Cara Budidaya Daun Sirih

Posted on

Cara Budidaya Daun Sirih – Daun sirih merupakan tanaman dengan nama ilmiah piper betle yang termasuk ke dalam genus piper dan ordo piperales.

Daun sirih merupakan tanaman khas Indonesia yang tumbuh merambat pada pohon. Cara budidaya daun sirih tergolong mudah dengan segudang manfaatnya yang luar biasa untuk pengobatan dan juga kecantikan.

Pemanfaatan daun sirih pengobatan bisa untuk mengatasi diabetes, maag, peradangan prostat,  keputihan, menurunkan kolesterol, kelelahan, dan juga mampu memperhalus kulit.

Bahkan pada sekelompok orang ada yang menganggap tanaman daun sirih ini memiliki kekuatan mistis. Sekarang ini sudah banyak produk kesehatan dan kecantikan yang memakai ekstrak daun sirih.

Jenis-jenis Daun Sirih

Jenis-jenis Daun Sirih
indonesia.go.id

Tanaman sirih termasuk ke dalam tanaman rambat yang bisa menempel dan tumbuh ke atas hingga di ketinggian 15 meter. Daunnya berbentuk oval dengan warna yang beragam tergantung varietasnya. Biasanya batang sirih akan melilit inang rambatnya dan bunga tanaman ini ada di ujung cabang.

Ada varietas Sirih Jawa yang memiliki ciri khas daunnya yang tidak begitu berbau dan warnanya hijau rumput. Selanjutnya ada Sirih Belanda dengan daun yang lebih besar, bau menyengat, rasa sedikit pedas serta warnanya hijau tua.

Jika sirih memiliki daun berukuran kecil itu adalah varietas sirih cengkeh yang saat daunnya berwarna kuning, tampak mirip dengan cengkeh. Ada juga Sirih Merah yang dipercaya memiliki banyak sekali manfaat dengan ciri khas warnanya yang merah di bagian ruas daunnya.

Terakhir ada varietas sirih hitam yang dari luar memang tampak berwarna hitam gelap. Padahal sirih hitam sebenarnya berwarna hijau tetapi memang pigmen hijaunya berwarna pekat sehingga tampak seperti hitam.

Kandungan Daun Sirih

Kandungan Daun Sirih
klikdokter.com

Daun sirih sendiri merupakan tanaman yang terdiri dari banyak air yakni sekitar 85%  sampai 90% dari total beratnya. Per 100 gram daun sirih, kalori yang dikandung hanya sebanyak 44 saja dengan 0,4-1% lemak.

100 gram sirih juga memiliki kandungan protein sebesar 3%, iodin, sodium, serta asam nikotinat. Kandungan vitamin di daun ini juga cukup lengkap mulai dari Vitamin A, B1, hingga B2 yang cukup tinggi.

BACA JUGA  Cara Budidaya Ikan Koi

Syarat Tumbuh Tanaman Sirih

Syarat Tumbuh Tanaman Sirih
klikdokter.com

Ketika ingin memahami cara budidaya daun sirih, maka hal pertama yang perlu dipahami adalah syarat tumbuhnya. Hal ini penting agar nantinya seluruh proses dalam membudidayakan daun sirih hanya tinggal diikuti saja. Tanaman sirih tumbuh di hampir seluruh wilayah Indonesia tanpa memandang geografis.

Tetapi ketika hendak dibudidayakan untuk bisnis, wilayah di ketinggian 300 mdpl menjadi tempat paling ideal. Tanaman ini memerlukan tempat untuk merambat sehingga perlu dipersiapkan tiang rambatannya terlebih dulu. Bisa menggunakan beton ataupun tanaman randu untuk rambatan daun sirih ini.

Sirih bisa tumbuh dengan baik di tanah lempung atau liat berpasir yang memiliki pH sekitar 6-7. Cahaya matahari tidak terlalu banyak diperlukan oleh tanaman ini yakni cukup 60% sampai 70% saja.

Menyiapkan Bibit Daun Sirih

Menyiapkan Bibit Daun Sirih
bukalapak.com

Umumnya, ada 3 cara berbeda dalam menyiapkan bibit daun sirih yang bisa ditumbuhkan menjadi tanaman dewasa. Penyiapan bibit berikut ini adalah langkah awal yang perlu dilakukan di seluruh cara budidaya daun sirih. Ini dia caranya:

1. Menggunakan Teknik Stek

Pertama adalah teknik stek yang dilakukan dengan media kompos, pasir, dan tanah. Perbandingan media tanam tadi dibuat dengan 1:1:1 yang dicampur kemudian diletakkan dalam polybag. Cukup potong batang sirih sebanyak dua ruas saja lalu rendam dalam air selama 15 menit dan tancapkan di media tanam.

2. Teknik Merunduk

Cara kedua adalah menggunakan teknik merunduk yakni dengan cara memendam bagian tanah salah satu sulur panjang pada tanah. Meskipun sirih biasanya tumbuh merambat, pasti ada 2-3 sulur yang menjalar di bagian atas tanah. Siram media tanah secara teratur hingga batang yang dipendam menumbuhkan akar.

3. Teknik Stek Air

Terakhir adalah dengan stek air yang menggunakan media air sebagai penumbuh akar. Cukup potong sebagian sulur yang tergolong tua lalu celupkan dalam air tanpa merendam bagian daunnya. Sekitar seminggu, biasanya akar sudah mulai muncul dan siap digunakan sebagai bibit baru tanaman sirih.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan untuk Pembudidayaan

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan untuk Pembudidayaan daun sirih
djons.wordpress.com

Mengetahui seberapa banyak manfaat menanam sirih di rumah pasti akan membuat semua orang ingin tahu cara budidaya daun sirih ini. Oleh sebab itu, sebelum melangkah pada langkah-langkahnya, sebaiknya kita mengetahui alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan untuk menanam tanaman sejuta manfaat ini.

Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membudidayakan tanaman sirih di rumah adalah pot atau polybag yang sudah dilubangi bagian bawah sebagai tempat mengalir air, tanah merah, pupuk kompos, tanaman sirih itu sendiri. Bahan lain yang perlu disediakan juga adalah pasir, gunting dan juga air secukupnya.

Teknik Menanam Daun Sirih

Teknik Menanam Daun Sirih
youtube.com

Membudidayakan tanaman sirih di rumah sendiri pasti akan sangat memudahkan seseorang. Dimana ketika ada keluarga yang sakit, orang bisa langsung menggunakan tanaman obat satu ini sehingga dapat meminimalisir penggunaan bahan kimia.

BACA JUGA  Cara Budidaya Ayam Kampung

Teknik yang bisa digunakan dalam menanam tanaman sirih ialah dengan menggunakan teknik stek air, teknik stek, dan teknik menjuntai.

Proses penanaman dengan menggunakan teknik stek seperti penanaman biasa, yakni memasukkan tunas pada bagian yang sudah dilubangi.

Teknik menjuntai adalah proses penanaman dengan menggunakan media pohon yang tinggi sehingga nantinya sirih akan menjuntai. Sedangkan cara stek air dengan memotong tunas batang sirih lalu dicelupkan ke dalam air.

Cara Budidaya Daun Sirih di Rumah

Cara Budidaya Daun Sirih di Rumah dalam Pot
blog.tokotanaman.com

Bagaimanapun teknik penanaman yang digunakan, daun sirih dapat dibudidayakan di rumah. Tanaman ini tidak membutuhkan tempat tanam yang luas. Adapun tahap-tahap dalam melakukan pembudidayaan tanaman sirih ini adalah sebagai berikut :

Baca Juga: Jenis Tanaman Budidaya Dataran Rendah

1. Menyiapkan Media Tanam

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menanam adalah menyiapkan media tanam terlebih dahulu. Media tanam tanaman ini akan lebih optimal jika menggunakan tanah berpasir. Tanah lempung ber ph 6-7 ini sangatlah cocok untuk membudidayakan tanaman obat seperti daun sirih ini.

Cara budidaya tanaman sirih tergolong mudah, selain tumbuh baik ditanah berpasir, daun sirih juga sangat cocok tumbuh di daerah yang berhawa dingin atau sekitar 300 mdpl. Hal ini disebabkan karena karakteristik sirih tidak begitu memerlukan cahaya matahari untuk proses berkembang biaknya.

2. Memilih Benih Tanaman Daun Sirih

Pada dasarnya jika ingin bercocok tanam, memilih benih adalah salah satu hal yang penting. Hal tersebut dikarenakan kualitas benih yang dipilih akan menentukan seberapa unggul tanaman yang ditanam nantinya. Dalam memilih benih tanaman, termasuk tanaman sirih sendiri ada beberapa indikator yang menentukan unggul tidaknya benih tersebut.

Adapun indikator benih sirih dikatakan unggul jika indukan tanaman sirih memiliki pertumbuhan yang tergolong cepat, daunnya pun lebar dan juga bagus. Selain itu benih yang baik berasal dari indukan yang memiliki tunas akar yang banyak dan juga batang yang bagus. Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah memastikan bahwa indukan tidak terjangkit hama penyakit.

3. Menanam Tanaman Daun Sirih

Cara budidaya daun sirih selanjutnya adalah proses penanaman. Bibit daun sirih tidak perlu melalui proses penyemaian, sehingga prosesnya tidak memerlukan banyak tahap. Setelah memastikan tanah dan pupuk organik sudah tercampur dengan baik dalam polybag ataupun media tanam yang lain bibit bisa langsung ditanam.

Adapun kedalaman tanah untuk menanam pastikan sedalam 4 cm. Setelah itu timbun lagi tunas yang sudah dimasukkan kedalam lubang dan siram dengan air hingga media tanam menjadi basah. Letakkan polybag atau pot yang sudah ditanami pada daerah lembab dan usahakan terkena matahari pagi.

BACA JUGA  Cara Budidaya Anggur

4. Membuat Sandaran Untuk Tanaman Daun Sirih

Tanaman daun sirih merupakan tanaman merambat, itulah sebabnya dibutuhkan sandaran pohon berkisar 1,5 meter/pohon. Sebaiknya tanam pohon pada saat musim penghujan  dengan membuat parit di sela-sela pohon agar saat menyiram tanaman tanahnya tidak terlalu basah. Hal ini dikarenakan tanaman sirih tidak bisa terlalu lembab.

Jika tak ingin menanam pohon yang akan dijadikan sandaran, seseorang bisa menggunakan pohon yang sudah ada.

Hal tersebut juga bisa berlaku jika sirih ditanam menggunakan teknik merunduk, dimana pohon yang dibutuhkan harus lebih tinggi. Proses ini dilakukan dengan cara sirih diatur sedemikian rupa agar nantinya bisa merunduk atau menjuntai ke bawah.

5. Perawatan Tanaman Daun sirih

Setelah tahap-tahap diatas, dimana tanaman sirih sudah ditanam selanjutnya yang harus dilakukan adalah merawat daun sirih tersebut.

Perawatan ini termasuk ke dalam proses budidaya agar mampu menghasilkan tanaman yang berkualitas. Perawatan tanaman ini cukup mudah, selain tergolong berumur panjang, sirih juga tanaman yang sulit untuk mati.

Artikel Lain: Cara Budidaya Kutu Air

Adapun cara merawat tanaman ini adalah dengan tetap menjaga kesediaan unsur hara, seperti rutin menyiramnya air, tetapi jika sirih ditanam dalam air, maka sebaiknya airnya rutin diganti. Pemberian pupuk pada tanaman ini juga tergolong minim, meskipun begitu jangan lupa untuk tetap memberinya sesekali agara ada nutrisi pada tanaman.

6. Menjaga Intensitas Cahaya Tanaman Daun Sirih

Penentuan cahaya pada tanaman ini sangatlah penting. Menjaga intensitas cahaya termasuk ke dalam cara budidaya daun sirih yang tak boleh terlewatkan.

Mengapa demikian? Karena sedikit banyaknya cahaya yang mengenai tanaman sirih akan memberikan efek pada rasa dan tekstur pada daun sirih itu sendiri.

Intensitas cahaya yang berlebihan pada daun sirih akan membuat tanaman ini menjadi cepat layu dan rasanya akan menjadi pahit. Sedangkan, jika disimpan di tempat lembab dengan intensitas cahaya yang cukup akan membuat daun sirih memiliki daun yang hijau, lebar dan rasanya akan menjadi sedikit pedas.

7. Memberantas Hama Penyakit

Ciri-ciri tanaman daun sirih yang terjangkit hama yakni daunnya menjadi kuning dan gugur, selain itu batangnya juga akan mengalami pembusukan. Hama yang kerap kali mengganggu tanaman daun sirih adalah ulat-ulat kecil.

Adapun pemberantasannya dilakukan dengan melakukan pemupukan. Jenis pupuk yang sebaiknya digunakan adalah pupuk organik, dan sebaiknya menggunakan pupuk kompos yang terbuat dari kotoran ayam.

8. Memanen Daun Sirih

Proses pemanenan pada daun sirih membutuhkan waktu sekitar kurang lebih satu tahun agar daun sirih layak untuk dipetik. Adapun pemilihan daun yang siap untuk dipetik adalah dengan memperhatikan warna daun, adapun warna daun yang siap petik adalah berwarna hijau tua dengan warna yang mengkilap.

Cara memetiknya pun dimulai dengan cara memetik dari arah bawah ke arah atas tanaman. Waktu pemetikan juga sebaiknya dilakukan pada saat pagi, hal ini dimaksudkan agar daun sirih tetap dalam kondisi yang lebih segar. Selain itu, daun sirih haru secepatnya digunakan atau dikemas agar tidak layu.

Video Cara Menanam Sirih Hijau dengan Stek Air

Itulah tadi beberapa cara budidaya daun sirih mulai dari proses penyediaan media tanam sampai pada tahap panen. Semoga artikel ini dapat membantu pembaca yang ingin membudidayakan daun sirih di rumah sendiri. Selamat mencoba.

Cara Budidaya Daun Sirih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *