Budidaya Jamur Tiram Coklat

Posted on

Budidaya Jamur Tiram Coklat – Jamur merupakan salah satu jenis makanan yang sedang populer dan banyak digemari. Pada tahun 2006, jumlah jamur di Indonesia yang berhasil diidentifikasi adalah sebanyak 200.000 spesies dari 1,5 juta spesies. Jumlah ini termasuk jamur tiram coklat dan putih yang banyak dikonsumsi di Indonesia.

Meskipun tidak se-populer jamur tiram putih, namun budidaya jamur tiram coklat tetap saja memiliki peminat. Padahal, jika dilihat-lihat, harga jamur tiram coklat lebih mahal dibandingkan dengan harga jamur tiram putih.

Budidaya Jamur Tiram Coklat yang Mulai Dilirik & Keuntungannya

Budidaya Jamur Tiram Coklat yang Mulai Dilirik
plantationconsultant.blogspot.com

Secara teknis, budidaya tiram coklat mirip dengan tiram pada umumnya. Tentu saja hal ini dapat membawa potensi yang menguntungkan. Selain itu, jamur tiram coklat juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia.

Hal inilah yang membuat usaha ini banyak dilirik oleh petani maupun orang yang ingin berbisnis. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa keuntungan dari budidaya tiram coklat:

Jangan Lupa Baca: Bibit Jamur Tiram

1. Memiliki Banyak Manfaat Kesehatan

Salah satu kelebihan jamur tiram coklat adalah banyaknya gizi yang ada di dalamnya. Sama halnya dengan jamur lainnya, jamur ini memiliki banyak vitamin yang membantu menjaga kesehatan tubuh. Salah satunya adalah antioksidan yang berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh manusia serta menjaga tubuh terserang dari penyakit.

Jamur juga dikenal memiliki vitamin D dan magnesium yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang manusia. Selain itu, jamur tidak mengandung kolesterol sehingga aman dikonsumsi oleh semua usia.

2. Biaya yang Murah

Kelebihan lain dari budidaya jamur tiram coklat adalah biayanya yang tidak mahal. Karena dilakukan di rumah, maka peralatan yang dibutuhkan simpel dan dapat dibuat sendiri. Kisaran biaya yang dibutuhkan untuk memulai budidaya jamur mulai dari pembelian bibitnya hingga panen adalah sekitar Rp 1-2 juta.

3. Keuntungan yang Menggiurkan

Keuntungan yang didapatkan dari budidaya tiram coklat bisa dikatakan cukup menggiurkan. Hal ini dikarenakan modal yang dibutuhkan tidak besar, sedangkan harga jualnya lebih tinggi dibandingkan dengan jamur lain.

BACA JUGA  Cara Budidaya Jamur Tiram

4. Pemeliharaan dan Perawatan yang Mudah

Alasan lain yang membuat orang memilih untuk memulai usaha budidaya jamur adalah pemeliharaan dan perawatannya yang mudah. Budidaya jamur tidak membutuhkan perawatan yang rumit, hanya pastikan tidak ada hewan yang tidak diinginkan datang.

Ini merupakan salah satu tantangan terbesar dalam budidaya jamur karena dapat menghambat bahkan menggagalkan panen jamur. Oleh karena itu, pastikan untuk menanamnya di tempat dan suhu yang sesuai.

Langkah Menjalankan Usaha Budidaya Jamur

Langkah Menjalankan Usaha Budidaya Jamur
organikganesha.wordpress.com

Agar menjalankan usaha budidaya jamur ini dapat berjalan dengan lancar, ada beberapa langkah yang harus Anda ikuti, antara lain:

1. Persiapan alat dan bahan

Tahap awal budidaya jamur tiram berwarna coklat sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jamur pada umumnya. Anda harus mempersiapkan bahan dan alat seperti media tanam yang berupa serbuk gergaji, biji-bijian dan kapur, plastik tahan panas, alat tanam, ruang tanam, bibit jamur coklat yang memiliki kualitas baik, rumah jamur dan ruang inkubasi.

Jangan lupa untuk mempersiapkan bibit yang unggul juga. Bibit jamur tiram coklat yang unggul adalah salah satu kunci kesuksesan dalam mendapatkan jamur yang besar dan bergizi. Jadi, pastikan untuk memilih bibit yang unggul, sehat dan tidak terkontaminasi oleh hewan.

2. Pembelian Baglog

Pada dasarnya, baglog dapat didapatkan dengan dibuat sendiri dan melakukan pembelian. Namun, jika Anda masih baru dalam menjalankan usaha ini, lebih baik membeli baglog dibandingkan dengan membuat sendiri. Pilih supplier baglog berkualitas.

3. Proses Sterilisasi

Proses sterilisasi ini merupakan tahapan yang harus dilakukan, karena media tanam yang akan digunakan harus bebas dari bakteri. Tujuan dari proses sterilisasi ini adalah agar menjamin media bersih dan steril.

4. Proses Inkubasi

Inkubasi adalah proses penanaman bibit jamur ke baglog. Proses ini harus dilakukan di ruang yang steril untuk menghindari adanya kontaminasi.

5. Memindah Baglog ke Kumbung

Jika masa inkubasi sudah selesai, miselium biasanya akan tumbuh 1/3 dari baglog. Selanjutnya, baglog bisa dipindah ke kumbung. Sebelum memindahkan, pastikan rak serta kumbung sudah berada dalam kondisi yang bersih.

Baglog di tata pada ketinggian 3 hingga 4 baglog dalam rak. Tata baglog dengan rapi sehingga pemeliharaan bisa dilakukan dengan mudah.

6. Pemeliharaan dan Perawatan

Pemeliharaan dan perawatan jamur coklat sangat mudah dilakukan. Anda hanya perlu menyiram 2 kali dalam sehari yaitu di pagi dan sore hari. Penyiraman bisa dilakukan dengan menyemprotkan air dengan menggunakan spray di bagian lantai dan atap kumbung. Bila cuaca sedang lembab, Anda bisa mengurangi intensitas penyiraman.

BACA JUGA  Hama dan Penyakit Jamur Tiram

Untuk mengendalikan hama penyerang tanaman, bisa dilakukan dengan cara pencegahan, matikan hama yang terlihat dan buang baglog yang sudah terkontaminasi dengan hama penyakit.

Hindari tetap menyimpan baglog yang sudah terkena penyakit. Alih-alih menguntungkan, baglog yang sudah terserang penyakit bisa menyebarkan hamanya ke baglog lain.

7. Proses Panen

Masa panen dilakukan 1,5 hingga 2 bulan sesudah masa tanam, atau sesudah memindahkannya ke kumbung. Masa panen ini ditunjukkan dengan ukuran jamur yang maksimal dan mekar. Jamur coklat memiliki batang berwarna coklat, sedangkan jamur putih memiliki batang berwarna putih.

Waktu yang paling tepat melakukan pemanenan adalah di sore hari, sehingga kesegaran jamur dapat terjaga dengan baik. Hindari menunda-nunda masa panen, karena dapat menyebabkan jamur memiliki warna kuning.

Ketika ingin mengambil jamur, pastikan untuk menggunakan alat bantu seperti gunting atau pisau. Pengambilan menggunakan tangan bisa membuat jamur mudah rusak dan busuk sebelum waktunya.

Tips Agar Jamur Tiram Coklat Tumbuh dengan Baik

Tips Agar Jamur Tiram Coklat Tumbuh dengan Baik
haibunda.com

Jamur tiram adalah salah satu jenis jamur yang dapat tumbuh dengan baik jika kondisi lingkungannya sesuai. Beberapa hal yang mempengaruhi pertumbuhannya adalah suhu, air, cahaya hingga nutrisinya. Oleh karena itu, pastikan untuk memperhatikan hal tersebut ketika memilih budidaya jamur tiram.

Jamur akan tumbuh optimal di area yang bersuhu 18-20 celcius. Namun, miselium akan tumbuh optimal pada suhu 25-30 celcius. Apabila ditanam pada area yang suhunya lebih rendah dari 18 celcius akan membuat tubuh jamur lebih berair. Hal ini akan membuat jamur lebih mudah busuk.

Selanjutnya, perhatikan pH media dan area yang digunakan. Jika pHnya tidak sesuai, maka jamur tidak akan bisa mengambil nutrisi yang seharusnya. Oleh karena itu, pastikan tingkat keasamannya adalh 5.5-6.5.

Seperti tanaman lainnya, jamur juga sangat membutuhkan air. Apabila jamur tidak diberikan air yang cukup akan menghambat pertumbuhannya hingga bisa menyebabkannya mati. Namun, terlalu banyak air juga akan membuat jamur mudah rusak hingga busuk.

Pastikan untuk mengatur air di dalam media sebanyak 50%-60% dari total media. Apabila jumlah airnya tepat, maka akan membantu jamur untuk menyerap makanan dari media dengan baik sehingga dapat tumbuh dengan baik.

Proses budidaya jamur coklat memang tidak mudah, namun jika dilakukan dengan baik dan benar, hasilnya dapat melimpah ruah, bahkan Anda bisa balik modal hanya dalam waktu beberapa kali proses panen. Selain itu perawatannya yang mudah bisa Anda jadikan sebagai bisnis sampingan. Jadi, apakah Anda mulai tertarik menjalankan usaha budidaya jamur tiram coklat? Semoga artikel di atas bermanfaat bagi Anda.

BACA JUGA  Harga Jamur Tiram per Kg

Budidaya Jamur Tiram Coklat

Salah Satu Referensi:

http://eprints.umm.ac.id/43846/3/BAB%20II.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *