youtube.com

Cara Budidaya Kura-Kura Brazil

Posted on

Cara Budidaya Kura-Kura Brazil – Para pencinta hewan atau animalia pasti sangat suka membudidayakan hewan. Apa itu budidaya hewan? Yaitu sebuah kegiatan mengembangbiakkan hewan dan memeliharanya agar tetap lestari dan terhindar dari kepunahan.

Tujuan dari budidaya hewan adalah memperbanyak jenis hewan tersebut agar tetap ada di muka bumi. Selain itu budidaya juga dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan dengan menjual sumber daya hayati seperti hewan.

Ada banyak sekali hewan yang bisa dibudidayakan, namun kali ini yang akan dibahas adalah cara budidaya kura-kura brazil.

Kriteria Hewan Kura-Kura Brazil

Ciri-ciri Kura-Kura Brazil
scitechdaily.com

Binatang yang punya ciri khas tempurung pada badannya ini selalu menarik perhatian orang karena punya banyak keunikan. Ada banyak jenis kura-kura yang tersebar di seluruh dunia ini dan salah satunya adalah kura-kura brazil.

Apa yang terpikirkan ketika mendengar kura-kura Brazil? Ya, pasti semua orang mengira hewan ini berasal dari Brazil. Tentu saja dugaan tersebut benar adanya karena kura-kura ini berasal dari bagian Amerika Selatan tepatnya di daratan Brazil.

Kura-kura brazil memiliki istilah atau sebutan “red eared slider”. Pemberian istilah ini tidak asal kasih, hal ini dikarenakan kura-kura tersebut memiliki garis berwarna jingga kemerah-merahan di belakang matanya hingga serupa dengan bentuk telinga.

Tempurungnya yang berwarna hijau terang membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya. Jenis reptile ini dapat tumbuh di lingkungan yang ekstrim karena daya tahan tubuhnya yang cukup kuat dan mudah beradaptasi. Seekor kura-kura Brazil bahkan hidup sampai 20 tahun lamanya.

Panjang dari kura-kura Brazil yang sudah dewasa itu bisa sampai 30 cm. Hewan yang masuk dalam filum chordate ini bertelur untuk berkembang biak.

Kura-kura Brazil bisa menghasilkan telur sebanyak 45 butir di bulan agustus sampai September. Jumlah telur yang dihasilkan kura-kura tergantung dari kesuburannya. Penetasan telur akan berlangsung setelah 3 minggu.

Cara Budidaya Kura-Kura Brazil

Cara Budidaya Kura-Kura Brazil
youtube.com

Untuk memelihara hewan yang unik ini sangat diperlukan sikap sabar agar budidaya berhasil dilakukan. Memang daya tahan kura-kura ini bisa dibilang cukup kuat namun kalau cara budidayanya salah maka kura-kura Brazil akan mudah mati.

BACA JUGA  Cara Budidaya Daun Sirih

Banyak yang tidak tau bagaimana cara membudidayakan kura-kura Brazil sehingga penanganan pun dilakukan dengan asal. Berikut ini adalah cara budidaya kura-kura brazil yang perlu diketahui.

1. Membuat Kolam Pembudidayaan

Hal yang paling penting dalam membudidayakan suatu makhluk hidup dan tidak boleh dilupakan adalah wadah atau tempat yang akan ditinggali. Bagaimana pula membudidayakan hewan tanpa tempat hidupnya.

Cara yang harus dilakukan pertama kali adalah membuat kolam pembudidayakan untuk lokasinya. Kolam yang akan dibuat ada 2 jenis yaitu kolam untuk hidup si kura-kura dan kolam untuk pemijahan. 

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membuat kolam yang pertama adalah ukuran dari kolam. Ukuran yang tepat untuk kolam kura-kura Brazil adalah panjangnya paling tidak harus 2 meter dengan lebar 3 meter.

Baca Juga: Cara Budidaya Keong Mas di Kolam Terpal

Lalu berikan sekat ditengah kolam sehingga kolam tersebut terbagi 2 daerah. Daerah pertama diisi dengan pasir  sedangkan daerah kedua diisi dengan air. Sekat harus rapat agar pasir tidak tercampur dengan air.

2. Memilih Indukan Kura – Kura Brazil yang Berkualitas

Selanjutnya yang harus dilakukan adalah memilih indukan betina dan indukan jantan kura-kura Brazil. Perhatikan dengan detail kualitas dari kura – kura tersebut karena akan berpengaruh terhadap hasil budidaya. Kualitas yang baik dari reptil tersebuti tentu saja akan mempengaruhi nilai jual jika budidaya kura-kura Brazil ini dijadikan sebagai bisnis.

Indukan yang siap untuk dibudidayakan umurmya harus lebih dari dua tahun dengan ukuran sebesar piring. Setelah itu pastikan indukan kura-kuranya sehat dan tidak terkena penyakit ataupun virus.

Kesempurnaan organ tubuh dari si kura-kura jugalah menjadi tolak ukur bahwa indukan kura – kura tersebut berkualitas. Selanjutnya pilihlah indukan yang geraknya aktif dan lincah. Jika semua hal tersebut sudah dipenuhi maka indukan siap dikawinkan dan hasilnya kemungkinan besar kura-kura akan memproduksi banyak telur.

3. Mengawinkan Indukan 

Proses perkawinan adalah tahap selanjutnya yang akan dilakukan dimana ada 2 cara yaitu alami dan buatan. Secara alami yang dimaksud adalah melalui persetubuhan hewan betina dan jantan.

Sedangkan yang buatan yaitu dibantu oleh manusia. Perkawinan ini bertujuan untuk mencapai pembuahan sehingga menghasilkan anak hewan. Setelah indukan jantan dan betina sudah dipilih maka tahap selanjutnya adalah mengawinkan indukan.

Proporsi yang tepat untuk satu kolam budidaya adalah 1 : 2. Dimana didalam kolam tersebut diisi dengan 1 ekor indukan jantan dan 2 ekor indukan betina. Indukan akan berinteraksi di dalam kolam tersebut. Biasanya dalam jangka waktu 2 sampai 5 hari indukan sudah memiliki ketertarikan satu sama lain lalu indukan jantan akan membuahi indukan betina.

BACA JUGA  Cara Budidaya Kutu Air

Artikel Terkait: Cara Budidaya Udang Galah

Setelah proses tersebut berhasil maka pemilik kura-kura brazil dapat melihat telur-telur yang sudah ada pada kolam pasir. Itulah kegunaan kolam pasir sebagai wadah untuk telur-telur yang dihasilkan. Ingat! Pastikan kolam pasir tetap kering tanpa ada satupun air yang masuk.

4. Menetaskan Telur Kura – Kura Brazil 

Cara budidaya kura-kura Brazil selanjutnya adalah menetaskan telur dari hasil perkawinan indukan jantan dan betina. Ada beberapa peralatan yang harus ada seperti akuarium, termometer, media substrat, dan lain lain. Apa itu media substrat? Yaitu media yang permukaannya digunakan untuk organisme hidup seperti telur kura-kura Brazil.

Contoh dari media substrat yang bisa digunakan banyak macamnya seperti pasir, tanah, aspen bedding, vermikulit (kepingan mika), dan lain-lain. Setelah itu periksalah secara rutin kelembaban dari wadah kura-kura itu dengan menggunakan termometer.

Setelah bahan substrat sudah dipilih maka masukkanlah ke wadahnya atau akuarium. Jika akuarium sudah siap sedia untuk digunakan maka telur-telur yang ada di kolam pasir dapat dipindahkan dengan segera. Lakukan pemindahan dengan sangat hati-hati karena telur kura-kura sangat rentan pecah.

Jika ditemukan ada telur yang pecah dan membusuk ada baiknya segera dipisahkan. Hal itu berguna untuk membuat telur yang lain aman karena tidak terkontaminasi.

5. Memelihara dan Menjaga Anakan Kura – Kura

Jangan lupa membuat lubang pada wadah untuk menempatkan telur agar nantinya tidak mudah goyah atau goyang. Telur kura-kura brasil  biasanya akan menetas dalam rentang waktu tiga minggu. 

Pemilik tidak perlu memberi makan pada bayi kura-kura yang baru saja menetas karena mereka punya cadangan makanan yang didapat dari telurnya. Biarkan anak kura-kura tersebut dalam sehari. Setelah itu barulah kasih makanan anak kura-kura berupa ikan kecil atau sayur yang sudah dipotong kecil-kecil. 

Amati setiap saat pertumbuhan dan perkembangan dari kura-kura tersebut agar tau nanti letak masalahnya dimana jika terjadi kegagalan dalam pembudidayaannya.

Menjaga kebersihan kolam adalah cara efektif untuk mengurangi sumber penyakit. Nah, itulah pembahasan terkait kriteria kura – kura Brazil dan cara budidaya kura-kura Brazil. Semoga artikel ini dapat dimengerti dan menjadi referensi bagi para pemula yang baru saja memulai budidaya kura-kura Brazil.

Cara Budidaya Kura-Kura Brazil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *