Analisa Usaha Budidaya Lele Sistem Bioflok

Analisa Usaha Budidaya Lele Sistem Bioflok – Sistem bioflok adalah pengembangan metode budidaya ikan lele. Hadirnya sistem ini, membuat media kolam untuk pembudidayaannya semakin beragam.

Lengkap! Analisa Usaha Budidaya Lele Sistem Bioflok

Lengkap! Analisa Usaha Budidaya Lele Sistem Bioflok
news.kkp.go.id

Tertarik menggelutinya? Berikut ini kami akan mengulas analisa usaha budidaya lele sistem bioflok, lengkap. Jadi, pastikan Anda menyimaknya hingga selesai.

Biaya Produksi dan Operasional Budidaya Lele Bioflok

Biaya Produksi dan Operasional Budidaya Lele Bioflok
news.kkp.go.id

Bioflok sendiri cenderung lebih memilih jenis kolam terpal berbentuk bulat. Kolam ini tergolong cukup banyak jenisnya. Harganya pun bervariasi tergantung diameter kolam.

Untuk modal pembuatan kolam bioflok, Anda harus mempersiapkan beberapa peralatan. Adapun modal yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  • Pembuatan kolam terpal bioflok : Rp2.000.000
  • Estimasi harga benih ikan lele (10.000 ekor) : Rp2.000.000
  • Pembuatan bioflok : Rp200.000
  • Pakan untuk 10.000 ekor ikan lele (Rp9.500 x 800 kg) : Rp7.600.000
  • Obat dan probiotik : Rp300.000

Maka, total yang didapat untuk biaya di atas adalah Rp.12.100.000, untuk benih sekitar 10.000 ekor.
Estimasi Harga Jual Ikan Lele dan Keuntungannya

Perlu Anda ketahui, dari 10.000 benih yang ditebar, Anda tidak akan bisa memanen semuanya. Katakanlah ada 20% ikan lele yang tidak bisa dipasarkan akibat mati atau tidak layak jual. Maka, Anda akan mendapatkan hasil panen ikan lele sebanyak 8000 ekor.

1 kg ikan lele bisa mencapai 6 – 8 ekor. Katakanlah Anda beruntung dan mendapatkan lele yang besar, yaitu 6 ekor per 1 kg-nya. Maka, perhitungannya 8.000 : 6 = Sekitar 1,3 ton. Sedangkan, harga jual ikan lele berkisar antara Rp20.000 – Rp 25.000 per kilogram. Katakanlah Anda menjualnya pada kisaran harga Rp20.000, Maka perhitungan labanya adalah sebagai berikut:

  • Hasil panen 1,3 ton x harga jual Rp Rp20.000 = Rp26.000.000
  • Total keuntungan bersih adalah 26.000.000 – 12.100.000 = Rp13.900.000

Jadi, keuntungan yang akan didapatkan dari benih 10.000 ekor yaitu sekitar 13 jutaan. Sedangkan, untuk masa panen ikan lele adalah 2,5 – 3,5 bulan terhitung sejak penebaran benih.

Benih Ikan Lele Bioflok

Benih Ikan Lele Bioflok
jualikanlelelampung.wordpress.com

Memilih benih ikan lele yang tepat adalah hal yang penting untuk dilakukan. Dengan benih yang bagus, maka kemungkinan besar Anda akan mendapatkan panen yang berlimpah. Maka dari itu, pastikan benih ikan lele yang dipilih sehat, tidak memiliki bercak, dan tidak cacat. Pilihlah jenis benih yang lincah dan gesit.

Jangan Lupa Baca: Analisa Budidaya Lele 5000 Ekor

Sedangkan untuk jenis ikan lele untuk bioflok sendiri tidak terpaku untuk satu jenis saja. Namun, pada umumnya di Indonesia banyak yang menggunakan bibit ikan lele sangkuriang. Bibit ikan lele ini telah teruji ketahanannya terhadap penyakit. Lele ini memiliki daya hidup yang tinggi sampai masa panen. Dengan begitu, kemungkinan mendapatkan hasil panen berlimpah pun semakin besar.

Tips Agar Panen Budidaya Lele Bioflok Melimpah

Tips Agar Panen Budidaya Lele Bioflok Melimpah
youtube.com

Agar mendapatkan keuntungan yang besar, pastikan Anda mengetahui tips berikut ini:

  • Beri pakan ikan lele 3 kali sehari (pagi, siang, dan malam)
  • Jangan memberi pakan berlebihan
  • Selalu perhatikan kualitas air agar tidak terlalu banyak sisa makanan yang mengendap
  • Segera tangani jika ada banyak ikan lele yang terkena penyakit
  • Pastikan pakan yang digunakan memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik

Nah, itulah analisa usaha budidaya lele sistem bioflok. Tertarik untuk memulainya? Jika 10.000 ekor dirasa terlalu banyak, Anda bisa menguranginya. Karena sistem bioflok adalah metode budidaya yang bisa disesuaikan dengan modal yang dimiliki. Artinya, Anda bisa memulainya dengan modal yang pas-pasan.

Analisa Usaha Budidaya Lele Sistem Bioflok

Leave a Comment