Cara Menanam Kunyit

Cara Menanam Kunyit – Kunyit merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, mulai dari kesehatan, hingga rempah makanan. Cara menanam kunyit sebenarnya tidaklah terlalu sulit, namun tidak sedikit yang masih belum mengetahui.

Sebelum masuk kedalam pembahasan tentang cara menanam kunyit, alangkah baiknya untuk mengetahui tentang tanaman kunyit itu sendiri. Kunyit atau yang dalam Bahasa latinnya disebut sebagai Curcuma domestica Val merupakan salah satu jenis tanaman rumput – rumputan dengan tinggi tanaman maksimal 1 meter.

Bagian dari kunyit yang banyak dimanfaatkan adalah pada umbinya. Keunggulan umbi kunyit diantaranya memiliki aroma yang wangi dan memiliki rasa yang agak manis. Umbi ini juga bisa disebut dengan rimpang.

Syarat Tumbuh Tanaman Kunyit

Syarat Tumbuh Tanaman Kunyit
banyumaspos.com

Kunyit adalah jenis tanaman yang tumbuh baik ketika mendapatkan intensitas cahaya dalam tingkat sedang atau penuh.

Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di tempat terbuka atau juga biasanya ditanam di areal berpohon dengan naungan. Daerah yang memiliki curah hujan 1000-4000 mm/tahunnya adalah tempat paling ideal untuk tanaman ini.

Tetapi ada cara menanam kunyit di area dengan intensitas curah hujan <1000 mm/tahun yakni dengan menjaga pengairannya.

Tidak ada musim yang pas untuk menanam kunyit karena budidayanya bisa berlangsung sepanjang tahun. Biasanya kunyit paling sering ditanam pada awal musim penghujan karena air lebih baik sehingga kunyit bisa tumbuh optimum.

Pada saat menanam kunyit usahakan pada tempat yang memiliki tanah gembur sehingga memudahkan rimpang untuk tumbuh.

Jenis tanah yang sangat baik untuk kunyit adalah tanah lempung berpasir atau tanah ringan dengan kandungan organik tinggi. Kunyit biasa dibudidayakan di dataran rendah hingga dataran tinggi jadi tidak terbatas pada ketinggian.

Produksi Kunyit di Indonesia

Produksi Kunyit di Indonesia
youtube.com

Indonesia adalah salah satu penghasil kunyit terbesar di Indonesia meskipun memang masih belum sebesar Cina dan India.

India adalah negara penghasil sekaligus konsumen kunyit terbesar di dunia dengan angka 60% dari total ekspor kunyit dunia. Memang tanaman satu ini masih menjadi salah satu favorit di bidang biofarmaka atau untuk bumbu masakan.

Di Indonesia sendiri pada tahun 2016 lalu, produksi kunyit terbesar masih dikuasai daerah Jawa. Total produksi keseluruhan dari Indonesia sendiri adalah 107.770.473 ton dan memang angka tersebut cukup besar tapi masih terlalu rendah untuk menyaingi India.

Produksi kunyit sendiri di Indonesia mengalami pasang surut karena memang bukan tanaman favorit budidaya.

Jenis dan Manfaat Tanaman Kunyit

Manfaat Tanaman Kunyit
travel.tribunnews.com

Sebelum masuk ke cara menanam kunyit, akan lebih baik untuk mengetahui jenis-jenis kunyit favorit terlebih dahulu.

Ada berbagai jenis kunyit yang tersebar di seluruh dunia, tetapi hanya beberapa saja yang terkenal dan disukai banyak kalangan. Beberapa jenis kunyit yang populer seperti Curcuma domestica Val, domestica Rumph, C. longa Linn, dan Amomum Curcuma murs.

Kunyit banyak dipakai untuk ramuan herbal yang memang bermanfaat bagi kesehatan. Rimpang tanaman ini sering digunakan sebagai bahan baku jamu, kosmetik, hingga berbagai obat-obatan tradisional.

Beberapa kandungan yang bermanfaat pada tanaman ini adalah anti oksidan, anti inflamasi, anti mikroba, hingga kandungan anti tumor dan kanker.

Cara Menanam Kunyit dengan Mudah

Cara Menanam Kunyit dengan Mudah
buahku.wordpress.com

Menanam kunyit sebenarnya tidak memerlukan teknik khusus, sehingga bisa dibilang cukup mudah. Namun, tetap tidak bisa asal tanam, karena jika tidak tepat cara menanam kunyit-nya, kemungkinan besar akan mengalami kegagalan alias tidak tumbuh.

Berikut adalah langkah-langkah dalam menanam kunyit yang bisa diterapkan agar tidak terjadi kesalahan.

Artikel Lain: Cara Menanam Jeruk Nipis

1. Alat dan Bahan yang Diperlukan

Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum melakukan penanaman adalah mempersiapkan alat dan bahan. Alat – alat yang perlu dipersiapkan dalam menanam kunyit diantaranya adalah cangkul, sekop, timba, dan parang. Sementara untuk bahan – bahannya diantaranya adalah bibit, pupuk, dan air.

Bibit kunyit bisa diambil dari rimpang kunyit induk yang sudah memiliki cabang – cabang. Yang perlu diperhatikan disini adalah memilih bibit yang sehat, tidak bengkok, dan tidak ada kerusakan.

Perlu diperhatikan juga, apakah terdapat penyakit yang menyerangnya, jika terdapat penyakit lebih baik dibuang agar tidak menyebar ke bibit yang lain.

Setelah bibit pilihan telah ditentukan, langsung saja lakukan pemotongan. Cara memotong juga harus berhati, jangan sampai melukai bagian batangnya.

Jadi, yang harus dilakukan adalah memotong pada bagian cabang rumpangnya. Setelah dipotong langsung saja diamankan, jangan sampai terkena sinar matahari dan jangan terlalu lembab.

2. Mempersiapkan Media Tanam

Kunyit sebenarnya bisa ditanam di mana pun, asalkan dengan kondisi tanah yang baik. Tanah yang sudah ditentukan sebagai tempat penanaman bisa dilakukan pengolahan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan diantaranya adalah membersihkan dari kotoran anorganik, membersihkan dari tanaman – tanaman liar, dan melakukan penggemburan.

Langkah kedua, buatlah lubang tanam. Ukuran dalam pembuatan lubang tanam bisa disesuaikan dengan kebutuhan seberapa banyak kunyit yang akan ditanam. Lubang tanam dapat dibuat dengan cara mengeruk tanah menggunakan cangkul dengan dalam 20 – 30 cm.

Untuk memperkirakan lebar lubang tanam, bisa diasumsikan dengan jarak tanam. Idealnya, jarak tanam untuk tanaman kunyit agar bisa tumbuh optimal adalah 20 cm, sehingga tinggal dikalikan saja dengan jumlah kunyit yang ingin ditanam.

Misalkan ingin menanam 10 kunyit bisa dilakukan dengan mengalikan 10 x 20 cm. Dengan begitu ukuran lubang tanam bisa lebih pasti.

Setelah tanah sudah dibuat lubang tanam, langkah selanjutnya adalah dengan memberikannya pupuk organik atau pupuk kandang. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar tanah bisa memiliki kandungan hara yang cukup.

3. Penyemaian Bibit Kunyit

Penyemaian ini dilakukan dengan tujuan agar bibit kunyit yang telah dipersiapkan sebelumnya dapat tumbuh secara optimal. Cara penyemaian yang paling mudah adalah dengan merendam bibit didalam larutan zat perangsang tumbuh (ZPT).

Larutan ZPT yang bisa diberikan misalnya adalah atonik, dengan dosis 1 cc/liter. Sebelum dimasukkan kedalam larutan ini, pastikan kondisi bibit kering. Untuk memastikannya bisa dilakukan pengeringan selama 42 jam dengan suhu 35 0 Celcius.

4. Penanaman Bibit Kunyit

Setelah bibit sudah diberikan perlakuan seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bisa langsung dilakukan penanaman. Cara menanam kunyit bisa dilakukan dengan meletakkan bibit kunyit kedalam lubang tanam yang telah dipersiapkan.

Jadi, langsung saja letakkan masing – masing dari bibit yang telah dipersiapkan sesuai dengan jarak tanam. Jika sudah, langsung saja melakukan penutupan dengan tanah. Pastikan tanah yang akan digunakan sebagai penutup sudah gembur.

Penutupan lubang tanam juga bisa ditambahkan dengan pupuk kandang, tujuannya adalah agar persediaan unsur hara di dalam tanah berkecukupan. Setelah selesai ditutup jangan lupa untuk melakukan penyiraman secukupnya.

Penanaman bisa dilakukan pada awal musim hujan. Tujuannya adalah untuk mempercepat pertumbuhan tanaman kunyit. Masa panen jika menanam pada awal hujan adalah 8 bulan, sementara jika menanam diluar musim hujan, masa panennya bisa lebih dari 12 bulan.

Perawatan Tanaman Kunyit

Perawatan Tanaman Kunyit
medium.com

Setelah semua proses penanaman selesai bukan berarti tanaman kunyit bisa ditinggalkan begitu saja. Terdapat beberapa hal yang harus selalu dilakukan, yaitu yang disebut dengan perawatan. Tujuannya adalah tanaman kunyit bisa tumbuh dengan subur dan memiliki hasil yang memuaskan.

Beberapa hal yang harus dilakukan adalah penyiraman secara rutin, pemupukan, pengendalian gulma, pengendalian organisme pengganggu tanaman, dan pengendalian penyakit.

Penyiraman bisa dilakukan secara rutin setiap harinya. Paling tidak dilakukan dua kali dalam sehari. Namun, jika sudah ada hujan, lebih baik untuk tidak melakukan penyiraman lagi.

Pemupukan tanaman kunyit bisa dilakukan selama 2 minggu sekali dengan memberikan pupuk NPK. Jika ingin membuat lebih organik, pupuk kandang saja sebenarnya cukup membuat pertumbuhan kunyit optimal dan hasilnya pun juga bisa dibilang cukup memuaskan.

Pengendalian gulma bisa dilakukan dalam 1 minggu sekali. Caranya adalah dengan membersihkan segala jenis tanaman yang mengganggu pertumbuhan kunyit.

Beberapa gulma yang sering tumbuh diantaranya adalah seperti rumput, bayam liar, atau tumbuhan lain. Jika tidak dibersihkan, tumbuhan-tumbuhan liar ini akan menjadi pesaing, dalam perebutan unsur hara dan cahaya matahari.

Selain gulma, perlu juga untuk melakukan pengendalian terhadap organisme pengganggu tanaman kunyit. Beberapa organisme yang mengganggu misalnya adalah bekicot, ulat, belalang, jangkrik, dan beberapa binatang lain.

Jika terdapat organisme – organisme tersebut langsung saja lakukan pembersihan secara mekanik, yaitu dengan cara mengambil dan membuangnya menggunakan tangan.

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Anthurium

Cek Kesehatan Semak Kunyit

Cek Kesehatan Semak Kunyit
zacksupriadi.com

Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam perawatan tanaman kunyit adalah penyakit. Cara untuk mengetahui jika tanaman terserang penyakit adalah dengan melihat kondisi daun, jika mengalami pertumbuhan yang tidak normal, bisa dipastikan tanaman tersebut terserang penyakit.

Beberapa penyakit yang biasa menyerang tanaman kunyit adalah busuk bakteri rimpang dan karat daun kunyit. Untuk penanggulangannya bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan pestisida kimia atau dengan menggunakan pestisida nabati.

Pengendalian Hama/Penyakit

Kali ini ada beberapa tips dalam pengendalian hama atau penyakit yang mungkin menyerang tanaman kunyit secara organik. Ini merupakan cara menanam kunyit yang cukup penting karena bahan kimia bisa mengganggu kegunaan kunyit sebagai obat. Ini dia beberapa tipsnya:

1. Pengendalian Hama Terpadu

Prinsip ini merupakan usaha-usaha preventif yang dilakukan untuk mencegah tanaman terserang hama atau penyakit. Cara pertama yang paling penting adalah pemilihan bibit unggul yang bebas dari penyakit. Varietas unggul biasanya sudah memiliki gen yang tahan dengan penyakit sehingga kemungkinan bertahan lebih tinggi.

Pada budidaya juga ada teknik tersendiri seperti tumpang sari dengan tanaman yang menunjang ataupun rotasi tanaman. Keduanya bisa memutus siklus hama atau penyakit yang bisa merusak tanaman.

2. Tanaman sebagai Pestisida Nabati

Ada beberapa tanaman yang biasa digunakan untuk menghalau musuh yang mungkin menyerang tanaman kunyit. Tembakau dengan kandungan nikotin adalah salah satu insektisida kontak yang bisa melawan serangga kecil seperti Aphids.

Tanaman lain yang biasa digunakan adalah tanaman mimba dengan racunnya azadirachtin yang mampu mengatasi serangan penghisap dan pengunyah. Selain itu mimba juga bisa mengatasi serangan virus GSV, Tungro, dan RSV. Bengkoang yang biasa digunakan untuk rujak atau bahan kecantikan ternyata juga berfungsi sebagai insektisida dan larvasida.

Itulah tadi penjelasan secara singkat tentang cara menanam kunyit. Cukup mudah dan tidak rumit, namun jika tidak dilakukan dengan benar, akan mengganggu pertumbuhan kunyit. Penanaman kunyit juga bisa dilakukan di mana pun, bisa dihalaman rumah, di taman, atau di pekarangan.

Cara Menanam Kunyit

Leave a Comment