut dapat berkembang secara baik.

Setelah melakukan cara budidaya lobster air tawar dengan baik dan benar, maka tunggulah hasil panen yang melimpah.  Panen bisa dilakukan, ketika badan lobster mencapai ukuran 1 hingga 2 cm, perlu diperhatikan cara memanem lobster air tawar ini, yakni suhu dan keasaman air harus sama dan stabil agar lobster tidak stress.

Ketika melakukan panen, alangkah baiknya jika menggunakan air yang baru. Ini diakibatkan benih lobster yang terlalu sensitive terhadap lingkungan yang dihuninya. Tentu hal ini sangat diperlukan agar proses pembudidayaan lobster air tawar ini bisa berkelanjutan, dan pemanenan akan terus didapatkan selama petani lobster air tawar ini, mengikuti aturannya dengan baik.

Video Budidaya Lobster di Aquarium

Cara Budidaya Lobster Air Tawar

Leave a Comment