Cara Menanam Daun Seledri

Posted on

Cara Menanam Daun Seledri – Salah satu makhluk hidup yang paling banyak memberikan manfaat adalah tumbuhan. Tidak hanya sebagai penyedia oksigen, tapi tumbuhan menempati posisi penting dalam rantai makanan yakni sebagai produsen.

Salah satu tumbuhan yang paling banyak memberikan manfaat adalah daun seledri. Maka tidak heran banyak orang yang mulai mencari cara menanam daun seledri sendiri agar mudah didapatkan.

Daun seledri sering disebut oleh sebagian masyarakat Indonesia sebagai daun sop. Hal ini dikarenakan daun ini sering dijadikan bahan membuat sop yang berfungsi untuk menambah cita rasa dan aroma dari masakan tersebut.

Selain itu daun seledri memiliki banyak kegunaan lainnya. Mungkin hal-hal tersebut yang membuat mulai menananam sendiri daun seledri. Penasaran bagaimana caranya? Baca sampai akhir.

Karakteristik Daun Seledri

Karakteristik Daun Seledri
kampustani.com

Sebelum menanam ada baiknya untuk mengetahui karakteristik dari tumbuhan yang akan ditanam agar dapat tumbuh dengan subur. Salah satu karakteristik daun seledri adalah tumbuhan ini tidak toleran terhadap udara panas, maka sebaiknya ditanam di dalam ruangan. Selain itu masa tumbuh daun seledri juga panjang sekitar 130 sampai 140 hari.

Seledri sangat bergantung pada air, jika daun seledri tumbuh tanpa air maka itu akan sangat bermasalah. Dimulai dari berserabut, keras, atau bahkan batangnya memiliki rongga yang besar.

Pastikan menanam seledri di tanah yang subur. Hal ini disebabkan seledri memiliki akar yang pendek hanya beberapa cm sehingga tanah yang subur di bagian atasnya sangat diperlukan.

Cara Menanam Daun Seledri

Cara Menanam Daun Seledri
youtube.com

Setelah mengetahui karakteristik dari daun seledri setidaknya mulai ada sedikit gambaran bagaimana cara menanam daun seledri yang baik dan benar. Ternyata tidak harus punya kebun besar hanya media tanam yang cukup dan di dalam ruangan maka daun seledri sudah bisa ditanam.

1. Persiapkan Alat dan Bahan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan alat dan bahan. Alat yang dibutuhkan untuk menanam adalah polybag, atau pot sebagai tempat menanam. Lalu selanjutnya yang dibutuhkan tentu biji seledri. Pastikan media tanamnya yakni tanah memiliki PH cukup 5,5-5,6. Sediakan juga arang sekam, dan kompos.

BACA JUGA  Cara Menanam Selada

2. Siapkan Media Tanam yang Sesuai

Sesuai dengan karakteristik dari daun seledri yang membutuhkan tanah dengan kekayaan nutrisi yang cukup. Maka menyediakan media tanam yang cocok sangat dibutuhkan. Caranya campur ketiga bahan yaitu tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan bahan yang sama rata.

3. Pembibitan

Daun seledri sama seperti tanaman pada umumnya memiliki dua cara untuk pembibitan vegetatif dan generatif. Namun generatif merupakan cara yang paling sering dilakukan meskipun caranya lebih susah tapi justru lebih mudah ditiru.

Pembibitan ini menggunakan benih yang nantinya akan ditumbuhkan sebagai seledri baru. Biji nya harus disemai terlebih dahulu lalu nanti dipindahkan ke poly bag atau pot.

4. Melakukan Semai

Karena menggunakan teknik generatif maka perlu dilakukan persemaian terhadap biji daun seledri. Sebelumnya biji direndam terlebih dahulu dalam air hangat selama 15-30 menit. Lalu sebar biji dalam wadah semai dan ditutup oleh media tanam yang terbuat dari campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 2:1. Tutup dengan tipis, dan siram air yang cukup.

5. Pemindahan Benih

Pada proses ini pastikan bibit seledri sudah tumbuh dengan baik sampai memiliki dua sampai tiga daun. Agar prosesnya lebih cepat maka di pertengahan proses pembibitan sekitar hari 20 sampai 25 tambahkan pupuk sekitar 10g. Baru nanti setelahnya pindahkan benih ke pot atau polybag yang telah disiapkan.

Pastikan untuk memindahkan dengan hati-hati. Tips dari ahli bisa dengan menyemprotkan wadah semai dahulu agar bibit mudah dipindahkan.

6. Menanam Benih

Setelah benib dipindahkan kini saatnya proses yang paling penting yaitu penanaman. Buat lubang dengan diameter yang cukup untuk menaruh benih.

Setelahnya taruh benih perlahan dengan kedalaman kurang lebih 5 – 10 cm. Tutupi benih dengan tanah yang sudah disiapkan. Tutup dengan rapat dan.tepuk pelan agar bibit tanaman tidak jatuh.

Perawatan dan Proses Panen Daun Seledri

Perawatan dan Proses Panen Daun Seledri
jurustani.com

Pastikan untuk menjaga kelembaban tanah dengan terus melakukan penyiraman. Hanya sampai lembab dan bukan becek.

Berikan pupuk di media tanam sebelum daun seledri dipindahkan dan saat di pot lakukan pemupukan secukupnya. Perbandingan pemberian pupuk 5-10-10 pada bulan kedua dan ketiga pertumbuhan. Satu sendok makan taburkan di atas tanah.

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah menjaga tanaman dari hama pengganggu. Cara menanganinya adalah rutin melakukan pengecekan dan jika sudah terbasmi hama maka semprot dengan pestisida yang memiliki persentase 30-50%. Jangan terlalu tinggi karena justru akan merusak kualitas dari benih daun seledri.

BACA JUGA  Cara Menanam Gaharu

Atau bisa juga dengan membuang hama tersebut secara manual dengan tangan. Sehingga meminimalisir penggunaan pestisida. Tapi jangan khawatir pestisida organik juga sudah banyak tersedia, dan bahkan bisa dibuat sendiri. Semuanya tergantung pada pilihan individu masing-masing.

Ciri dari daun seledri yang bisa dipanen adalah daunnya yang sudah rimbun. Waktu yang dibutuhkan sekitar 2 – 3 bulan. Caranya sangat mudah cukup gunting bagian atas daun seledri (jangan anakannya). Hal ini agar seledri bisa dipanen lebih dari sekali dengan jarak sekitar satu sampai dua minggu.

Permasalahan dalam Menanam Daun Seledri

Permasalahan dalam Menanam Daun Seledri
id.mastodoc.com

Dalam menanam daun seledri meskipun tidak membutuhkan area yang luas dan di dalam ruangan tapi ternyata memiliki beberapa masalah yang menyebabkan seledri gagal tumbuh. Banyak penyakit yang bisa menyebabkan batang seledri patah di tengah jalan. Cara menanganinya cukup memotong batang yang terinfeksi.

Artikel Lain: Cara Menanam Kunyit

Musuh utama daun seledri adalah cacing parsley, nematoda, dan lalat tumbuhan. Hewan-hewan tersebut dapat menyebabkan daun menguning dan tersobek. Cara mengatasinya sangat mudah, hanya singkirkan hewan tersebut dengan tangan. Jangan lupa untuk rajin mengecek kesehatan daun seledri.

Selain itu daun seledri juga bisa memiliki bintik kuning besar pada daunnya. Bahkan ada yang sampai menyebabkan akar berubah warna menjadi merah muda. Semua itu akan timbul saat batang tanaman direndam dengan air. Cara mengatasinya adalah dengan melakukan rotasi penanaman.

Batang yang rusak serta daun yang rapuh menjadi tanda kurangnya boron pada tanah. Hal ini yang sering menjadi kelalaian para penanam daun seledri. Maka untuk menanganinya semprot tanaman dengan ekstra rumput laut cair setiap dua minggu sekali. Lakukan hal itu terus menerus sampai tanda-tanda tersebut menghilang.

Daun seledri yang memiliki manfaat selain sebagai bahan penyedap ternyata sering digunakan sebagai obat herbal. Selain itu daun seledri juga dapat dimanfaatkan sebagai campuran dalam infused water yang memberikan manfaat menyegarkan. Jadi tidak heran jika cara menanam daun seledri makin diminati mulai sekarang.

Tidak membutuhkan lahan besar dan bisa ditanam di dalam ruangan tidak ada salahnya untuk mulai menanam seledri secara sendiri. Karena cara menanam daun seledri sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja asal memiliki ketelatenan yang baik.

Cara Menanam Daun Seledri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *