Cara Membuat Baglog Jamur Tiram

Cara Membuat Baglog Jamur Tiram – Saat proses budidaya jamur tiram dimulai, salah satu hal yang tidak boleh lupa disiapkan adalah baglog jamur tiram. Pada dasarnya, setiap petani jamur tiram di Indonesia memiliki perbandingan dan tips penggunaan bahan yang berbeda-beda, tentu saja hal ini terjadi karena pengalaman mereka. Namun, dari perbedaan tersebut, cara membuat baglog jamur tiram hampir sama.

Cara Membuat Baglog Jamur Tiram: Bahan-bahan

Cara Membuat Baglog Jamur Tiram
yusufalmustafa.wordpress.com

Bahan untuk membuat baglog yang paling utama adalah serbuk gergaji, bekatul, tepung jagung, dan kapur bangunan. Untuk ukurannya, serbuk gergaji sebanyak 100 kg, bekatul 20 kg, kapur bangunan dan tepung jagung sebanyak 2 kg. Jangan lupa masukkan air bersih sebanyak 60%. Untuk pemilihan serbuk gergaji, Anda bisa menggunakan jenis kayu apapun. Namun, hindari memilih kayu yang mudah lapuk serta tidak memiliki banyak getah.

Kayu dipergunakan sebagai media tanam agar perambatan miselium dapat berlangsung lebih mudah. Bila Anda menggunakan kayu bertekstur keras, perambatan miselium bisa memakan waktu lebih lama. Lantas, mengapa kayu yang bergetah tidak boleh digunakan? Kayu yang bergetah akan menghambat pertumbuhan miselium. Pastikan serbuk gergaji yang Anda gunakan tidak tercampur dengan bahan kimia apapun. Karena, dapat menyebabkan pertumbuhan jamur menjadi kurang maksimal.

Proses Membuat Baglog Jamur Tiram

Proses Membuat Baglog Jamur Tiram
ksdae.menlhk.go.id

Bila Anda sudah menyiapkan bahan, campurkan bahan-bahan menjadi satu. Campur dengan perlahan, dan pastikan seluruh bahan menyatu. Jika seluruh bahan sudah menyatu dengan baik, Anda bisa mengayak campuran tersebut, pengayakan dilakukan agar kotoran bisa terpisah.

Jika proses pengayakan sudah selesai, tambahkan air. Untuk memastikan agar kandungan air untuk membuat baglog sudah cukup, Anda bisa mencoba menggenggam campuran bahan baglog dan air. Jika campuran tidak menetes, berarti campuran tersebut sudah sesuai. Setelah itu, lakukan proses pengomposan. Pengomposan membutuhkan waktu 1 hingga 7 hari.

Bila hasil pengomposan sudah mencapai suhu 50 derajat, berarti proses ini sudah selesai. Anda dapat mulai memasukkan campuran media tanam ke dalam plastik pp. Pilih ketebalan plastik 0,3 hingga 0,5. Masukkan media ke dalam kantong plastik, pastikan mengisi kantong plastik dengan padat. Baglog pun siap untuk digunakan.

Sterilisasi Baglog Jamur Tiram

Sterilisasi Baglog Jamur Tiram
jamurtirambiotrop.blogspot.com

Selain proses pembuatan, untuk menghasilkan jamur dalam jumlah banyak dan berkualitas baik, Anda harus melakukan proses sterilisasi. Sterilisasi biasanya menggunakan steamer. Sterilisasi bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti dengan tekanan tinggi atau dengan menggunakan udara panas. Sterilisasi dapat dilakukan dengan uap air panas tekanan tinggi dengan temperatur 100 derajat celcius. Sterilisasi biasanya memakan waktu 7 sampai 8 jam.

Baca Juga: Hama dan Penyakit Jamur Tiram

Biasanya, ketika melakukan sterilisasi baglog, dan terjadi kegagalan, beberapa penyebab kegagalan yang sering muncul disebabkan karena temperatur yang dibutuhkan kurang atau tidak tersebar ke setiap substrat tanaman.

Selain temperatur yang kurang, waktu pemanasan yang kurang juga bisa menjadi penyebab kegagalan sterilisasi baglog. Biasanya, pembudidaya yang masih awam akan menganggap jika sterilisasi ini cukup dilakukan hanya 1 atau 2 jam, padahal proses ini harus dilakukan dalam waktu 5 jam.

Proses pembuatan baglog memang harus dilakukan dengan baik, karena percuma jika Anda sudah memilih bibit yang terbaik, rumah jamur yang pas, namun baglog yang dibutuhkan sebagai media tanam malah dibuat secara asal-asalan. Jika Anda merasa belum bisa membuat media tanam sendiri, Anda dapat mencoba melakukan pembelian. Demikian tahapan cara membuat baglog jamur tiram, semoga dapat membantu Anda.

Cara Membuat Baglog Jamur Tiram

Leave a Comment