kutilangindonesia.wordpress.com

Cara Budidaya Burung Anis Merah

Posted on

Cara Budidaya Burung Anis Merah – Ada banyak orang yang suka mengoleksi jenis-jenis burung di rumahnya, jenis burung kicau yang cukup populer adalah burung anis merah. Burung ini memiliki ciri khas yang sangat unik seperti gaya telernya, suara kicauan yang nyaring, dan warna bulunya yang mencolok.

Harga dari burung anis merah bisa dikategorikan cukup mahal. Oleh sebab itu banyak orang yang ingin menjadikan burung tersebut sebagai ladang uang dengan membudidayakannya lalu menjual. Hm, bagaimana ya cara budidaya burung anis merah di rumah dan gampang dilakukan? Simak penjelasan dibawah ini.

Ciri – Ciri Burung Anis Merah

ternak burung anis merah
ebird.org

Sebelum sampai ke penjelasan cara budidayanya, alangkah lebih baiknya mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri dari si burung anis merah ini. Hewan omnivora ini adalah jenis burung kicau yang masuk famili turdidae dan geokichia untuk genusnya.

Burung anis merah dapat dijumpai di beberapa daerah seperti Asia Tenggara, India, Pulau Bali, Pulau Kalimantan, Pulau Jawa dan sebagainya. Hewan ini memiliki banyak nama atau julukan seperti anis bata, punglor merah, punglor cacing, dan sebagainya.

Sedangkan nama latin dari burung anis merah ini adalah zoothera citrine. Burung ini banyak diburu oleh penggemar burung kicauan karena suara kicaunya yang berkualitas dan bervariasi.

Ciri-ciri burung ini bisa dilihat dari bulunya yang didominasi dengan warna merah bercampur jingga. Sedangkan warna untuk sayapnya lain sendiri yaitu warna abu-abu kehitaman bercampur garis putih. Ciri khas dari burung ini adalah gaya teler.

Apa itu yang dimaksud dengan gaya teler? Yaitu sebuah gerakan geleng-geleng diikuti dengan tampilan badan yang melemas persis seperti orang habis mabuk. Gaya ini tentu saja hanya dimiliki oleh burung anis merah dan tidak ada pada burung jenis lain.

Tubuh burung anis merah biasanya berukuran 20 cm sampai 23 cm beserta berat tubuhnya yang mencapai 47 g – 67 g. Anis merah memiliki iris mata yang warnanya coklat, kaki berwarna coklat, serta paruhnya yang hitam.

BACA JUGA  Budidaya Belut Tanpa Lumpur

Cara Budidaya Burung Anis Merah

cara budidaya anis merah
kutilangindonesia.wordpress.com

Burung ini sering diikutkan dalam kontes kicau karena suara kicaunya yang sangat nyaman untuk didengar. Apalagi burung anis merah yang berkelamin jantan punya suara kicau yang nyaring daripada burung betina.

Karena banyak diminati, orang pada berbondong-bondong memelihara burung ini sekalian membudidayakannya untuk dijual. Agar tidak salah langkah, dibawah ini adalah cara budidaya burung anis merah.

1. Membuat Kandang

cara penangkaran burung anis merah
omkicau.com

Hal yang paling penting dalam berbudidaya dan tidak boleh ketinggalan adalah pembuatan tempat tinggal hewan seperti kandang contohnya. Ukuran kandang yang ideal untuk menempatkan burung anis merah yaitu kisaran 50x50x50 cm.

Bahan yang akan digunakan untuk membuat kandang bisa dari rotan, kayu, triplek, dan lain-lain. Beri tempat makan dan minum di dalam kandang agar burung dapat menggunakannya.  Setelah kandang sudah jadi, letakkanlah di bagian rumah yang dapat diawasi dengan mudah.

2. Memilih Indukan Burung

cara ternak burung anis bata
hobiburung.org

Proses pembuatan kandang sudah jadi maka selanjutnya adalah memilih indukan burung untuk dikawinkan. Induk yang berkualitas sangat berpengaruh terhadap kualitas keturunannya nanti maka dari itu jangan asal memilih.

Baca Juga: Cara Budidaya Burung Murai Batu Medan

Pastikan terlebih dahulu induk jantan dan induk betina dalam keadaan sehat tanpa adanya penyakit. Selain itu untuk menandakan bahwa induk burung tersebut bagus lihatlah warna bulunya. Warna yang bagus adalah warna yang tidak kusam alias berkilauan. Gerakan yang aktif pada burung juga masuk dalam penilaian.

3. Menjodohkan Indukan Jantan dengan Indukan Betina

cara budidaya burung anis kembang
ilmubudidaya.com

Setelah usia induk jantan sudah sampai satu tahun dan induk betina sudah lebih dari satu tahun maka kedua indukan tersebut sudah siap untuk dikawinkan. Ingat! Sebelum memasukkan kedua indukan ke kandang yang sama, alangkah lebih baiknya dijodohkan terlebih dahulu.

Penjodohan ini dilakukan dengan meletakkan burung di kandang yang berbeda namun posisinya saling berdekatan. Jika kedua burung dengan jenis kelamin yang berbeda itu sering berdekatan maka artinya mereka sudah punya ketertarikan satu sama lain dan tinggal disatukan saja.

4. Memberikan Pakan dengan Teratur

budidaya burung anis merah
tokoburungmuktijaya.blogspot.com

Ketika indukan burung sudah melakukan perkawinan jangan lupa bahwa nutrisi kedua induk burung tersebut harus tetap terpenuhi agar kualitasnya tidak menurun. Berikanlah pakan berupa cacing tanah, jangkrik, dan voer untuk burung anis merah.

Khusus untuk induk betina berilah pakan jangkrik sedikit lebih banyak dari biasanya dengan jumlah maksimal 30 ekor jangkrik. Selain itu peternak dapat menambahkan pakan khusus berupa buah-buahan agar anak yang keluar nanti berkualitas.

BACA JUGA  Cara Budidaya Kutu Air

5. Membuat Sarang Telur

cara ternak burung anis merah
sonofmountmalang.com

Cara budidaya burung anis merah selanjutnya adalah membuat sarang telur. Sesuai dengan namanya, sarang ini berguna untuk menampung telur dari si burung nantinya.

Beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk membuat sarang adalah anyaman, batok kelapa, sabut kelapa, jerami, dan masih banyak lagi. Biasanya indukan akan membuat sarangnya sendiri jadi peternak hanya perlu menyiapkan bahannya.

6. Melakukan Perawatan

ternak burung anis merah
youtube.com

Membudidayakan artinya peternak harus merawat hewan tersebut. Sama seperti halnya burung anis merah yang harus dirawat secara rutin. Burung jenis ini sangat suka terhadap lingkungan yang suhunya dingin. Oleh karena itu, burung harus dimandikan sebanyak dua kali sehari seperti halnya manusia.

Peternak dapat memandikannya dengan menyemprotkan air ke tubuh burung tersebut. Pemberian bak mandi dalam kandang juga dapat dilakukan agar tidak menguras tenaga.

7. Merawat Anak Burung

Induk burung betina akan melakukan perkembang biakkan secara ovipar atau bertelur. Biasanya burung ini memiliki telur 2 biji sampai 4 biji telur. Habis itu, si betina akan mengerami calon anaknya dalam jangka waktu dua minggu.

Habis 2 minggu telur tersebut akan menetas dengan sendirinya dan lahirlah seorang anak burung anis merah yang masih kecil dan lucu. Jangan pisahkan anak burung yang baru lahir dengan induknya, biarkanlah mereka berada di kandang yang sama.

8. Membersihkan Kandang

cara beternak burung anis merah
gacormania.com

Melakukan sanitasi adalah hal yang penting untuk membuat burung tetap sehat. Apa itu sanitasi? Yaitu sebuah upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan juga sehat. Jagalah kebersihan kandang burung setiap harinya.

Tidak hanya kandang saja yang harus dibersihkan, wadah makanan dan minuman burung anis merah juga harus dibersihkan agar penyakit tidak menumpuk disana. Dalam satu minggu, peternak dapat mengganti tanah sekali.

9. Mendorong Birahi Burung

cara budidaya anis merah
projectnoah.org

Melakukan budidaya hanya tidak sekali, maka dari itu perhatikanlah kembali burung-burung yang sudah siap untuk dikawinkan. Jika burung betina belum siap dikawinkan jangan digabung dengan burung jantan karena akan dapat memancing pertengkaran antar kedua burung tersebut.

Jika sudah begitu maka burung akan gampang atau mudah stress. Peternak dapat mendorong birahi burung agar mau kawin dengan memasukkan hormone testoreron ke dalam tubuh burung.

Jangan lupa untuk menjemur burung anis merah ketika sudah dimandikan. Selain itu rawat juga bulu burung anis merah dengan menghentikan pakan jangkrik jika bulu halus dan bulu besarnya rontok.

BACA JUGA  Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Gantilah dengan pisang, pepaya, dan tentunya kroto. Apabila performa burung sudah kembali normal, pakan jangkrik dapat diberikan lagi. Nah, itulah penjelasan mengenai ciri-ciri dan cara budidaya burung anis merah. Semoga penjelasan di atas dapat dijadikan referensi bagi para pemula.

Cara Budidaya Burung Anis Merah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *