Cara Menggunakan Pupuk Gandasil

Cara Menggunakan Pupuk Gandasil – Pemahaman orang-orang mengenai pupuk daun masih kurang. Terbukti dari beberapa orang yang menganggap bahwa pupuk daun itu untuk pertumbuhan daun saja.

Cara menggunakan pupuk gandasil atau pupuk daun juga masih banyak yang keliru. Pada pembahasan kali ini akan diulas seputar pupuk gandasil untuk tanaman.

Memahami Pupuk Daun

Memahami Pupuk Daun Gandasil

Pemahaman yang kurang mengenai pupuk daun akan membuat tanaman tidak akan mendapat nutrisi dengan baik.

Maka jangan heran jika bahkan setelah mengaplikasikan pupuk daun tidak ada perubahan yang berarti pada tanaman. Akibatnya tanaman justru akan mengalami gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangannya serta tumbuh tanpa bunga.

Penting untuk diketahui, pupuk gandasil ada dua jenis, yaitu pupuk gandasil untuk bunga dan pupuk gandasil untuk akar.

Pupuk gandasil untuk akar merupakan pupuk yang cara penggunaannya diberikan melalui media tanam. Nutrisi yang ada pada pupuk gandasil akar akan menyerap ke akar yang berguna untuk tumbuh kembang tumbuhan.

Kedua ada pupuk gandasil untuk daun. Cara menggunakan pupuk gandasil untuk daun adalah diberikan dengan cara penyemprotan ke daun – daun tanaman. Nutrisi yang terkandung dalam pupuk gandasil ini akan terserap melalui daun untuk menghindari hama dan penyakit pada tumbuhan.

Kandungan Unsur Hara Pada Pupuk Daun Menunjukkan Peruntukannya

Kandungan Unsur Hara Pada Pupuk Daun Menunjukkan Peruntukannya
youtube.com

Sebelum menggunakan pupuk daun atau gandasil sebaiknya perhatikan dulu unsur hara yang dimiliki oleh pupuk tersebut. Kandungan unsur hara pada pupuk daun ini menunjukkan peruntukannya atau penggunaannya.

Pupuk yang mengandung banyak unsur Nitrogen (N) didalamnya berarti digunakan untuk memberikan rangsangan pada pertumbuhan vegetatif seperti pada tunas baru dan daun.

Sedangkan pupuk yang mengandung unsur Fosfor (P) dan Kalium (K) yang lebih banyak berarti peruntukannya khusus untuk memberikan rangsangan pada pembunagan dan pembentukan buah.

Untuk itu, jika ingin meningkatkan tumbuh kembang tanaman, maka pupuk daun juga harus diaplikasikan pada tanaman selain pupuk akar.

Sebenarnya pupuk daun lebih baik dibandingkan pupuk akar dalam hal pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Selain karena unsur makro, unsur hara mikro yang dimiliki pupuk daun juga sangat dibutuhkan dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Disamping itu memberikan pupuk daun juga akan membuat tanaman menyerapnya secara langsung.

Respon tumbuhan pada pupuk daun juga jauh lebih baik. Dilihat dari pertumbuhan tunas baru yang lebih cepat serta tumbuhan yang berbunga tepat pada waktunya.

Pemberian pupuk daun juga tidak menimbulkan dampak buruk bagi tanaman jika diberikan sesuai takaran. Tanah juga tidak akan lelah karena menerima pupuk secara terus menerus karena pengaplikasiannya melalui daun.

Jenis Pupuk Gandasil

Jenis Pupuk Gandasil
bukalapak.com

Pupuk gandasil merupakan pupuk yang termasuk pupuk anorganik atau pupuk kimia. Ada beberapa unsur mikro yang terkandung didalamnya seperti Nitrogen, Fosfor, Kalium dan Magnesium.

Unsur unsur ini tentu saja sangat dibutuhkan tanaman dalam pertumbuhannya. Jenis pupuk gandasil untuk daun sendiri ada dua macam yaitu Gandasil D dan Gandasil B.

1. Gandasil D

Pupuk Gandasil D
shopee.co.id

Jenis pupuk Gandasi D diaplikasikan pada tanaman pada fase vegetatif atau masa pertumbuhan. Pupuk Gandasil D merupakan pupuk yang dianggap special karena dikhususkan untuk merangsang pertumbuhan daun dan tunas baru pada tanaman. Hal ini karena kandungan Nitrogen (N) didalamnya lebih dominan dibanding unsu makro yang lain.

Komposisi unsur hara dalam pupuk Gandasil D sudah tertera pada kemasan. Di kemasan tertera bahwa pupuk Gandasil D mengandung N sebesar 20%, P sebesar 15%, K sebesar 15% dan Mg sebesar 1%. Selain itu, ada juga unsur mikro seperti Tembaga, Mangan, Baron, Seng dan Kobal. Bahkan ada unsur vitamin lain pada Gandasil D yang sangat baik untuk tanaman.

Nah jika tujuan penggunaan pupuk untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif maka gunakan pupuk Gandasi D. Dalam hal in daun tumbuh hijau dan sehat serta tunas muncul pada waktunya. Penggunaan pupuk Gandasil D pada tanaman ini membantu dalam menyuplai unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam tahapan tumbuh kembangnya.

Baca Juga: Jenis Pupuk Untuk Tanaman Lada

2. Gandasil B

Pupuk Gandasil B
bukalapak.com

Selain Gandasil D, pupuk daun yang juga baik untuk tanaman adalah Gandasil B. Penggunaan pupuk Gandasil B mulai diperkenalkan pada saat tanaman mulai memasuki fase generatif.

Gandasil B sangat berguna dalam merangsang kemunculan bunga dalam jumlah yang banyak pada tanaman. Selain itu, tanaman akan lebih sehat dengan penggunaan pupuk Gandasil B.

Jika pupuk Gandasil B lebih dominan akan kandungan Nitrogennya, maka pupuk Gandasil B mengandung Fosfor dan Kalium yang lebih banyak.

Yang membuat pupuk ini special adalah kandungan Fosfor dan Kalium pada pupuk Gandasil B lebih besar daripada pupuk Gandasil D.  Kandungan Fosfor ini sangat bermanfaat untuk pemenuhan karbohidrat pada tanaman.

Seperti halnya dengan pupuk Gandasil D, pupuk Gandasil B juga memiliki unsur – unsur yang sudah tertera pada kemasannya. Di kemasan tertera kandungan K sebesar 30%, P sebesar 20%, N sebesar 6% dan Mg sebesar 1%. Selain unsur makro tersebut, ada juga unsur – unsur mikro pada pupuk Gandasil B yang tentunya sangat bermanfaat untu tanaman.

Waktu dan Cara Penggunaan Pupuk Gandasil

Waktu dan Cara Penggunaan Pupuk Gandasil
youtube.com

Seperti yang dijelaskan di atas, tentu sudah dapat dibedakan peruntukkan pupuk daun pada tanaman. Cara menggunakan pupuk gandasil baik Gandasil D maupun Gandasil B sama – sama disemprotkan pada daun tanaman. Kenapa harus di daun? Karena terdapat stomata atau mulut pada daun yang terletak pada bagain belakang daun.

Unsur hara yang disemprotkan ke daun akan terserap melalui stomata dan menyerap hingga ke jaringan daun. Setelah itu, unsur hara ini akan diteruskan ke seluruh bagian tanaman untuk merangsang pertumbuhan bunga dan tunas baru. Selain cara penggunaan pupuk gandasil, waktu pengaplikasian pupuk juga harus diperhatikan.

Waktu yang paling tepat untuk mengaplikasikan pupuk pada tanaman adalah pagi hari setelah matahari mulai muncul. Hal ini karena mulut daun akan terbuka pada saat itu sehingga tumbuhan dapat menyerap unsur hara yang diberikan secara maksimal. Saat – saat tersebut jugalah proses fotosintesis tumbuhan berlansung secara optimal.

Hal yang perlu diperhatikan juga adalah pencampuran bahan lain pada saat pengaplikasian pupuk. Jangan mencampur pupuk dengan pestisida lain yang mengadung bahan perekat didalamnya. Hal ini karena kandungan zat perekat bisa menghambat penyerapan unsur hara pada daun.

Dosis Untuk Pupuk

Dosis Untuk Pupuk Gandasil
lazada.co.id

Meskipun pupuk bermanfaat untuk petumbuhan tanaman, dosis yang diberikan juga tidak boleh berlebihan. Pengaplikasian pupuk yang berlebihan bahkan bisa membakar daun tanaman. Bukannya tanaman tumbuh sehat, tanaman justru akan mati jika terus – terusan diberikan pupuk dengan dosis yang berlebihan.

Maka dari itu, sebelum mengaplikasikan pupuk sebaiknya baca aturan pemakaian pada kemasan pupuk. Misalnya di kemasan tertulis 10 gram per 5 liter maka larutan yang harus dibuat harus seperti itu. Cara menggunakan pupuk gandasil ini dilakukan dengan mengambil 10 gram pupuk dan larutkan ke 5 liter air.

Selain konsentrasi larutan yang harus sesuai petunjuk, penyemprotan juga harus diperhatikan. Jangan sampai menyemprot terlalu berlebihan dan malah bisa membunuh tanaman karena dosisnya berlebihan. Hentikan penyemprotan saat daun sudah terlihat basah, dan tidak usah dilakukan berulang.

Nah demikianlah pembahasan seputar cara penggunaan pupuk gandasil untuk tanaman pada kesempatan ini. Penting untuk memperhatikan petunjuk yang ada pada kemasan pupuk agar dalam pengaplikasiannya tidak melewati batas. Semoga pembahasan kali ini bisa menambah wawasan pembaca.

Cara Menggunakan Pupuk Gandasil

Categories Tips

Leave a Comment