Cara Budidaya Ikan Arwana

Cara Budidaya Ikan Arwana – Ikan arwana merupakan salah satu ikan yang banyak dijadikan sebagai ikan hias. Keunikan ikan ini terletak pada sirip dan ekornya yang panjang dengan warna-warni yang menawan. Permintaan akan ikan ini pun kian meningkat. Sehingga, banyak orang yang mencari cara budidaya ikan arwana untuk dijadikan usaha ikan hias.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Budidaya Ikan Arwana

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Budidaya Ikan Arwana
hobiikanmania.com

Untuk memulai pembudidayaan ikan arwana, dibutuhkan sebuah kesabaran dan ketelatenan yang khusus, tidak boleh sembarangan. Modal yang diperlukan untuk memulai pembudidayaan ini juga tidak sedikit, karena itulah dibutuhkan suatu keseriusan. Sehingga, budidaya dapat berjalan dengan baik dan mendatangkan keuntungan.

Dalam memulai proses pembudidayaan, pembudidaya ikan ini minimal harus memiliki 5 buah akuarium. Pembudidaya juga harus memiliki beberapa peralatan seperti alat pengukur suhu, heater, filter air, aerator dan lampu penerang. Selain itu, pembudidaya juga harus memperhatikan sumber air yang nantinya akan diperlukan dalam proses pembudidayaan.

Cara budidaya ikan arwana pada masing-masing pembudidaya juga akan berbeda satu sama lain. Untuk itu, perbanyak dulu informasi seputar pembudidayaan ikan ini di internet sebelum akan memulainya. Kemudian, pilih mana yang paling pas dan sesuai dengan kebutuhan.

Harap diperhatikan pula dari awal, bahwa jangan menganggap proses pembudidayaan ikan arwana akan singkat dalam mengembalikan modal. Masa waktu pembibitan sampai proses masa panen cukup lama, bahkan sampai memakan waktu berbulan-bulan. Untuk itu, kesabaran adalah kuncinya. Namun, jika ingin sabar dan telaten, keuntungan dalam budidaya ikan ini cukup menggiurkan.

Cara Budidaya Ikan Arwana di Akuarium

Cara Budidaya Ikan Arwana di Akuarium
kicaunews.com

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam melakukan budidaya ikan arwana. Langkah-langkah ini, harus dilakukan secara runut agar hasil yang diharapkan dapat sesuai keinginan. Berikut, beberapa langkah dalam cara budidaya ikan arwana:

1. Penyiapan Media Budidaya Ikan

Ikan arwana sangat menyukai habitat di lingkungan yang dipenuhi oleh bebatuan. Untuk itu, penting sekali mengatur sedemikian rupa agar kondisi dalam akuarium dapat dipenuhi dengan banyak batu dan juga tanaman artifisial. Sehingga, para ikan pun dapat nyaman berada di dalam akuarium.

Suhu yang pas untuk kehidupan ikan arwana ialah kisaran 26 – 30 derajat celcius dengan tingkat keasaman air mencapai  6 – 7 ph. Tingkat keasaman air yang tidak berada pada rentangan nilai tersebut, akan membuat ikan arwana stress. Usahakan, air yang digunakan pun harus jernih dan  jangan sampai keruh.

2. Pemilihan Bibit Indukan

Proses selanjutnya yang ada didalam cara budidaya ikan arwana ialah dengan memilih indukan ikan arwana. Jenis indukan yang paling menjadi favorit ialah Red Arwana. Jenis Red Arwana merupakan salah satu jenis ikan arwana yang memiliki warna paling indah.

Harga jual dari jenis ini cukup tinggi dan bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung dari kualitasnya. Pelepasan ikan arwana yang pada jenis ini ke pasaran juga tidak sulit, dikarenakan begitu banyak peminatnya.

Artikel Lain: Cara Budidaya Anggur

Namun, dikarenakan indukan jenis Red Arwana ini cukup mahal. Pembudidaya yang baru saja akan memulai berbisnis di bidang ini, dapat memulainya dengan jenis ikan arwana lain yang lebih murah. Seperti jenis ikan arwana banjar. Usia ikan arwana yang pas untuk dijadikan indukan ialah yang telah mencapai minimum usia 4 tahun.

3. Proses Pengindukan

Musim kawin pada ikan arwana ialah pada bulan Juli dan Desember. Ikan yang telah siap untuk dikawinkan, ketika telah berumur 4 tahun. Sedangkan perbedaan betina dan jantannya, dapat mulai dikenali dari umur 3 tahun

Ikan yang akan dijadikan indukan tidak boleh dicampur dengan ikan lain. Hal ini dikarenakan agar pembudidaya dapat dengan mudah memantau perkembangannya. Cara untuk melihat waktu yang pas dalam memulai proses pengindukan ialah ketika ada dua pasang ikan arwana yang berenang bersama-sama. Maka itulah, saat yang pas dalam melakukan proses pengindukan.

Untuk dapat memudahkan pengawasan, letakan ikan arwana pada sebuah akuarium yang bening. Jangan ditempat ember atau kolam yang tidak dapat diawasi dari samping. Pantau selalu perkembangan dari indukan agar dapat mengetahui waktu mana yang pas untuk melakukan pemindahan bibit ikan arwana ke wadah yang baru.

4. Pemisahan Wadah Berkembang Biak

Setelah anakan ikan pada indukan bertelur, biarkan anakan ini terus berada di wadah pembiakan selama beberapa hari. Anakan ikan arwana biasanya akan memiliki panjang sekitar 1 cm. Untuk membuat perkembangannya lebih cepat dan maksimal, pakan yang sangat baik untuk diberikan ialah cacing pita. Cacing pita memiliki protein yang sangat baik untuk mendukung perkembangannya.

Setelah anakan ikan arwana memiliki panjang kurang lebih 12 cm, pisahkan anakan tersebut ke dalam akuarium terpisah. Hal ini dikarenakan ikan arwana dewasa memiliki sifat kanibalisme untuk memakan ikan yang lebih kecil. Setelah dikembangbiakan secara maksimal, panjang ikan arwana dewasa pada umumnya dapat mencapai 24 – 45 cm.

Namun, jika dikembangkan lebih serius dengan wadah kolam atau akuarium yang lebih besar. Ikan arwana dapat tumbuh mencapai 1 meter, bahkan ada pula yang lebih dari itu. Semakin ikan ini bertambah panjang, semakin mahal pula harganya.

5. Pemberian Pakan

Ikan arwana merupakan ikan yang termasuk sebagai hewan karnivora. Untuk itu, dibutuhkan beberapa pakan yang terdiri dari hewan-hewan kecil. Pakan yang digunakan untuk ikan arwana yang telah dewasa ialah jangkrik, udang kecil dan ikan kecil. Pembudidaya tidak harus memakai ketiga-tiganya untuk dijadikan makanan ikan arwana, cukup pilih saja salah satunya.

Jika ingin yang lebih murah dan mudah untuk didapat, saran terbaik ialah menggunakan jangkrik.  Namun, meski murah dan mudah didapat, kelemahan dari jangkrik ialah tidak dapat di simpan lama atau di jadikan stok. Hal ini dikarenakan jangkrik yang sangat mudah mati sebelum dipakai sebagai pakan ikan.

Untuk membeli pakan ikan arwana, dapat didapatkan di toko makanan burung. Bagi yang memiliki waktu luang dan ingin mencarinya sendiri di sekitar rumah juga bisa. Untuk contoh yang lebih ekstrim, ada pula pembudidaya ikan arwana yang memberikan makanan berupa cicak dan katak  yang telah dipotong kecil-kecil.

6. Pemeliharaan dan Pembesaran

Ikan arwana merupakan ikan yang sangat menyukai cahaya. Pemberian lampu disekitar aquarium sangatlah penting. Namun, tetap usahakan untuk memberikan penerangan alami dari sinar matahari disiang hari. Hal ini dilakukan untuk merangsang pigment pada sisik ikan arwana agar lebih menampakan warna aslinya. Waktu terbaik dalam penjemuran ikan arwana ialah pagi hari.

Pemberian makan pada ikan arwana dapat dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu pada pagi dan sore hari. Jumlah komposisi untuk penggunaan pakan dapat diberikan sebanyak 2% dari besar tubuh ikan. Jangan sampai terlambat dalam memberikan makanan pada ikan ini, jika tidak ingin ada ikan yang mati karena sifat kanibalisme mereka.

Mengganti air di dalam akuarium juga harus rajin di lakukan. Ikan ini sangat menyukai lingkungan yang bersih. Minimal lakukan penggantian air satu kali dalam seminggu, agar ikan-ikan arwana yang berada dalam akuarium dapat berkembang dengan baik.

Itulah beberapa langkah dalam cara budidaya ikan arwana yang dapat dilakukan dengan mudah. Selalu perbaharui informasi seputar budidaya ikan arwana, agar tak ketinggalan metode terkini dalam merawatnya. Selamat mencoba!

Cara Budidaya Ikan Arwana

Leave a Comment