Budidaya Belut Air Bersih – Apakah Anda saat ini sedang getol melakukan budidaya belut di rumah?jika iya, apakah media budidaya yang Anda gunakan masih sama dengan media yang lazim digunakan yaitu dengan menggunakan lumpur? Padahal budidaya ini telah mengalami banyak inovasi, salah satunya adalah menggunakan air bersih. Budidaya belut air bersih termasuk jenis yang paling digemari saat ini.
Cara Mudah Budidaya Belut Air Bersih untuk Pemula

Anda pun bisa beralih pada media ini dengan beberapa cara yang harus diperhatikan antara lain:
1. Media Budidaya
Syarat utama untuk budidaya ikan belut tentu saja adanya media untuk kelangsungan hidup ikan belut. Media yang digunakan saat ini semakin beragam. Contohnya adalah menggunakan air bersih.
Syarat penggunaan media ini adalah lokasinya yang terjangkau dari rumah Anda untuk mempermudah melakukan pengecekan. Lokasi media ini juga harus jauh dari limbah untuk menjaga kesehatan ikan belut. Di samping itu karena menggunakan air, Anda harus sering melakukan pengecekan kualitas air.
Meskipun ikan belut terbiasa hidup di habitat lumpur, bukan berarti ketika di media air Anda lalai untuk menjaga kesehatan medianya.
2. Bibit Belut
Saat akan menebar bibit belut pada media air, terdapat beberapa hal penting untuk Anda perhatikan diantaranya:
- Pilih bibit yang lincah dan punya gerakan yang agresif. Mengapa? Hal itu tandanya ikan tersebut sehat.
- Ikan Belut yang akan ditebar tidak memiliki cacat
- Bibit ikan belut yang unggul biasanya memiliki panjang 10 hingga 12 cm.
3. Perawatan
Budidaya ikan belut tergolong sebagai budidaya ikan yang cukup mudah. Apalagi jika budidayanya menggunakan air bersih. Jelas lebih mudah. Untuk media ini Anda bisa melakukan perawatan sebagai berikut:
- Selalu cek kebersihan airnya. Jika air keruh akan membuat ikan belut mudah terjangkit penyakit.
- Atur suhu dalam media air. Ikan belut lebih suka dengan suhu yang hangat dan tidak terlalu panas. Suhu yang tidak tepat akan membuat ikan belut stres.
- Ganti Air minimal 2-3 kali seminggu
- Agar ikan belut yang dibudidayakan berkualitas, maka tidak hanya medianya saja yang harus diperhatikan. Pemberian pakan pada ikan ini juga harus tepat dan sesuai. Anda bisa memberi pakan pagi dan sore dengan pakan alami atau buatan yang berkualitas.
4. Masa Panen
Seperti halnya budidaya ikan lainnya, masa panen ikan ini lumayan singkat. Anda bisa memanen ikan ini 4 bulan sekali. Pada saat melakukan pemanenan, sortir ikan yang akan dijual dan mana yang akan dikonsumsi. Ikan yang dijual lebih baik jika bobotnya besar dan sehat fisiknya.
5. Cek Selalu Kolam Air Jernih yang Digunakan
Melakukan perawatan dan pengecekan, tidak hanya dilakukan di awal atau pada saat proses budidaya. Seusai melakukan panen, kolam yang Anda gunakan pun harus dilakukan perawatan. Hal ini untuk menyiapkan kesiapan kolam saat tebar benih selanjutnya.
Kuras air dan ganti dengan yang baru. Bersihkan kotoran yang akan menimbulkan penyakit pada ikan belut.
Pada dasarnya budidaya belut air bersih tak ada bedanya dengan budidaya di media lumpur. Hanya saja, media yang digunakan sedikit berbeda. Kesuksesan budidaya ini tergantung dari ketelatenan Anda saat merawat media.
Apabila air yang digunakan tidak selalu jernih tentunya akan membawa dampak buruk untuk ikan belut itu sendiri. Demikian sedikit informasi tentang budidaya ikan belut pada air bersih. Semoga bermanfaat untuk Anda.