Cara Menanam Jeruk

Posted on

Cara Menanam Jeruk – Siapa yang tidak suka buah jeruk? Buah berwarna orange ini disukai mayoritas masyarakat. Buah dengan cita rasa manis dan asam ini selain mengandung banyak manfaat juga mudah dikonsumsi.

Sebuah sumber menyebutkan jeruk pertama kali tumbuh subur di dataran Cina, kemudian menyebar ke seluruh Asia hingga Asia Tenggara. Cara menanam jeruk pun sampai ke Indonesia dan kini hampir di setiap pulau memiliki perkebunan produsen jeruk.

Selain sebagai komoditi perkebunan, jeruk ternyata bisa juga dijadikan tanaman rumahan. Ternyata, jeruk dapat ditanam di rumah. Selain karena bisa dipanen dan dikonsumsi, tanaman jeruk punya estetikanya sendiri. Bentuk dan warna buah yang menarik serta daun yang selalu hijau, membuat pekarangan atau halaman rumah tampak asri.

Beruntung, tanah di Indonesia rata-rata subur dan mengandung banyak air. Ini membuat tanaman jeruk dapat tumbuh dengan baik dan bisa berbuah. Hal inilah yang menyebabkan banyak jumlah tanaman jeruk di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan informasi Menteri Pertanian, pada tahun 2018 total lahan untuk tanaman jeruk di Indonesia mencapai 53,000 hektare. Jumlah ini pun berpotensi untuk terus bertambah hingga 61,778 hektar tahun ini. Dengan jumlah lahan yang bertambah, maka produksi jeruk pun berpotensi meningkat sebesar 4.93% setiap tahunnya.

Untuk menghasilkan tanaman jeruk yang bisa berbuah, diperlukan pengetahuan tentang cara menanam jeruk yang benar. Faktanya, menanam jeruk ini tidaklah sulit, hanya saja memang ada hal-hal yang perlu diperhatikan.

Aneka Manfaat Jeruk

Aneka Manfaat Jeruk
penjagarumah.com

Sebelum membahas mengenai cara menanam jeruk di rumah, ada baiknya mengetahui manfaat dari buah jeruk itu sendiri. Seperti sudah banyak diketahui bahwa buah ini kaya akan vitamin C dan serat, sehingga cocok bagi orang yang sedang program diet. Kandungan vitamin C yang tinggi pada jeruk juga bermanfaat untuk kesehatan kulit.

Manfaat lainnya adalah jeruk bisa melancarkan pencernaan. Serat pada jeruk termasuk serat larut sehingga mampu melancarkan metabolisme tubuh. Serat larut dalam jeruk juga bisa membantu menurunkan kolesterol.

Selain itu, penelitian menyebutkan kalau jeruk mengandung zat anti inflamasi. Banyak yang sudah membuktikan kalau jeruk bisa membantu menurunkan berat badan.

Buah jeruk termasuk buah yang digemari karena rasanya yang manis dan segar, juga karena kemudahan mengonsumsinya. Buah ini akan tambah lezat ketika dibuat jus, menjadi bahan tambahan puding, bahkan membuat sauce untuk menu masakan. Rasa manis asam pada jeruk juga dipercaya bisa memperbaiki mood.

BACA JUGA  Cara Menanam Daun Pandan

Selain buahnya, kulit jeruk pun memiliki manfaat yang cukup banyak untuk kesehatan kulit manusia. Kulit jeruk mengandung anti-oksidan yang dapat melawan radikla bebas, sehingga bisa membantu mencegah penuaan. Jadi, setelah mengkonsumsi buah jeruk, kulitnya jangan dibuang ya, tapi gunakan sebagai masker wajah.

Cara Menanam Jeruk

Cara Menanam Jeruk
likuraonline.com

Setelah mengetahui manfaat buah jeruk, sekarang akan dibahas cara menanam jeruk. Lebih spesifiknya tentang cara menanam buah ini di rumah. Peralatan apa saja dan bagaimana prosesnya? Berikut ini penjelasannya :

1. Lokasi Penanaman

Buah jeruk dapat tumbuh pada tempat yang mendapat banyak matahari. Hindari menanam jeruk di bawah kanopi atau atap rumah apalagi di dalam ruangan. Tempatkan tanaman jeruk di pekarangan yang terbuka dan mendapat sinar matahari yang cukup. Usahakan tanaman menghadap ke barat atau ke selatan.

Baca Juga: Cara Menanam Cherry

Setiap jenis jeruk bisa tumbuh dengan maksimal di daerah yang berbeda. Namun sebagian besar kelompok buah jeruk dapat tumbuh dengan optimal di dataran rendah atau sekitar 400 m dpl. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mencari tau jenis jeruk yang dapat tumbuh maksimal di lingkungan yang telah ditentukan.

2. Peralatan yang Diperlukan

Menanam buah jeruk di rumah memerlukan beberapa peralatan. Peralatan itu antara lain pot dari porselen, plastik, semen, atau tanah liat. Ukuran pot menyesuaikan dengan jenis bibit yang akan ditanam. Bahan lainnya adalah media tanam, bibit, dan pupuk. Pupuk yang digunakan bisa kompos, urea, ataupun pupuk kandang.

3. Memilih Bibit Jeruk

Cara menanam jeruk dapat dilakukan dengan dua bibit yang berbeda, yaitu dengan biji dan dari stek pohon jeruk. Meskipun bibit yang digunakan berbeda, namun hasil yang didapatkan akan sama selama cara menanamnya dilakukan dengan benar.

Bibit jeruk bisa berupa bibit jeruk manis, jeruk bali, jeruk nipis, dan lain sebagainya. Bibit jeruk yang baik adalah bibit yang terhindar dari penyakit. Usahakan memilih bibit yang berasal dari hasil okulasi. Penting untuk bibit memiliki akar serabut yang banyak. Jika memungkinkan, belilah bibit jeruk yang tersertifikasi dari tempat penangkaran bibit.

4. Tahapan Menanam Jeruk Dengan Bibit Biji

Siapkan pot, media tanam, bibit dan, pupuk. Perhatikan, jika pot memiliki lubang di bawahnya, tutuplah terlebih dahulu lubang itu. Tutup dengan menggunakan pecahan genting, lalu beri pasir dan kerikil diatasnya. Setelah itu, media tanam bisa dimasukkan hingga sepertiga bagian pot. Lubangi bagian tengah media tanam tadi.

Sebelum mulai menanam biji jeruk, robeklah bagian luar kulit jeruk dan buanglah lapisan luarnya. Selaput tersebut bisa menghambat pertumbuhan tanaman jeruk nantinya, sehingga lebih baik tidak digunakan. Pastikan untuk berhati-hati ketika merobeknya, karena kulitnya cukup tipis.

BACA JUGA  Cara Menanam Bunga Puring

Setelah media tanam selesai dimasukkan dan dilubangi pada bagian tengah, masukkan pupuk. Baru setelah itu bibit bisa dimasukkan. Lepaskan bibit dari polybag dan rapikan akar-akarnya. T

empatkan bibit persis di bagian tengah media tanam, kemudian timbun dengan tanah hingga penuh. Pada setiap sudut pot, beri tekanan agar bibit tidak goyang.

Pada bibit yang baru ditanam, lakukan pengairan. Pengairan yang cukup akan membuat bibit bisa tumbuh sempurna. Selain itu, dengan pengairan yang baik, kondisi tanah akan lembab dan tidak kering.

Cara menanam jeruk yang tepat akan menghasilkan bibit yang ditanam bisa berbuah. Walaupun ditempatkan di pot, faktanya tanaman jeruk bisa berbuah.

5. Cara Menanam Jeruk dengan Stek Pohon

Sebelum menanam stek ke dalam tanah, larutkan 2/3 bagian stek dengan laurutan hormon pertumbuhan akar. Atau jika ingin lebih praktis, masukkan bubuk horman sebanyak 1/3 dari pot yang akan digunakan.

Selanjutnya tanamlah stek yang ada pada pot besar dengan campuran tanah 50% perlit dan 50% pasir. 1 Pot bisa digunakan untuk beberapa stek, namun hal ini bergantung pada ukuran pot yang digunakan.

Kuncinya setelah proses ini adalah menjaga agar tanah tetap lembab namun tidak sampai tergenang. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaganya agar tetap lembab adalah dengan mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Jika semuanya berjalan dengan benar, maka pada usia 12-14 minggu, munculah akar pada bebeapa cabang yang telah dibuat. Ketika hal ini terjadi, maka pindahkan masing-masing tanaman ke pot yang tersendiri. Jangan lupa untuk tetap menjaga kelembapannya dan menaruhnya di tempat yang tidak panas

Jenis Jeruk yang Mudah Dibudidayakan

jeruk, jenis tanaman di dataran rendah
gardeningknowhow.com

Selain mengetahui cara menanam jeruk yang benar, maka perlu juga mengetahui jenis jeruk yang mudah serta bisa dibudidayakan. Oleh karena itu, pilihlah jenis jeruk yang memang bisa tumbuh di lingkungan tempat yang akan ditanam. Berikut ini adalah beberapa jenis jeruk yang bagus dan mudah untuk dibudidayakan:

1. Jeruk Dekopon

Jeruk ini berasal dari negeri Sakura Jepang dan memiliki bentuk seperti pegulat sumo. Pada bagian pangkal buah terdapat daun yang menyerupai mahkota yang membuatnya tampak menarik dan berbeda dari jeruk yang lainnya. Jenis jaruk ini paling cocok ditanam di dataran tinggi atau area yang memiliki suhu sekitar 20-26 derajat celcius.

2. Jeruk Keprok Siem

Jika ingin jeruk yang mudah tumbuh dimana saja tanpa perawatan yang insentif, maka cobalah menanam Jeruk Keprok Siem. Jeruk ini memiliki kemampuan untuk berbuah dimana saja tanpa harus menyesuaikan suhu atau musim tertentu.

Namun, untuk mendapatkan buah dengan cepat, maka gunakanlah tanah yang bertekstur gembur. Selain itu pastikan ketersediaan airnya cukup, karena jeruk keprok siem harus sering disiram.

BACA JUGA  Cara Merawat Tanaman Kakao

3. Jeruk Bali

Salah satu jenis jeruk yang banyak ditanam di Indonesia adalah Jeruk Pamelo Madu atau yang lebih dikenal dengan Jeruk Bali. Jeruk ini memiliki bentuk yang besar dan bisa mencapai berat 3kg per buahnya. Selain karena bentuknya yang besar, cara menanam Jeruk Bali yang mudah membuatnya banyak dibudidayakan di Indonesia.

Pemeliharaan Tanaman Jeruk

Pemeliharaan Tanaman Jeruk
kampustani.com

Memilih tanaman jeruk sebagai tanaman rumahan tentu juga perlu pemeliharaan. Tempatkan pot pada tempat terbuka yang terkena sinar matahari.

Selain itu, lakukan pemangkasan. Pemangkasan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan tumbuhan, juga untuk aspek estetika. Segera buang ranting yang tampak terkena penyakit agar tidak menular ke ranting yang lain.

Perhatikan juga kesehatan daunnya. Hama yang biasa menjangkiti daun adalah kutu daun. Kutu ini biasa menyerang tunas dan daun muda. Mereka hidup berkelompok dan berwarna hitam. Daun yang terkena kutu biasanya menggulung. Jika kutu daun tadi menyerang bunga, tanaman jeruk akan mengalami gagal berbuah.

Ganti pot jika tanaman jeruk semakin besar. Ini juga salah satu tahapan dalam cara menanam jeruk di rumah. Pemindahan tanaman jeruk ke pot yang lebih besar perlu pemangkasan terlebih dahulu.

Pangkas sepertiga cabang sebelumnya. Kemudian biarkan sampai tanah dan media tanam di pot lama kering, baru tanaman dipindahkan ke pot baru.

Pemupukan

Pemupukan Jeruk
farming.id

Hasil akhir dari menanam buah jeruk tentu ingin memanen buahnya. Maka dari itu perlu pemupukan yang tepat. Pemupukan perlu dilakukan secara rutin, yaitu 3 – 4 bulan sekali. Gunakan pupuk organik. Pupuk organik seperti kandang dan kompos mampu memperbaiki struktur tanah dan memberikan banyak nutrisi pada bibit.

Selain memberikan nutrisi pada tanaman jeruk, pupuk organik lebih ekonomis. Dosis yang bisa diberikan adalah 25 gram lalu seiring bertambahnya usia tanaman, tambah dosis menjadi 30 gram.

Pupuk kompos bisa dibuat sendiri menggunakan sampah organik rumah tangga. Selain bermanfaat bagi tanaman, juga bermanfaat bagi keseimbangan lingkungan.

Teknik Penyiangan

Teknik Penyiangan Jeruk
Teknik Penyiangan Jeruk

Tahapan cara menanam jeruk yang perlu diketahui adalah teknik penyiangan. Bukan hanya menyiangi daun atau ranting yang terkena penyakit, namun juga membuang rumput-rumput liar yang tumbuh.

Penyiangan ini perlu dilakukan agar pertumbuhan tanaman tidak terhambat. Rumput liar bisa menghambat pertumbuhan karena menyerap nutrisi yang seharusnya diserap maksimal oleh tanaman inti.

Artikel Lain: Cara Menanam Tebu

Rutinlah melakukan penyiangan, minimal tiga minggu sekali. Hati-hati dalam melakukan penyiangan, jangan sampai mengganggu akar tanaman jeruk. Jika akar tanaman jeruk terganggu, potensi gagal panen sangat besar. Hindari menggali terlalu dalam.

Nah.. tidak terlalu sulit bukan? Cara menanam jeruk ini bisa diaplikasikan untuk rumahan. Untuk estetika, tanam jeruk pada banyak pot dan lakukan tahapan-tahapan di atas. Estetika tertinggi adalah ketika tanaman jeruk berbuah pada saat yang sama. Buah jeruk yang menggerombol akan sangat cantik. Daun-daunnya yang selalu hijau juga menghadirkan suasana segar dan asri.

Cara Menanam Jeruk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *