pixabay.com

Cara Menanam Kedelai

Posted on

Cara Menanam Kedelai – Kedelai merupakan salah satu tanaman yang termasuk dalam kelompok kacang-kacangan.

Bagi orang yang suka mengkonsumsi tahu dan tempe pasti tahu bahwa kedua makanan ini berasal dari kacang kedelai. Cara menanam kedelai di Indonesia terbilang mudah. Hal ini karena lahan serta iklim yang ada di Indonesia sangat cocok untuk budidaya kacang kedelai.

Kandungan dan Manfaat Kacang Kedelai

Kandungan dan Manfaat Kacang Kedelai
pixabay.com

Kacang kedelai atau olahan dari kacang kedelai memang makanan yang banyak disukai orang. Selain rasanya yang nikmat, kacang kedelai juga memiliki kandungan dan manfaat yang sangat baik untuk tubuh manusia. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui kandungan dan manfaat kacang kedelai. Simak ulasannya berikut ini.

1. Protein

Kandungan Protein Pada Kacang Kedelai
pixabay.com

Sudah bukan rahasia jika tumbuhan kacang-kacangan memiliki kandungan protein yang tinggi termasuk kedelai. Kandungan protein nabati yang terdapat pada kacang kedelai sangat baik untuk pencernaan manusia.

Kacang kedelai juga sangat disarankan untuk para vegetarian sebagai pengganti protein hewani yang tidak bisa mereka konsumsi.

Kacang kedelai dengan kandungan proteinnya yang sangat tinggi sangat berperan dalam membantu pembangunan sel-sel dalam tubuh. Untuk itu, kacang kedelai sangat disarankan dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini karena anak-anak masih dalam tahap pertumbuhan sehingga membutuhkan protein yang tinggi untuk pembentukan sel-selnya.

2. Serat

Kandungan Serat Pada Kacang Kedelai
pixabay.com

Kandungan serat tidak hanya terdapat pada buah-buahan seperti yang diketahui selama ini. Kacang kedelai ternyata juga mengandung serat alami yang jumlahnya mencapai 8 gram.

Kandungan serat sejumlah 8 gram tersebut hanya ada pada kedelai yang belum diolah. Sedangkan jika dilakukan pengolahan, maka kandungan seratnya akan berkurang pula.

Susu kedelai dan tahu yang merupakan olahan dari kacang kedelai memiliki kandungan serat yang rendah. Berbeda dengan keduanya, tempe dan tepung kedelai justru memiliki kandungan serat yang terbilang tinggi. Hal ini karena pengolahannya menggunakan seluruh bagian kacang kedelai tanpa membuangnya.

3. Lemak Tak Jenuh

Kandungan Lemak Tak Jenuh Pada Kacang Kedelai
pixabay.com

Walaupun jenis kacang-kacangan yang diketahui selama ini mengandung lemak, namun sebagian lemak tersebut merupakan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh yang ada pada kacang kedelai merupakan asam lemak yang mengandung minyak esensial Omega-3.

BACA JUGA  Cara Menanam Paku Tanduk Rusa

Kandungan Omega-3 yang biasa terdapat pada minyak ikan ini tidak banyak dimiliki oleh jenis tubuhan. Omega-3 sangat bermanfaat untuk mengurangi resiko mengalami penyakit jantung. Tidak hanya itu, Omega-3 juga mengandung nutrisi yang bisa mengurangi resiko kanker.

4. Kalsium

Kandungan Kalsium Pada Kacang Kedelai
pixabay.com

Kandungan kalsium yang terdapat pada kedelai lebih tinggi dibanding kandungan kalsium yang ada pada jenis kacang-kacangan lain.

Kalsium pada kacang kedelai bahkan menyerupai kandungan kalsium yang ada pada susu sapi. Meskipun begitu, pengolahan terhadap kacang kedelai bisa mempengaruhi kadar kalsium dan menyebabkan kandungannya berkurang.

5. Lechitin

Kandungan Lechitin Pada Kacang Kedelai
pixabay.com

Kacang kedelai mengandung lechitin yang bisa menghasilkan zat choline yang sangat baik untuk memperlancar metabolisme tubuh. Senyawa ini sangat membantu untuk memperlancar metabolisme lemak yang tersumbat pada organ hati manusia. Metabolisme yang lancar dapat melindungi organ tubuh seperti hati yang saling berhubungan.

Baca Juga: Cara Menanam Kacang Panjang

Cara Menanam Kedelai untuk Budidaya

Cara Menanam Kacang Kedelai untuk Budidaya
sahabatpetani.com

Peluang usaha kacang kedelai di Indonesia memang sangat besar. Hal ini dikarenakan iklim tropis yang dimiliki Indonesia sangat cocok untuk budidaya kacang kedelai.

Tidak hanya itu, masyarakat Indonesia yang hampir semua menyukai kedelai termasuk olahannya membuat peluang ini semakin besar saja. Untuk itu, simak cara menanam kedelai berikut ini.

Syarat Lingkungan Untuk Kacang Kedelai

Syarat Lingkungan Untuk Menanam Kacang Kedelai
aktifispertanianorganik.blogspot.com

Hal pertama yang harus dilakukan dalam cara menanam kedelai adalah mengetahui syarat lingkungan yang cocok untuk kacang kedelai. Lingkungan yang tepat sangat mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman kacang kedelai.

Secara umum, kacang kedelai bisa tumbuh di berbagai jenis tanah di Indonesia asal tanah tersebut memiliki aerasi dan drainase yang baik.

Bahkan pada tanah yang tandus sekalipun, kedelai tetap bisa tumbuh namun harus diberi pupuk serta pengapuran agar bisa tumbuh dengan baik. Kedelai cocok dengan lingkungan dengan curah hujan antara 100 hingga 200mm/bulan dengan suhu 25 hingga 27oC. Selain itu daerah dengan ketinggian 0-900 mdpl dengan paparan sinar matahari yang baik sangat cocok untuk budidaya kedelai.

Persiapan Lahan

Persiapan Lahan Untuk Menanam Kacang Kedelai
mesinbawang.com

Untuk penanaman kedelai, lahan harus dicangkul atau dibajak terlebih dahulu yang berfungsi untuk menggemburkan tanah. Buat saluran air setiap 5 sampai 6 meter dengan lebar kedalaman yang disesuaikan dengan lahan agar air tidak tergenang jika musim hujan tiba.

Jika jenis tanah untuk penanaman memiliki pH rendah, maka bisa menaburkan dolomit serta pupuk kandang jika tanahnya tandus. Selain itu, penambahan pupuk seperti KCL, Urea dan TSP dengan perbandingan 1:1:2 bisa dilakukan untuk menambah kesuburan tanah.

BACA JUGA  Cara Menanam Daun Kemangi

Benih Kedelai

Benih / Bibit Kacang Kedelai
petrosida-gresik.com

Untuk membuat tanaman kedelai yang dibudidaya memiliki kualitas yang baik maka pemilihan bibit harus dilakukan dengan baik pula. Benih yang digunakan haruslah bibit yang sudah unggul dan bersertifikat.

Jika ingin membuat benih sendiri, bisa memilih dari kedelai yang sudah tua dan masih sehat. Untuk satu hektar, setidaknya dibutuhkan benih kedelai sebanyak 50 kilogram.

Penanaman Kedelai

Penanaman Kacang Kedelai
kodimkudus.blogspot.com

Cara penanaman kedelai tidak bisa dilakukan sembarangan. Untuk memperoleh kedelai yang berkualitas sebaiknya benih kedelai diberi fungsida dan insektisida terebih dahulu untuk menghidari jamur dan hama. Untuk 10 kilogram benih, campurkan 100 gram fungsida dan 100 gram insektisida yang berbentuk tepung seperti lanate dan metindo.

Proses penanaman kedelai dilakukan dengan cara ditugal. Tiap lubang diberi jarak 40 x 25 cm atau bisa disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah. Dalam setiap lubang diisi 2 sampai 3 benih lalu ditutup kembali dengan tanah. Kedelai sebaiknya ditanam setelah hujan karena kondisi tanah sedang basah.

Pemeliharaan dan Perawatan Kedelai

Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman Kacang Kedelai
mesinpertanian.id

Pemeliharaan dan perawatan kedelai dilakukan dengan 3 tahapan. Pertama, pengairan tanaman selama vase pertumbuhan. Ada 3 masa dimana kedelai sangat memerlukan air, yaitu umur 15-21, umur 25-35, dan umur 55-70 hari setelah tanam. Pada umur ini kebutuhan air kedelai harus dipenuhi terlebih jika tidak ada hujan.

Kedua, penyiangan yaitu membersihkan tanaman-tanaman liar disekitar tanaman kedelai yang bisa menghambat pertumbuhan. Ketiga, pemupukan susulan untuk menambah unsur hara tanah.

Pemupukan bisa dilakukan pada fase pembentukan biji menggunakan pupuk yang mengandung kalium dan phosphor dengan takaran sesuai tingkat kesuburan tanah. Pemupukan susulan tidak diperlukan pada tanah subur.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Kacang Kedelai
tanijoy.id

Seperti tanaman lain, kacang kedelai juga rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Hama seperti lalat, dan ulat bisa dibasmi dengan sanitasi lahan dan penyemprotan insektisida.

Sedangkan untuk penyakit seperti busuk batang, karat daun, layu dan sebagainya yang biasa menyerang tanaman kedelai bisa dibasmi dengan sanitasi lahan dan penyemprotan fungsida.

Panen Kedelai

Panen Kacang Kedelai yang Melimpah
youtube.com

Proses panen tanaman kedelai bisa dilakukan saat kondisi kedelai masih muda atau semua bijinya sudah matang. Kedelai siap panen biasanya memiliki daun yang sudah menguning dan rontok, berwarna kecoklatan, dan bijinya mulai mengering.

Memotong batang kedelai merupakan cara yang tepat memanen kedelai. Mencabut sampai ke akar hanya akan mengurangi kesuburan tanah.

Nah demikianlah ulasan mengenai kandungan dan manfaat kedelai serta cara menaman kedelai yang tepat. Penanaman yang tepat akan berpengaruh terhadap kualitas kedelai yang diperoleh. Semoga ulasan ini dapat memberikan manfaat serta menambah wawasan pembaca.

BACA JUGA  Cara Menanam Melati Air

Cara Menanam Kedelai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *