Cara Menanam Kamboja

Cara Menanam Kamboja – Kamboja merupakan salah satu tanaman dengan bunga bermacam warna yang dimiliki.  Ada yang berwarna putih, kuning hingga merah muda. Keindahan bunga ini membuat banyak orang senang menanamnya untuk sekedar mempercantik halaman rumah mereka dan mencari tahu cara menanam kamboja.

Berbagai banyak cara menanam bunga Kamboja seperti dengan cara generatif maupun cara vegetatif. Berikut tips dan cara menanam Kamboja yang mudah untuk dipraktikkan semua kalangan.

Manfaat Tanaman Kamboja

Manfaat Tanaman Kamboja
flickr.com

Tanaman kamboja memang terkenal dengan keindahan kelopak bunganya. Namun dibalik keindahannya tersebut, ternyata tanaman kamboja menyimpan sejuta manfaat. Apa saja manfaat kamboja?

Baca Juga: Manfaat Vetsin Untuk Tanaman

1. Pengusir Nyamuk

Bunga kamboja yang indah rupanya tidak hanya indah dipandang, melainkan bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk. Selain bunganya, daun kamboja juga diketahui bisa digunakan sebagai obat anti nyamuk.

Minyak atsiri dengan senyawa geraniol yang banyak terkandung dalam daun dan bunga merupakan zat yang cukup ampuh untuk mengusir nyamuk.

Untuk bisa dimanfaatkan, bunga dan daun kamboja harus diekstrak terlebih dahulu. Dengan konsentrasi yang tepat, ekstrak daun kamboja akan efektif mengusir nyamuk. Penelitian menyebutkan bahwa penggunaan ekstrak daun kamboja yang tepat bisa membunuh nyamuk hingga 97,5%.

2. Merawat Kulit

Ekstrak bunga kamboja juga sangat bermanfaat untuk merawat kulit. Minyak dari ekstrak bunga kamboja tersebut mampu menjaga kelembaban kulit, menjaga agar kulit tidak pecah-pecah, dan juga bisa digunakan sebagai minyak pijat.

Penggunaan minyak hasil dari ekstraksi bunga kamboja sangat dianjurkan, terutama bagi pemilik kulit kering. Hal ini dikarenakan minyak kamboja memiliki sifat astringent sehingga menyebabkan kontraksi pada sel kulit dan jaringan tubuh.

3. Mengurangi Stress

Selain dikenal dengan warnanya yang indah, bunga kamboja juga memiliki bau yang harum. Wangi tersebut berasal dari senyawa yang terkandung dalam kamboja yakni geraniol, citronellol, dan linalool. Ketika dihirup, ketiga senyawa tersebut akan mengirimkan sinyal ke otak yang berakibat pada penurunan stress.

Pengurangan stress dengan menggunakan bunga kamboja juga bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak bunga kamboja ke permukaan kulit. Senyawa yang ada di dalam minyak kamboja tersebut nantinya akan membantu memicu produksi hormon yang membuat tubuh lebih rileks.

4. Mengobati Bengkak Pada Kaki

Bunga bukanlah satu-satunya bagian pada tanaman kamboja yang penuh manfaat. Akar dan batang kamboja juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, termasuk meredakan bengkak pada kaki.

Sebelum bisa berkhasiat, akar tentu harus diolah terlebih dahulu. Cara pengolahan akar agar bisa menghilangkan kaki bengkak yakni dengan merebus akar dan daun kamboja hingga mendidih. Lalu, tambahkan sedikit garam dan tunggu hangat. Rendam kaki yang bengkak di dalam rebusan air akar dan daun,sebanyak dua kali sehari.

Vegetatif VS Generatif

Vegetatif VS Generatif Tanaman Bunga Kamboja
jurnalasia.com

Penanaman kamboja bisa dilakukan dengan berbagai macam metode. Namun, secara umum penanaman kamboja dibagi menjadi dua cara yakni vegetatif dan generatif.

Pembudidayaan secara vegetatif artinya perbanyakan suatu tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif seperti batang, akar, dan daun. Tujuan perbanyakan vegetatif adalah untuk menghasilkan tanaman yang sama dengan indukannya. Penanaman dengan metode ini biasanya menghasilkan tanaman yang lebih cepat tumbuh.

Sedangkan budidaya secara generatif adalah perbanyakan tanaman yang dilakukan dengan menggunakan biji hasil perkawinan serbuk sari dan putik. Pada budidaya kamboja, penanaman dengan teknik generatif menghasilkan tanaman yang lebih unggul.

Keunggulan yang paling terlihat dari hasil penanaman generatif adalah batang tanaman kamboja yang menggelembung. Hal ini berbanding terbalik dengan hasil tanam pohon kamboja menggunakan teknik vegetatif.

Pada teknik vegetatif, batang yang dihasilkan cenderung datar dan kaku, sehingga tidak cocok dijadikan bonsai. Seperti yang diketahui tanaman kamboja yang indah dijadikan bonsai adalah tanaman dengan batang menggelembung.

Namun, apabila yang dicari hanyalah bunga kamboja saja, tanpa mementingkan keindahan batang dan bonggol, maka teknik vegetatif jauh lebih cocok. Hal ini dikarenakan penanaman teknik vegetatif membutuhkan waktu yang relatif lebih singkat untuk berbunga.

Sedangkan perbanyakan lewat generatif membutuhkan waktu yang lama sebab tanaman tumbuh dari biji.

Cara Menanam Kamboja dengan Benih

Cara Menanam Kamboja dengan Benih
bukalapak.com

Cara ini adalah cara menanam Kamboja secara generatif yang dimulai dari benih atau biji. Ada keunggulan yang didapat jika memilih cara penanaman semacam ini  yaitu memiliki bonggol yang besar, unggul dan mampu menggelembung layaknya bonggol bonsai.

Jadi, tanaman ini akan menjadi lebih unik dan memiliki daya tarik tersendiri. Berikut langkah penanamannya:

Artikel Lain: Cara Menanam Jeruk Nipis

1. Penyerbukan

Untuk mendapatkan segera biji Kamboja yang sehat maka sebenarnya melalui proses penyerbukan  secara alami yang dilakukan oleh tumbuhan itu sendiri. Penyerbukan berarti menempelnya benang sari ke kepala putik.

Pada prose penyerbukan bisa dilakukan dengan bantuan angin untuk menerbangkan serbuk sari ke kepala putik. Selain itu juga dapat dilakukan oleh serangga saat menghisap nektar pada bunga sehingga putik dan kepala sari mampu menempel.

Ketika proses tersebut berhasil maka akan dihasilkan buah dan biji. Biji inilah sebagai media untuk memperbanyak keturunan tumbuhan tersebut. Tunggu beberapa waktu hingga buah menjadi kering dan mengeluarkan biji dengan sendirinya tetapi pastikan beri plastik pelindung agar biji yang kering tidak berhamburan saat kulit buah pecah.

2. Penyemaian

Ketika telah mendapatkan biji bunga Kamboja ini maka langkah pertama menyemai biji di suatu wadah dan merendamnya dengan air dengan waktu kurang lebih 10 menit.

Fungsi perendaman ini untuk memilah biji mana yang bagus dan yang kopong. Mana jika biji tersebut mengambang dipermukaan air bisa dipastikan itu biji yang kosong dan yang terendam di air adalah biji yang berkualitas baik.

3. Proses Penanaman Biji

Setelah itu biji siap dipindahkan ke media tanam berupa sekam dan pastikan tidak terkena sinar matahari langsung.  Kemudian letakkan biji Kamboja dengan posisi berbaring dengan jarak antara biji 1 cm.

Kemudian taburkan sekam juga diatas biji berguna sebagai penutup biji. sehingga biji tidak terkubur dalam media dan tidak juga mudah terkena angin.

4. Perawatan Pertumbuhan Kamboja

Selalu pastikan media supaya tetap lembab, kemudian menyiram dengan menyemprotkan air secara rutin. Saat sudah berumur sekitar  1 hingga 2 bulan atau sampai bibit Kamboja memiliki daun 6 sampai 8 helai.  Maka akan  nampak tumbuhan kamboja dengan bonggol kecil siap untuk ditanam di media tanah.

Menanam dengan Menggunakan Teknik Stek Batang

Menanam dengan Menggunakan Teknik Stek Batang
bukalapak.com

Ini merupakan cara menanam Kamboja secara vegetatif atau dalam perkembangbiakan tanaman tanpa melalui penempelan antara benang sari dan kepala putik. Pada saat menanam Kamboja dengan stek batang maka pastikan telah menyiapkan lahan penanaman.

1. Pemilihan Batang

Teknik stek batang ini diawali dengan memilih indukan Kamboja dengan ukuran yang besar, dan batangnya tidak ada cacat. Kemudian  potong batangnya kurang lebih dengan panjang 25 cm. Simpan di tempat yang teduh dan juga bersuhu lembab.

2. Perawatan Tanaman Hasil Stek

Pada batang bagian atas biasanya terdapat banyak daun, maka buang sebagian daun itu dan sisakan 2 hingga 3 daun saja. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi penguapan. Pada bagian bekas potong ada baiknya dicelupkan dengan obat perangsang akar, agar memacu pertumbuhan akar pada bagian tersebut.

Setelah proses penyetekan batang ini, letakkan batang pada pot berisi media tanam yang berupa sekam dengan campuran arang.

Letakkan tumbuhan hasil stek batang tersebut pada lokasi yang memungkinkan mendapatkan banyak sinar matahari. Karena Tanaman Kamboja merupakan jenis tanaman yang akan tumbuh dengan baik saat terkena sinar matahari langsung.

3. Perawatan Selama Pertumbuhan

Setelah itu pastikan menyirami tanaman dengan rutin.  Dan ketika dirasa sudah mulai tumbuh akar yang banyak maka bisa memindah tumbuh tersebut di area tanah jenis porus. Tanah jenis ini cocok untuk tanaman Kamboja karena sulit untuk menyerap air.

Menanam dengan Menggunakan Teknik Okulasi

Menanam dengan Menggunakan Teknik Okulasi
youtube.com

Teknik ini termasuk cara menanam Kamboja kategori vegetatif juga. Okulasi adalah teknik penempelan mata tunas pada bagian batang tumbuhan lain. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah saat pemilihan batang Kamboja yang sehat dan besar.

1. Pemotongan bagian Mata Tunas

Setelah menentukan tanaman yang akan diokulasi maka lakukan pemotongan pada bagian mata tunasnya. Lalu cari bagian bawah batang tanaman untuk peletakkan tunasnya dengan sebelumnya telah membuat irisan menyerupai mata tunas di bagian batang tersebut agar mudah saat dilakukan proses okulasi.

2. Penempelan Mata Tunas

Setelah proses diatas selesai maka masuk pada proses menempelkan bagian mata tunas tadi ke batang yang sudah dipilih.  Pastikan  saat menempel dengan posisi mata tunas menghadap ke arah atas. Perhatikan dengan baik karena jika posisi ini terbalik akan terjadi kegagalan dalam pertumbuhannya.

3. Perawatan Hasil Okulasi

Jangan lupa untuk mengikat antara batang dan bagian sekitar mata tunas agar keduanya saling melekat dengan kuat, namun mata tunas jangan sampai terkena tali. Setelah itu lakukan penyiraman secara rutin. Dan memastikan ikatan tetap kuat sebelum keduanya benar benar saling menyatu.

Cara Menanam Kamboja dengan Teknik Puasa Air

Cara Menanam Kamboja dengan Teknik  Puasa Air
ilmubudidaya.com

Tujuan utama teknik ini untuk menggugurkan daun sehingga memacu pertumbuhan tunas baru dan tumbuhnya kuncup bunga. Menggunakan Teknik ini tanaman diharapkan tumbuh kuncup bunga dengan serempak.

Pada teknik ini tanaman kamboja tidak perlu disiram dengan air sampai satu minggu. Namun setelah itu tanaman disiram dengan pupuk NPK  yang memiliki kandungan Natrium Fosfor dan kalium tinggi. Penyiraman dilakukan dengan perbandingan tertentu. Sesuai dosis dari pabrik.

Namun saat kuncup bunga tak kunjung muncul juga, teknik ini bisa dilakukan berulang kali secara terus menerus hingga kuncup bunga muncul. Tapi setelah melakukan teknik puasa siram sebanyak dua kali, kuncup bunga biasanya sudah muncul.

Melalui teknik ini diharapkan tanaman Kamboja akan sering berbunga yakni 3-4 kali dalam setahun. Setelah bunga mekar, agar bunga tahan lama, maka dilakukan Penyiraman sekali dalam dua hari. Serta pemupukan dilakukan seminggu sekali dengan dosis yang semakin rendah di tiap minggunya.

Tips Menanam Kamboja

Tips Menanam Kamboja
jurnalasia.com

Kamboja merupakan tanaman yang sebenarnya mudah untuk ditanam dan juga dirawat. Asalkan pemilik tanaman juga mengetahui karakter dari tanaman ini.

1.Agar Kamboja Tidak Mudah Gugur

Hindari air pada bunga yang telah mekar. Saat seperti ini jangan biarkan terkena air hujan maupun air siraman  secara langsung karena bunga akan rontok dan hanya bertahan 3 hingga 4 hari. Jika tidak terkena air, maka  keindahan bunga bisa dinikmati hingga satu minggu ke depan.

2. Kurangi Air

Saat Menanam bunga di Pot.  Ada baiknya pot tidak menyentuh lantai bisa diberi sesuatu agar air cepat turun semisal ganjalan. Karena hal ini mengurangi air yang tertampung dalam pot.

3. Memberi Pupuk

Rajin memberi pupuk. Adakalanya bunga tidak mekar atau gagal mekar karena cuaca,  seperti  musim hujan. Sehingga tidak ada hormon untuk memicu tumbuhnya bunga. Namun beberapa jenis Kamboja juga sulit  berbunga.

Oleh karena itu sebagai pemilik bunga perlu memacu pertumbuhan bunga. Cara yang paling mudah adalah dengan memberikan campuran pupuk yang mengandung unsur fosfor dan kalium tinggi. Pupuk tersebut bisa dicairkan bersama air untuk menyiram bunga.

4. Lokasi Penanaman Kamboja

Pastikan cara menanam Kamboja dengan meletakkan tanaman ini di  tempat teduh namun masih bisa memperoleh  sinar matahari untuk memicu muncul calon bunga dan Hindari air hujan secara langsung karena menyebabkan bunga yang sudah mudah gugur.

Jika ingin menyemai Kamboja maka gunakan media tanam yang tepat. Adapun media yang cocok untuk tumbuhan Kamboja adalah porus. Karena porus yang tidak mudah menyimpan air. Sesuai karakter bunga Kamboja.

Itulah beberapa cara menanam Kamboja yang bisa dipraktikkan dengan mudah, mulai dengan cara kawin atau vegetatif dan tak kawin atau cara generatif yang menggunakan batang. Selain itu juga informasi mengenai beberapa tips dalam menjaga agar tumbuhan Kamboja tetap baik. Maka tak perlu khawatir  dan ragu lagi saat berkebun sendiri di rumah, khususnya saat menanam tumbuhan bunga Kamboja.

Cara Menanam Kamboja

Leave a Comment