djpb.kkp.go.id

Keuntungan Budidaya Lele

Posted on

Keuntungan Budidaya Lele – Bingung memulai usaha? Punya modal tapi bingung ingin memilih bisnis apa? Kenapa tidak coba budidaya ikan lele saja. Pasalnya, keuntungan budidaya lele terbilang cukup tinggi, lho. Bahkan, bisnis ini mudah dan bisa dimulai dengan modal yang tidak terlalu besar.

Hingga saat ini, bisnis ikan lele masih sangat potensial untuk dijalankan. Ikan lele juga cocok sekali untuk para peternak pemula.

Keuntungan Budidaya Lele yang Wajib Anda Ketahui

Keuntungan Budidaya Lele yang Wajib Anda Ketahui
djpb.kkp.go.id

Ada banyak keuntungan budidaya lele yang bisa diperoleh. Adapun keuntungan yang bisa kita rasakan adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

1. Komoditas Ekspor

Ikan lele merupakan salah satu komoditas ekspor di indonesia. Bahkan sebelum patin mulai diekspor, lele sudah lebih dulu merambah pasar internasional. Ikan lele asal Indonesia sudah diekspor ke sejumlah negara seperti Uni Eropa, Thailand, Inggris, Korsel, dan juga Arab Saudi.

Lele termasuk dalam HS Code catfish bersama dengan patin dan ikan serumpun catfish lainnya. Menurut data BPS tahun 2019, jumlah ekspor catfish yang didalamnya termasuk lele mencapai 5,70 juta USD untuk sekitar 3,47 ribu ton catfish.

Di Januari 2020 yang belum usai ini ekspor catfish sudah menyentuh jumlah 1,82 ribu ton atau senilai 2,74 juta USD.

2. Pangsa Pasar yang Luas

Lele adalah jenis ikan yang sangat populer di masyarakat Indonesia. Lele banyak disajikan di rumah-rumah makan. Pengolahannya pun beragam, mulai dari pecel lele, lele bakar, dan lain-lain.

Banyaknya peminat, dan jenis makanan yang ditawarkan, membuat lele memiliki pangsa pasar yang bagus. Selain disajikan di restoran, lele juga sering dikonsumsi langsung. Inilah yang memudahkan para peternak untuk memasarkannya.

Ada banyak segmen pasar yang bisa digarap oleh pelaku usaha budidaya lele. Mulai dari konsumen di hulu sampai ke hilir. Misalnya, pemilik usaha budidaya ikan lele bisa menggarap pasar hulu untuk para supplier dan distributor lele, kemudian di hilir ada konsumen perorangan, supermarket, pedagang pecel lele, dan lainnya.

BACA JUGA  Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tanah

3. Daya Tahan Kuat

Lele mampu bertahan dalam kondisi air bersih, kotor, hingga tercemar sekalipun. Lele juga merupakan jenis ikan yang tahan terhadap serangan penyakit. Dengan daya tahannya yang baik, risiko kerugian akibat mati pun semakin rendah. Meski demikian, Anda harus tetap memperhatikan perawatan dan kebersihannya.

Walaupun daya tahan kuat, kondisi lingkungan tempat ikan lele hidup tetap harus dijaga kebersihannya. Alasannya adalah karena ini berpengaruh pada kualitas daging lele itu sendiri. Daging ikan lele yang tumbuh di air yang bersih tentu lebih sehat ketimbang yang kotor.

4. Masa Panen Lebih Cepat

Lele bisa dipanen maksimal sekitar 3 bulanan sejak benih lele ditebar. Jelas, ini menjadi keuntungan budidaya lele yang paling dirasakan bagi yang menggeluti usaha ini.

Masa panen yang lebih singkat, tentu akan memberi Anda banyak sekali keuntungan. Masa panen adalah salah satu alasan kenapa lele banyak dipilih oleh para peternak. Pada metode bioflok misalnya, panen bisa dicapai dalam waktu 2,5 bulan saja.

Masa panen ini tentu juga tidak dapat dilepaskan dari kepadatan ikan di dalam kolam. Jika terlalu padat, maka tentu akan lebih lama ikan mencapai berat minimal panen. Maka, agar masa panen bisa lebih cepat, jangan terlalu memadati kolam dengan benih ikan lele.

5. Perputaran Uang Lebih Cepat

Masa panen yang cepat, dan pangsa pasar yang bagus membuat perputaran uang semakin cepat. Selain itu, lele juga memiliki harga jual yang relatif stabil di pasaran. Anda pun tidak akan kesulitan dalam melakukan pemasaran. Karena, ada banyak pembeli yang membutuhkannya.

Dengan perputaran uang yang cepat pun, Anda akan mudah menambah jumlah kolam. Dengan begitu, hasil panen dan keuntungan menjadi berlimpah. Jika didukung dengan strategi pemasaran yang tepat, modal akan lebih cepat berputar dan berubah jadi keuntungan. Bahkan, usaha ini bisa juga dimulai dengan modal kecil.

6. Daya Tahan Tinggi Terhadap Penyakit

Lele berbeda dari jenis ikan pada umumnya yang mudah terserang penyakit. Lele memiliki sistem kekebalan tubuh yang tinggi. Tubuh lele memiliki lendir yang melindungi tubuhnya. Hal itulah yang membuat lele kuat dan tahan terhadap jenis penyakit apapun. Anda pun akan jarang sekali menemukan ikan lele yang mati akibat penyakit.

Ikan lele bahkan bisa bertahan di air yang kotor sekalipun. Hal ini menguntungkan para pembudidaya ikan lele karena bisa jauh dari kerugian akibat ikan yang cepat mati.

BACA JUGA  Biaya Ternak Lele Kolam Terpal

7. Perawatan yang Mudah

Lele tidak memerlukan perhatian khusus dalam perawatannya. Ikan ini mudah sekali beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Anda bisa menggunakan kolam tanah, semen, hingga terpal sebagai media kolam budidaya. Di mana pun tempat mereka berada, mereka mampu bertahan hidup dan berkembang biak.

Namun, Anda harus rutin memberinya makan. Karena, lele memiliki sifat kanibal yang akan memangsa kawannya jika kelaparan. Berilah pakan 3 kali sehari di pagi, siang, dan malam hari.

8. Benih Murah dan Mudah Didapat

Anda bisa mendapatkan benih yang murah untuk budidaya ikan lele. Untuk 5000 benih ikan lele, perkiraan harga di pasaran adalah Rp1.000.000-an saja. Dengan modal benih tersebut, Anda akan mendapatkan keuntungan besar dalam sekali panen. Sekali panen untuk 5000 benih, Anda akan mendapatkan keuntungan belasan juta rupiah kotor.

Berani Mengolah Ikan Lele Sendiri, Kunci Cuan Besar

Berani Mengolah Ikan Lele Sendiri, Kunci Cuan Besar
youtube.com

Jika kebanyakan pelaku usaha budidaya ikan lele hanya fokus menjual produknya hidup-hidup ke konsumen, maka cobalah berpikir lebih luas lagi.

Sebelum dijual, olah dulu ikan lele menjadi barang jadi. Hal ini tentu akan mendatangkan lebih banyak keuntungan karena nilai produk menjadi lebih tinggi. Ketika nilai produk tinggi, harga produk juga menjadi lebih tinggi.

Saat ini, ekspor ikan lele didominasi oleh ikan mentah dan bukan produk olahannya. Jika saja para pelaku usaha budidaya ikan lele mau juga menggarap pasar ikan lele olahan untuk pasar ekspor, tentu keuntungan yang didapat lebih besar.

Ini juga termasuk dalam strategi meningkatkan daya saing produk. Pasalnya, walaupun permintaan ikan lele besar, pelaku usahanya juga banyak.

Sementara itu, saat ini pemerintah sedang mendorong tumbuhnya UMKM. UMKM diharapkan bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat ketika krisis.

Dengan menjalankan usaha pengolahan ikan lele sebagai turunan dari usaha budidaya ikan lele, diharapkan membuka lapangan kerja baru. Selain mendapatkan keuntungan yang besar, usaha ini juga bisa meningkatkan daya beli masyarakat.

Jenis-jenis olahan ikan lele ada banyak dan hampir semua bagian ikan bisa dimanfaatkan. Misalnya dengan memproduksi kerupuk kulit ikan lele, otak-otak ikan lele, pempek ikan lele, nugget ikan lele, kerupuk ikan lele, ikan lele siap masak, abon, dan juga olahan-olahan lainnya.

Kedepan, pasar ekspor ikan lele semakin sengit, jika tidak bisa menciptakan produk baru maka tentu akan sulit bersaing.

BACA JUGA  Cara Budidaya Ikan Lele

Demikian 8 keuntungan budidaya lele yang wajib Anda ketahui. Kesimpulan dari penjelasan di atas adalah, budidaya ikan lele cocok untuk pemula. Karena lele adalah ikan yang memiliki daya tahan kuat, minim perawatan, dan benih yang murah. Jadi, Anda bisa memulainya dengan modal yang tidak terlalu besar.

Keuntungan Budidaya Lele

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *