Cara Budidaya Kutu Air

Cara Budidaya Kutu Air – Bagaimana cara budidaya kutu air sebagai bahan makanan ikan hias? Dan berikut penjelasan tentang kutu air yang belum diketahui banyak orang. Kutu air adalah salah satu hewan Zooplankton yang berukuran sangat kecil yang hidup di air.

Hewan ini tidak sama dengan kutu-kutu yang lain, sebab kutu air bukan termasuk hewan parasit yang dapat merugikan mahluk hidup lainnya. Disebut kutu, karena hewan ini berukuran sangat kecil dan mirip seperti kutu.

Kebanyakan orang akan menganggap hewan ini sebagai hewan pengganggu, karena kutu air dapat menyebabkan iritasi pada kulit manusia ataupun hewan lainnya.

Namun sebenarnya hewan kecil ini sangatlah bermanfaat bagi mahluk lainnya, sebab kutu air dapat di budidayakan menjadi pakan alami ikan. Terutama anak ikan yang masih kecil dan baru menetas dari telurnya yang biasa disebut sebagai burayak.

Burayak dan jenis ikan lainnya menganggap kutu air adalah sebagai bahan pokok makanan setelah bahan makanan bawaan mereka ketika menetas telah habis. Hal ini dikarenakan ukuran kutu air yang sangat kecil sehingga cocok atau sesuai dengan ukuran mulut burayak yang kecil.

Memiliki nilai ekonomis tersendiri bagi para peternak ikan hias, dalam membudidayakan kutu air para peternak tidak perlu mengeluarkan rupiah karena sudah ada alat-alat yang didapatkan secara gratis.

Jenis-jenis Kutu Air

Jenis-jenis Kutu Air
aquaama.my.id

Pada umumnya Kutu air memiliki dua jenis spesies yaitu, Moina dan Daphnia. Kedua jenis kutu ini termasuk dalam jenis Udang Renik, disebut kutu air karena kedua jenis hewan tersebut sangatlah kecil seperti kutu.

Meskipun masuk dalam kategori spesies yang sama atau sejenis, namun kedua kutu air ini memiliki perbedaan. Untuk membedakan kutu air Moina dan Daphnia berikut penjelasan yang memudahkan peternakan membedakan kedua jenis kutu tersebut :

1. Kutu Air Moina

Moina ini akan banyak dijumpai pada perairan yang didalamnya terdapak banyak kandungan organik yang ada dirawa-rawa. Rawa-rawa biasanya akan dipenuhi dengan lumut hijau yang pekat, dan disitulah kutu air akan berkembangbiak.

Selain rawa-rawa, kutu air moina juga terdapat pada kayu busuk yang sudah lapuk dan lembak. Kayu busuk tersebut sebagai media kutu air moina untuk berkembang biak dan bersarang sebagai tempat tinggal. Moina memiliki penampakan atau warna yaitu kemerahan.

2. Kutu Air Daphnia

Daphnia ini sering atau banyak dijumpai dekat perairan air tawar yang dimana air tersebut akan menggenang dan memiliki suhu sekitar 21 derajat celcius. Kutu air daphnia memilih media air tawar karena kutu ini memiliki tubuh atau penampakan yang berwarna bening dan transparan.

Biasanya ketika berjalan dipinggiran perairan air tawar hewan ini akan menampakan wujudnya untuk menggenang dan kembali lagi ke tengah perairan. Jenis kutu ini sangat umum dan banyak di budidayakan peternak ikan.

Tubuh kutu air miliki kandungan kadar protein yang cukup lumayan tinggi sekitar 66 persen serta kandungan lemak 6 persen. Oleh sebab itu kutu air memiliki peranan penting dalam perkembangan biakan burayak.

Jika ingin mencoba melakukan pembudidayaan kutu air, maka dapat mengikuti langkah atau step penjelasan berikut ini. Bagaimana cara melakukan pembudidayaan kutu air sebagai bahan pangan ikan hias dengan mudah.

Cara Budidaya Kutu Air Sebagai Makanan Ikan Hias

Cara Budidaya Kutu Air Sebagai Makanan Ikan Hias
dunia-perairan.com

Cara budidaya kutu air biasanya sangat susah untuk dilakukan, yang sangat beresiko ialah terjadinya kegagalan saat melakukan pembibitan dan penyediaan wadah.

Hal ini merupakan hal yang sepele jika dilihat dari segi budidaya yang terbilang low budget atau bisa dikatakan gratis. Akan tetapi jika dilakukan dengan langkah dan cara-cara berikut kemungkinan budidaya yang dilakukan akan mendapatkan hasil yang maksimal, berikut cara pembudidayaan yang benar :

1. Melakukan Pencarian Bibit

Pencarian bibit merupakan hal utama yang harus dilakukan ketika hendak berternak kutu air. Sebab sebelum berternak pastinya para peternak akan mencari terlebih dahulu apa yang harus digunakan dalam menghasilkan bibit sebagai usaha baru tersebut.

Pencarian bibit kutu air dapat ditemukan pada sekitaran atau tempat-tempat kutu air itu berkembang biak. Dan ada 3 cara budidaya kutu air yang dapat dilakukan agar mendapatkan bibit kutu air.

Pertama peternak ikan dapat membeli bibit pada peternak kutu air yang artinya peternak ikan hias harus membeli pada peternakan kutu air, kedua peternak ikan dapat mencari sendiri bibit kutu air tersebut disekitar rawa-rawa dan perairan air tawar yang didalamnya terdapat kutu air jenis Moina dan Daphnia, dan yang ketiga peternak dapat membuatnya sendiri melalui media yang mudah didapatkan seperti kayu busuk, sayuran busuk, air teh, dan lain-lain.

2. Penyiapan Wadah Penyimpanan

Sebelum melakukan budidaya kutu air alangkah baiknya jika menyiapkan terlebih dahulu wadah sebagai media penyimpanannya. Selama isi dari wadah tersebut dapat menampung air, wadah tersebut layak digunakan sebagai media penyimpanan kutu air.

Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika hendak menggunakan wadah tersebut. Karena kutu air pasti akan membutuhkan wadah yang luas dan tidak banyak berisikan air didalamnya.

Dalam hal budidaya kutu air biasanya peternak menggunakan bak beton sebagai wadah. Selain bak beton peternak juga bisa menggunakan kulkas yang rusak atau yang sudah tidak terpakai lagi untuk dijadikan wadah.

Jika masih pemula dan masih bingung bagaimana caranya membudidayakan kutu air menggunakan kedua wadah tersebut, peternak bisa terlebih dahulu percobaan menggunakan ember biasa atau baskom besar saja.

3. Penyiapan Bibit Kutu Air

Jika tidak ingin mengeluarkan rupiah dan ingin mendapatkan secara gratis, peternak dapat membudidayakan sendiri kutu air dengan cara membuatnya sendiri. Adapun bahan-bahan yang mudah didapat yaitu sayuran layu, kotoran ayam, dan air got.

Menggunakan sayuran layu kita tidak perlu repot mengeluarkan uang untuk membeli sayur dan menunggu hingga layu. Cukup dengan mencarinya di pasar, dan cari sayuran layu yang hendak dibuang oleh sang pedagang.

Menggunakan kotoran ayam, peternak cukup menyediakan kotoran dan mencampurnya dengan seduhan teh dan susu bubuk sebagai bahan sarter. Dan diamkan beberapa hari hingga warna berubah menjadi hijau pekat. Yang terakhir menggunakan air got, cara ini paling ampuh jika hendak menghasilkan bibit kutu air.

Artikel Lain: Keuntungan Budidaya Ikan Gurame

Walaupun terbilang sangat jorok tapi dengan menggunakan media air got budidaya kutu air sangat efektif sebab perkembang biakannya lebih cepat.

4. Membutuhkan Air Sebagai Media Kutu Air

Air juga sangat penting dalam pembudidayaan kutu air, sebab selain wadah dan juga bibit bahan air juga berperan penting dalam proses perkembang biakan. Air yang digunakan adalah air tua yang kotor yang sudah disimpan selama berhari-hari.

Cara membuatnya cukup mudah hanya tuang air dalam sebuah wadah dan simpan berhari-hari sampai kotoran yang terkandung didalamnya turun kebawah wadah. Dan air berubah menjadi warna bening kembali, pada saat itulah bibit-bibit kutu air akan terlihat.

Pada saat melakukan pengisian air pada wadah harus dilakukan secara hati-hati. Apabila air dalam wadah terlalu tinggi, maka air itu juga tidak baik untuk kutu. Sehingga dianjurkan memilih wadah yang panjang dan lebar bukan wadah yang tinggi dan dalam.

Oleh karena itu pemilihan wadah untuk media air juga sangatlah penting agar tidak terjadi kegagalan pada saat pembuatan bibit kutu air. Adapun resiko yang juga terjadi biasanya bibit kutu akan tercampur dengan jentik nyamuk atau larva nyamuk.

Semua itu adalah cara budidaya kutu air sebagai bahan makanan ikan hias, mulai dari pencarian bibit, penyiapan wadah, penyiapan bibit, dan penggunaan media air. Semua itu dapat dilakukan jika mengikuti langkah yang sudah dijelaskan.

Selain dari keempat langkah tersebut hal yang perlu dijaga ketika melakukan budidaya kutu air adalah intensitas cahaya matahari. Wadah yang menyimpan budidaya kutu air disarankan harus terhindar dari langsung paparan sinar matahari.

Jika wadah kutu air tiba-tiba langsung terkena sinar matahari maka hal itu akan menggagalkan proses perkembang biakan serta pertumbuhan bibit kutu air. Dan itu juga akan mengakibatkan terjadinya kegagalan dan perkembangan bibit kutu air.

Sehingga disarankan mencari tempat yang teduh atau tempat yang tidak terkena langsung dengan paparan sinar matahari. Apabila sudah mengikuti langkah-langkah yang sudah diberikan maka akan dipastikan proses pembuatannya berjalan dengan lancar.

Video Tutorial Budidaya Kutu Air dengan Susuk Bubuk

Cara Budidaya Kutu Air

Leave a Comment