Cara Membuat Tanaman Cabe Rawit Berbuah

Posted on

Cara Membuat Tanaman Cabe Rawit Berbuah – Cabe rawit merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Hal ini dikarenakan cabe rawit sebagai bumbu masakan yang bisa dikatakan harus ada dalam setiap masakan orang Indonesia.

Oleh karena itu banyak cara membuat tanaman cabe rawit berbuah lebat yang dilakukan petani untuk menghasilkan cabe yang banyak.

Kandungan Gizi Cabe Rawit

Kandungan Gizi Cabe Rawit
tobasatu.com

Dalam 100 gram Cabe rawit mengandung Vitamin C (240%), Vitamin B6 (39%), Vitamin A (32%), Vitamin E (4,5%), dan Vitamin K (11,5%). Selain itu, cabe rawit juga mengandung Zat Besi (13%), Kalium (7%), dan Tembaga (14%). Semua takaran gizi yang terdapat pada cabe rawit ini dapat memenuhi asupan harian yang disarankan.

Tidak hanya itu, cabe rawit juga mengandung mineral yang sangat penting untuk tubuh dalam jumlah yang cukup baik seperti Magnesium, Fosfor, Zinc, Mangan, dan Salenium. Zat Fitonutrisi seperti Betakaoten, Zea Xantin, Betakriptosantin, Alfakaroten dan Lutenin juga terdapat dalam cabe rawit.

Khasiat Cabe Rawit

Khasiat Cabe Rawit
serumpi.com

Cabe rawit yang biasanya digunakan untuk membuat sambal atau campuran makanan lain ternyata memiliki segudang manfaat. Karena rasanya yang enak dan khasiatnya inilah yang membuatnya banyak dicari.

Orang-orang membudidayakan cabe rawit dengan cara membuat tanaman cabe rawit berbuah lebat agar bisa memenuhi kebutuhan harian atau dijual. Berikut khasiat dari cabe rawit.

1. Anti Aflamasi

cabe rawit mengatasi diabetes
phinemo.com

Khasiat cabe rawit sebagai anti aflamasi diartikan sebagai penggunaan cabe rawit sebagai obat herbal. Cabe rawit digunakan untuk mengatasi penyakit diabetes. Selain itu anti aflamasi juga cocok digunakan pada penderita kerusakan saraf seperti herpes akibat infeksi virus.

2. Membantu Proses Detoks Tubuh

Cabe Rawit Membantu Proses Detoks Tubuh

Sifat cabe rawit yang pedas bisa menimbulkan panas pada tubuh. Pemanasan inilah yang akan membantu proses detoksifikasi dapat berjalan dengan baik. Saat mengonsumsi cabe, tubuh akan mudah berkeringat karena kenaikan suhu tubuh sehingga proses detoks bisa berjalan.

BACA JUGA  Cara Mengatasi Hama Gurem Pada Ayam

3. Melancarkan Pencernaan

Cabe Rawit dapat Melancarkan Pencernaan
enervon.co.id

Saat memakan cabe, orang akan merasa pedas dan terbakar pada bagian lidah. Rasa terbakar inilah yang menstimulasi produksi air liur. Produksi air liur yang banyak akan membuat system pencernaan lancar serta menjaga kesehatan mulut.

4. Memperlancar Metabolisme

Cabe Rawit Dapat Memperlancar Metabolisme
prelo.co.id

Khasiat lain dari mengonsumsi cabe rawit adalah bisa memperlancar metabolisme dalam tubuh. Apabila metabolisme tubuh lancar maka akan berdampak pada proses penurunan berat badan. Tubuh akan lebih aktif mengolah makanan dalam tubuh dan membuatnya menjadi sumber energi.

5. Anti Kanker

Cabe Rawit Dapat Menjadi Anti Kanker

Khasiat besar cabe rawit untuk tubuh adalah memiliki kandungan anti kanker. Kandungan tersebut adalah Capsaicin yang berperan penting dalam menangani sel kanker dalam tubuh. Capsaicin bekerja dengan menghilangkan sel kanker tanpa merusak sel yang masih normal.

Cara Membuat Tanaman Cabe Rawit Berbuah Mulai dari Biji

Cara Membuat Tanaman Cabe Rawit Berbuah Mulai dari Biji

Hasil perkebunan memang memberikan banyak keuntungan bagi petani, khususnya di sekitar rumah. Selain bisa dinikmati sendiri, hasil panennya bisa diberikan kepada tetangga atau bahkan dijual.

Bila ingin dijual, orang pasti ingin membudidayakan cabe rawit dengan cara membuat tanaman cabe rawit berbuah lebat. Nah simak cara budidaya cabe rawit dalam polybag berikut.

1. Pembibitan Cabe Rawit

Pembibitan Cabe Rawit

Dalam proses pembibitan cabe rawit, ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama dengan membeli benih cabe rawit di pasar. Pilih cabe rawit yang kondisinya baik dan siap untuk disemaikan. Kedua, mengambil bibit langsung dari cabe yang sudah matang. Cabe yang bisa diambil bijinya adalah cabe yang sudah mengering pada bagian ujungnya lalu cuci bijinya dan keringkan.

2. Penyemaian Biji Cabe Rawit

Penyemaian Biji Cabe Rawit

Proses penyemaian biji cabe rawit dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama yaitu perendaman benih cabe ke dalam air hangat selama 30 menit. Setelah itu, benih cabe direndam ke dalam cairan penumbuh akar selama 24 jam.

Pada proses ini akan dipilih benih cabe yang siap untuk ditanam. Benih cabe yang buruk akan mengapung sedangkan yang bagus akan tenggelam.

Setelah itu, bungkus benih cabe dengan handuk basah selama 24 jam. Siapkan wadah untuk penyemaian seperti plastik yang sudah dilubangi bagian atasnya.

Gunakan campuran pasir dan pupuk kandang yang sudah disiram cairan penumbuh akar sebanyak 1:1 sebagai media tanam. Beri jarak pada saat penanaman benih agar tidak saling mengganggu.

Setelah ditanam, tutup wadah dengan plastik untuk menghindari paparan sinar matahari. Siram benih dengan air dan tempatkan di tempat yang teduh. Jika bibit cabe sudah tumbuh dan memiliki sekitar 4 helai daun, maka bibit siap di pindahkan ke pot.

BACA JUGA  Cara Merawat Tanaman Cabe

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Cabe

3. Menyiapkan Media Tanam Dalam Pot

Menyiapkan Media Tanam Dalam Pot

 

Pot yang digunakan untuk menanam cabe setidaknya memiliki ukuran diamerter minimal 30 cm. Hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan cabe dapat berlangsung dengan baik nantinya.

Wadah atau pot ini sebaiknya disiapkan 7 atau 10 hari sebelum benih siap dipindahkan. Adapun media tanam yang digunakan harus bersifat gembur dan mengandung bahan organik dan unsur hara.

Tanah yang digunakan bisa berasal dari pembuangan sampah atau rumpun bambu dan dicampur dengan sekam, pupuk kandang dan arang sekam. Perbandingan media ini adalah 3 tanah, 1 sekam, 2 pupuk kandang dan 1 arang sekam.

4. Penanaman Cabe Rawit

Penanaman cabe rawit dilakukan dengan memindahkan bibit cabe rawit yang baik kedalam pot yang disiapkan sebelumnya dan sudah diberi lubang.

Proses penanaman cabe ini bisa dilakukan pada sore hari agar lebih mudah menentukan perhitungan penyiramannya. Tancapkan sebilah bambu pada pot sebagai penunjang agar tanaman cabe tetap kokoh dan tidak mudah patah.

5. Perawatan Cabe Rawit

Perawatan Cabe Rawit  

Pemeliharaan tanaman cabe rawit tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Proses ini meliputi penyiraman, pemasangan tiang, serta penyiangan. Pada proses penyiraman, cabe rawit hanya boleh disiram dengan air secukupnya.

Air yang berlebihan hanya akan membuat tanaman cabe mudah busuk.  Perawatan ini juga akan membuat tanaman cabe bisa berbuah lebat.

Tambahkan juga tiang di dekat cabe agar nantinya cabe bisa tumbuh kokoh. Terakhir yaitu proses penyiangan. Proses ini dilakukan dengan membersihkan tumbuhan-tumbuhan seperti rumput dan gulma sekitar tanaman cabe. Tumbuhan tersebut hanya akan mengganggu pertumbuhan cabe.

6. Pemupukan dan Penyiraman Cabe

Pemupukan dan Penyiraman Cabe

Penyiraman tanaman cabe dengan air beras sangat baik untuk pertumbuhan cabe. Air beras bisa digunakan untuk menyiram cabe pada pagi hari, sedangkan sore hari menggunakan air biasa.

Penyiraman cabe hanya dilakukan 2 kali sehari. Sedangkan pemupukan bisa dilakukan saat umur cabe 15 sampai 20 hari. Gunakan pupuk NPK dan pupuk kandang yang sudah difermentasi.

7. Penanggulangan Hama

Penanggulangan Hama Cabe Rawit

Penanggulangan hama pada tanaman cabe di rumah tidak sulit. Rajinlah memeriksa kondisi tanaman cabe, dan jika ada hama bisa ditanggulangi secara manual. Caranya yaitu membuang tanaman yang terserang penyakit atau bisa juga menggunakan pestisida organik sesuai kebutuhan saja. Hal ini bisa membuat cabe sehat dan maksimal dalam memproduksi buah.

8. Panen Cabe Rawit

Panen Cabe Rawit

Budidaya cabe rawit yang dilakukan di rumah tentu saja berbeda dengan budidaya yang dilakukan di kebun. Cabe rawit pot bisa dipanen setelah 90 hari dan baru bisa dipanen lagi setelah 30 hari berikutnya. Panen cabe rawit bisa dilakukan dengan menggunakan gunting atau langsung dipetik. Jangan memetik buah yang masih muda, pilihlah buah yang sudah berwarna merah menkilap.

BACA JUGA  Cara Merawat Tanaman Sukulen

Nah itulah ulasan mengenai cara membuat tanaman cabe rawit berbuah lebat serta khasiat yang diberikan oleh buah mungil ini. Perawatan yang baik akan membuat tanaman cabe bisa maksimal dalam memproduksi buah. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat.

Cara Membuat Tanaman Cabe Rawit Berbuah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *