Cara Menanam Ginseng

Cara Menanam Ginseng – Ginseng merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digunakan sebagai tanaman obat. Bahkan seluruh bagian dari tanaman ginseng bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat.

Jadi, jika ingin melengkapi kebutuhan Tanaman Obat Keluarga (Toga), ginseng harus juga menjadi salah satu tanaman yang wajib ada.

Tidak sedikit yang masih bingung bagaimana cara menanam ginseng, padahal caranya pun cukup mudah.
Sebelum masuk ke pembahasan cara menanam ginseng, alangkah baiknya untuk mengetahui apa itu tanaman ginseng.

Tanaman asli negara Korea ini merupakan salah tanaman yang memiliki banyak sekali khasiat bagi kesehatan tubuh.

Ginseng di Indonesia atau yang lebih dikenal dengan ginseng jawa, memiliki banyak sekali kandungan senyawa yang sangat penting bagi tubuh.

Diantaranya adalah seperti saponin, tannin, antakuinon, flavonoid, dan senyawa fenolat. Kandungan senyawa-senyawa tersebut dikenal memiliki manfaat untuk mencegah oskidasi, mengikat oksigen dan menangkal radikal bebas.

Beberapa manfaat dari tanaman ginseng bagi kesehatan tubuh salah satunya adalah untuk memperbaiki kualitas kesehatan seksual. Ginseng juga bisa meningkatkan kinerja syaraf motoric. Bagi Ibu hamil, ginseng dapat bermanfaat untuk memperlancar ASI.

Budidaya tanaman ginseng juga tidak terlalu ribet, jika tidak memiliki halaman yang luas, bisa melakukan budidaya ginseng didalam pot. Berikut adalah cara-cara melakukan pembudidayaan tanaman ginseng di dalam pot.

Beberapa Jenis Ginseng

jenis-jenis tanaman ginseng
medicalnewstoday.com

Ketika mendengar kata ginseng, hal yang pertama kali terlintas di otak adalah Negara Korea. Negara ini memang sudah sangat terkenal sebagai negara penghasil ginseng. Namun, ternyata ginseng sendiri terdiri dari berbagai jenis. Berikut merupakan beberapa jenis ginseng:

1. Ginseng Oriental atau Ginseng Asia

Ginseng Asia atau ginseng oriental merupakan jenis ginseng yang banyak ditemukan di wilayah benua Asia terutama Korea dan Tiongkok. Jenis ginseng ini kebanyakan bersifat panas, sehingga kerap digunakan untuk menghangatkan badan.

2. Ginseng Amerika

Jenis ginseng lain yang juga sama terkenalnya dengan ginseng Asia adalah ginseng Amerika. Jika dibandingkan dengan ginseng Asia, ginseng Amerika mengandung zat ginsenosides lebih banyak.

Kandungan zat yang lebih banyak tersebut, membuat ginseng Amerika sangat tepat digunakan untuk membantu mengatasi stress dan membantu beradaptasi. Selain itu kadar ginsenosides yang tinggi dapat meningkatkan suasana hati.

3. Ginseng Siberia

Ginseng Siberia sesungguhnya berasal dari Rusia Timur, akan tetapi ginseng jenis ini juga ditemukan di Tiongkok. Dibandingkan dengan ginseng Asia dan ginseng Amerika, ginseng Siberia kurang terlalu terkenal.

Berbeda dari kedua ginseng tadi, ginseng Siberia tidak mengandung zat genisosides, sehingga membuat ginseng ini sering tidak dianggap sebagai ginseng.

Persyaratan Agar Ginseng Jawa Dapat Tumbuh

tanaman ginseng jawa
bukalapak.com

Telah diketahui bahwa ginseng Jawa merupakan tanaman yang penuh dengan khasiat. Oleh karena itu tidak heran apabila banyak orang berusaha untuk membudidayakan tanaman ini.

Namun, sebelum melakukan budidaya ginseng Jawa, perlu diketahui apa saja syarat yang harus dipenuhi agar tanaman ini tumbuh subur. Berikut beberapa faktor yang harus dipenuhi agar ginseng Jawa bisa tumbuh dan berkembang:

  • Berada pada dataran rendah hingga ketinggian 1.250 di atas permukaan laut.
  • Curah hujan 2000 hingga 4000 mm per tahun
  • Jenis tanah yakni tanah berpasir yang memiliki banyak humus dan mengandung bahan organik tinggi
  • Intensitas cahaya kurang dari 75%
  • Kelembaban udara antara 70 hingga 90%
  • pH tanah berada diantara 5,5-7,2

Cara Menanam Ginseng di dalam Pot

Cara Membudidayakan Gingseng di dalam Pot
bisnisbali.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa di zaman modern seperti sekarang ini menanam ginseng tidak lagi harus di lahan yang luas, penanaman bisa dilakukan dengan menggunakan pot.

Pastinya, dengan menggunakan pot, taman akan lebih rapi dan tampak indah. Berikut tahapan cara menanam ginseng dengan menggunakan media penanaman pot yang dapat dilakukan sendiri di rumah:

1. Persiapan Bibit atau Benih Ginseng

Hal pertama yang harus disiapkan adalah benih atau bibit ginseng. Jadi, terdapat dua pilihan yang bisa dilakukan, bisa menanam menggunakan bibit atau benih. Bibit bisa didapatkan dengan membeli ke penyedia bibit ginseng. Sementara untuk benih bisa didapatkan di toko – toko bahan pertanian terdekat.

Baca Juga: Cara Menanam Brokoli

Dalam memilih benih, pastikan benih tersebut adalah benih bersertifikat. Pada umumnya benih bersertifikat memiliki label resmi dan jangan lupa untuk melihat persentase tumbuh. Pilihlah bibit yang memiliki presentase tumbuh di atas 90%.

Masalah yang kerap kali dihadapi ketika menanam ginseng melalui benih atau biji adalah dormansi. Oleh karena itu benih atau biji sebaiknya direndam air terlebih dahulu selama 24 jam untuk mengatasi masalah dormansi.

Benih atau biji juga dapat direndam dengan KNO3 dengan kadar 0,2% selama 30 menit untuk mempercepat proses pertumbuhan dan meningkatkan daya kecambah biji atau benih tanaman ginseng.

Sementara untuk memilih bibit, pastikan bibit tersebut berasal dari tanaman induk yang sehat. Terdepat beberapa perlakuan untuk mempersiapkan bibit agar siap tanam. Pertama menyimpan bibit di ruang lembab selama tiga hari. Kedua setelah tiga hari, lakukan pemotongan pada bagian pangkal dan bibit siap untuk ditanam.

2. Persiapan Media Tanam Ginseng

Cara menanam ginseng yang kedua adalah mempersiapkan media tanam. Media tanam merupakan media yang akan digunakan sebagai tempat untuk penanaman ginseng. Bahan utama yang harus dipersiapkan adalah tanah yang gembur, pupuk organic atau kandang, arang sekam, pot, dan air.

Siapkan tanah sesuai dengan kebutuhan, jadi tergantung ingin membuat berapa pot tanaman ginseng. Pada tahap ini, lakukan pencampuran tanah dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Artinya jika tanahnya satu timba, pupuk kandangnya pun juga harus satu timba. Pastikan tanahnya adalah tanah yang gembur.

Tambahkan dengan arang sekam secukupnya, atau juga bisa ditambahkan dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Lalu semuah bahan tersebut bisa di aduk hingga tercampur secara merata. Setelah semua sudah tercampur secara merata, langsung saja dimasukkan kedalam pot yang telah disediakan.

3. Penamanan Ginseng

Cara menanam ginseng sebenarnya tidak terlalu ribet. Setelah semua media tanam siap, dan bibit atau benih juga telah disiapkan, langkah terakhirnya adalah melakukan penanaman. Penanaman menggunakan benih bisa dilakukan langsung dengan meletakkan satu atau dua benih ginseng ke dalam pot yang telah terisi media tanam.

Buatlah lubah tanam, tidak perlu terlalu dalam, mungkin sekitar satu sampai dua sentimeter saja. Lalu tutup menggunakan arang sekam. Setelah itu, lakukan penyiraman dengan air secukupnya.

Untuk yang menaman menggunakan bibit, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bibit yang siap atau sudah 3 hari didalam ruangan lembab, bisa langsung di potong pangkalnya. Jika sudah mendapatkan potongannya, lakukan penanaman pada media tanam yang telah disiapkan.

Penanaman bibit bisa dilakukan dengan cara membuat lubang sesuai dengan ukuran bibit. Pastikan untuk menyisahkan setengah bagian bibit ginseng di permukaan tanah (tidak terbenam seluruhnya). Hal tersebut tujuannya adalah agar bibit bisa mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup.

Pastikan bibit berdiri dengan tegak dan tidak mudah roboh, agar pertumbuhannya bisa lurus dan maksimal. Setelah bibit tertanam dengan tegak, lakukan penyiraman dengan air secukupnya. Langkah terakhir, lakukan pemadatan lagi, agar bibit tidak mudah roboh.

Itulah tadi sedikit ulasan tentang cara menanam ginseng. Mudah dan tidak ribet, jadi buat yang ingin melengkapi tanaman obat keluarga bisa langsung mempraktekkan beberapa cara tersebut. Selanjutnya mungkin akan dijelaskan tentang perawatan pasca tanam.

4. Alternatif Penanaman Ginseng

Pada umumnya penanaman ginseng dilakukan mulai dari bibit atau benih, akan tetapi terdapat alternatif lain dalam penanaman ginseng Jawa, yakni dengan menggunakan stek. Diketahui bahwa penanaman ginseng Jawa dengan metode stek memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi yakni 98%.

Cara penanaman ginseng dengan metode stek juga tidak terlalu rumit. Yang harus dipersiapkan pertama kali adalah batang ginseng yang akan distek. Agar dapat tumbuh secara optimal dibutuhkan batang ginseng sepanjang 10-15 cm.

Selain batang ginseng, hal lain yang harus dipersiapkan adalah media tanam. Agar ginseng dapat tumbuh dengan baik, media tanam harus terdiri dari pasir, kompos dan pupuk kandang dengan rasio 2:1:1.

Media tanam tersebut kemudian dimasukan ke dalam polybag setinggi 15cm. Jangan lupa untuk melubangi bagian tengah tempat batang ginseng akan ditancapkan. Setelahnya padatkan dengan tanam dan siram dengan air agar tumbuh tunas dan akar yang menjadi ciri bahwa penanaman ginseng berhasil.

Ketika ginseng telah cukup umur, batang ginseng yang telah distek tadi dapat dipindahkan ke pot atau ke ladang.

Perawatan Tanaman Ginseng

Perawatan Tanaman Gingseng
tokopedia.com

Setelah semua proses penamanan selesai, jangan sampai untuk meninggalkan begitu saja. Ginseng juga memerlukan perawatan agar bisa tumbuh cepat dan sehat. Perawatan yang harus dilakukan diantarnya adalah penyiraman rutin, pemberian pupuk tambahan, penyiangan, dan pembersihan hama dan penyakit.

Penyiraman tanaman ginseng bisa dilakukan rutin setiap hari, kecuali jika ada hujan. Lakukan pemberian air secukupnya, jika terlalu banyak akan mengakibatkan kebusukan. Pemberian air bisa dilukan tiga kali sehari, yaitu pada pagi, siang dan sore.

Untuk pemupukan bisa dilakukan dalam rentang waktu dua minggu sekali. Pupuk yang diberikan adalah pupuk NPK. Pemberian pupuk bisa dilakukan secara cair atau padat. Namun, agar lebih optimal, pemberian pupuk lebih baik menggunakan cara cair, karena pupuk akan lebih cepat terserap oleh akar.

Artikel Lain: Cara Menanam Cabe Merah

Pemberian pupuk pada tanaman ginseng dapat dilakukan sebanyak dua kali. Pemupukan pertama dilakukan sehari sebelum bibit atau benih atau batang stek dipindahkan ke dalam pot. Sedangkan sisa pemupukan dilakukan pada saat tanaman berusia 2 atau 4 bulan.

Penyiangan atau bisa disebut dengan sanitasi merupakan kegiatan pembersihan tanaman dari gulma atau tumbuhan liar. Hal ini sangat penting dilakukan, karena gulma seperti rumput akan menghambat pertumbuhan tanaman.

Lakukan penyiangan sesaat sebelum memberikan pupuk, dan pastikan untuk mencabut sampai ke akar.

Perawatan tanaman ginseng yang terakhir adalah dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit. Beberapa hama yang bisa mengganggu tanaman ginseng diantaranya adalah seperti ulat, bekicot, dan belalang. Hama dapat menimbulkan kerusakan yang fatal, yang bisa menghambat pertumbuhan tanaman.

Untuk pengendalian penyakit, seperti busuk batang, busuk umbi, atau penyakit layu daun, bisa dilakukan dengan menyemprotkan pestisida. Jenis pestisida harus sesuai dengan penyakit yang menyerang.

Mungkin itu saja sedikit ulasan tentang cara menanam ginseng, beserta perawatannya. Perlu diperhatikan disini adalah perawatan adalah juga bagian dari rangkaian penanaman ginseng. Jadi, jangan sampai setelah menanam lalu membiarkan tanaman ginseng begitu saja tanpa dirawat.

Lakukan perawatan dengan maksimal agar tanaman ginseng bisa dipanen dengan hasil yang maksimal. Jika ingin melakukan penanaman dalam skala besar, caranya juga sama, yang membedakan hanyalah kebutuhan bahan-bahannya.

Cara Menanam Ginseng

Categories Menanam

Leave a Comment