Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal – Budidaya ikan mujair menjadi salah satu peluang bisnis yang cukup menggiurkan. Selain perkembangbiakkannya yang cepat, ikan ini kaya akan manfaat yang bagus untuk kesehatan.

Kandungan vitamin, mineral serta proteinnya yang tinggi menjadikan ikan mujair banyak diminati. Tidak heran banyak yang tertarik untuk membudidayakan ikan mujair, salah satunya dilakukan pada kolam terpal. Cara budidaya ikan mujair di kolam terpal bisa dilakukan dengan tahapan berikut.

Inilah Sekilas Tentang Ikan Mujair

Inilah Sekilas Tentang Ikan Mujair
eol.org

Di balik nama ikan mujair terdapat sepotong kisah yang sangat menarik. Konon, nama ikan ini diambil dari seorang pegawai desa bernama Mujair di kawasan Blitar yang disebut-sebut sebagai penemu jenis ikan mujair.

Pegawai desa yang disebut-sebut, mendapatkan lima ekor ikan yang belum diketahui jenisnya, karena itulah diberikan nama yang sama dengan nama penemunya. Kelima ekor ikan tersebut memiliki perkembangan yang begitu cepat, mulai dari bertelur hingga penetasan. Hal ini tentunya menarik perhatian masyarakat setempat.

Temuan tersebut diidentifikasi oleh seorang kepala penyuluhan ikan dan ditemukan bahwa ikan tersebut merupakan jenis ikan yang berasal dari Afrika. Untuk menjaganya agar tidak punah, ikan mujair dibudidayakan hingga menghasilkan sebanyak mungkin dan kini ikan mujair menjadi salah satu ikan tawar yang banyak diminati.

Ikan mujair memiliki bentuk yang pipih dengan warnanya yang khas yakni hitam kecoklatan dan keabu-abuan. Hewan yang satu ini sangat mudah beradaptasi dan memiliki perkembangbiakkan yang cepat. Hal ini yang membuat cara budidaya ikan mujair di kolam terpal sangat banyak dicari.

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal
jualterpalhargamurah.wordpress.com

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ikan mujair memiliki kebiasaan beradaptasi yang baik serta proses kembang-biak yang cepat. Hal inilah tentunya menjadi salah satu pertimbangan untuk melakukan budidaya ikan mujair. Di antara cara budidaya ikan mujair di kolam terpal yakni sebagai berikut.

1. Pemilihan Bibit

Cara budidaya ikan mujair di kolam terpal yang pertama adalah melakukan pemilihan bibit. Pada tahap ini dibutuhkan ketelitian untuk mendapatkan bibit yang berkualitas.

Induk yang hendaknya dijadikan bibit harus dalam keadaan sehat, baik, responsif, serta memiliki bobot yang sama rata. Jenis induk ikan mujair yakni jantan dan betina. Keduanya bisa dibedakan dari ciri fisik keduanya.

Untuk jenis betina biasanya memiliki ujung sirip dengan warna merah pucat, serta warna perutnya lebih putih dan juga memiliki tiga lubang pada bagian unrogenetial yakni dubur, lubang urin, serta lubang untuk bertelur.

Baca Juga: Budidaya Ikan Gurame di Kolam Terpal

Adapun jenis ikan mujair jantan memiliki ciri fisik dengan ujung siripnya berwarna merah terang, bagian perutnya lebih gelap serta memiliki dua lubang unrogenetial yakni lubang urin dan sperma.

2. Melakukan Pemijahan

Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan yakni melakukan pemijahan. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan benih yang akan ditebar.

Proses pemijahan hendaknya dilakukan pada dua kolam berbeda dengan masing-masing berukuran 3×4 meter dengan kedalaman sekitar 60 cm. Pemijahan bisa dilakukan dengan memasukkan lumpur halus pada dasar kolam, lalu masukkan induk ikan mujair jantan dan betina.

Pada proses pembuahan, telur akan dijaga ikan mujair betina dalam mulutnya yang akan melewati masa inkubasi sekitar 3 hingga 5 hari. Selanjutnya, telur akan menetas, dan setelah dua minggu, larva ikan akan dilepaskan oleh induknya agar bisa tumbuh mandiri.

3. Menyiapkan Kolam Terpal

Cara budidaya ikan mujair di kolam terpal selanjutnya yakni mempersiapkan kolam terpal. Kolam terpal yang disiapkan biasanya berukuran 500 meter persegi. Ukuran tersebut bisa berubah, bergantung pada kebutuhan masing-masing.

Gunakan terpal yang cukup tebal sehingga lebih tahan lama dengan menggunakan kayu setiap sudutnya sebagai penyangga sehingga tidak mudah roboh.

Ketika kolam sudah siap, biarkan terlebih dahulu kolam dalam keadaan kering selama 2 hingga 3 minggu, kemudian lakukan proses pengapuran kolam sekitar 4 minggu. Setelah tahapan-tahapan tersebut barulah isi dengan air dengan secukupnya. Tunggu hingga seminggu, barulah tebar benih ikan mujair.

4. Penebaran Bibit

Melakukan penebaran bibit pada kolam terpal merupakan langkah selanjutnya yang harus dilakukan. Dalam proses penebaran ini terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya yaitu kepadatan bibir ikan mujair yang ditebar pada satu kolam, hendanya berkisar antara 400 hingga 500 ekor.

Dalam proses penebaran ini, beberapa hari kemudian biasanya terdapat ikan yang mati. Tidak perlu risau karena hal tersebut wajar terjadi.

Biasanya pada beberapa hari setelah tebar benih terdapat 3 hingga 4 ekor yang mati. Namun, jika dalam seharinya terdapat lebih dari 4 ekor yang mati, maka harus dilakukan solusi yang tepat dan cepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

5. Pemberian Pakan

Cara budidaya ikan mujair di kolam terpal lainnya yang sangat penting yakni melakukan pemberian pakan. Tahapan yang satu ini harus diperhatikan sebaik mungkin dan dilakukan secara efektif dan rutin.

Pakan yang biasanya diberikan yakni pelet sebanyak tiga kali dalam sehari. Untuk 400 ekor ikan bisa diberikan 1 Kg pelet dalam seharinya, berlaku kelipatan.

Ketika ukurannya sudah membesar, maka harus diberikan pakan tambahan seperti eceng gondok, lumut, dedaunan sejenis kangkung, kubis, wortel atau bisa juga dengan memberikan serangga kecil atau pun cacing. Ikan mujair merupakan salah satu jenis ikan yang sederhana, karena bisa memakan dengan segala jenis makanan.

6. Memerhatikan Air Kolam

Selanjutnya perhatikan air kolam secara berkala. Pastikan air tetap dalam kondisi yang bersih dan bebas dari berbagai gangguan yang membahayakan ikan. Pembersihan ikan hendaknya dilakukan setiap tiga hari  serta senantiasa memerhatikan pH airnya sekitar 6 hingga 7.5 dengan suhu mencapai 25-30 derajat celcius.

Artikel Lain: Cara Budidaya Ikan Air Tawar Kolam Terpal

Air kolam hendaknya  diganti secara teratur yakni 2 minggu sekali sehingga dasar kolam tidak ditumpuki sisa makanan.

Meskipun ikan mujair dapat bertahan pada kolam dengan kondisi air yang buruk, namun tetap saja harus menjaga kebersihan air sehingga dapat meminimalisir penyakit yang bisa membahayakan ikan mujair.

7. Pemeliharaan Ikan Mujair

Ketika ikan mujair menjadi besar, maka harus dilakukan pemeliharaan sebaik mungkin. Pemeliharaan ikan mujair bisa dilakukan dengan dua cara yakni monokultur dan polikultur.

Proses monokultur dilakukan dengan memisahkan induk jantan dan betina, sedangkan polikutur dilakukan dengan menggabungkan ikan mujair dengan ikan lainnya seperti tawes dan ikan masa namun dengan proporsi yang disesuaikan yakni berbanding 50% : 30% : 20%.

Pemeliharaan ikan mujair secara efektif akan membuat ikan terhindar dari berbagai hama yang dapat mengurangi kualitas ikan serta penghambat pertumbuhan. Hama yang muncul bisa timbul dari lingkungan yang kurang steril, burung vektor serta benih ikan yang kurang baik.

8. Proses Panen dan Pascapanen Ikan Mujair

Ikan mujair biasanya dapat dipanen ketika sudah usia 4 hingga 5 bulan dari proses penebaran bibit. Proses panen dilakukan dengan mengeringkan kolam terlebih dahulu, lalu lakukan penjaringan atau bisa melakukan penangkapan secara langsung.

Hasil panen hendaknya disimpan pada tempat yang bersih dengan menjaga oksigen yang masuk sehingga ikan tetap hidup dalam keadaan sehat.

Selanjutnya, pascapanen harus ditangani sebaik mungkin dengan cara membersihkan lumpur yang memenuhi dasar kolam dan jika ingin melakukan budidaya lagi, maka pilihlah induk yang berkualitas untuk selanjutnya dipijahkan.

Demikianlah ulasan terkait ikan mujair serta cara budidaya ikan mujair di kolam terpal yang bisa dilakukan. Cara tersebut tentunya sangat mudah untuk dilakukan. Setiap tahapan tentunya dibutuhkan ketelatenan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Leave a Comment