Budidaya Ikan Lele di Drum

Budidaya Ikan Lele di Drum – Media untuk budidaya ikan lele kini sudah semakin beragam. Selain kolam, budidaya ikan lele juga bisa kita lakukan dalam drum. Budidaya ikan lele di drum memiliki banyak keuntungan. Salah satunya adalah tidak memerlukan lahan yang luas.

Cara Budidaya Ikan Lele di Drum yang Benar

Cara Budidaya Ikan Lele di Drum yang Benar
areblogger.com

Bagi Anda yang ingin mencobanya, pada kesempatan kali ini kami akan mengulas cara-caranya. Artikel ini akan membantu Anda agar bisa memulai ternak lele dengan cara sederhana.

Persiapan Kolam

Persiapan Kolam Drum Plastik Lele
seputarusaha.com

Sebelum memulai, pertama-tama Anda siapkan terlebih dahulu drum plastik. Jumlah bisa Anda sesuaikan dengan keinginan. Ukuran drum harus mampu menampung 200 liter air. Kisaran harga drum plastik ini umumnya hanya Rp.400.000 – Rp800.000.

Adapun cara-cara mempersiapkan kolamnya adalah sebagai berikut:

  1. Bersihkanlah drum plastik terlebih dahulu
  2. Buatlah lubang pada salah satu permukaan drum.
  3. Susunlah drum di atas tanah atau di rak yang telah disediakan.
  4. Masukkan tanah yang sudah Anda campur dengan pupuk kandang ke dalam dasar drum, sebanyak ½ kg. Kemudian diamkan selama 2 Minggu.
  5. Setelah 2 Minggu, kolam akan ditumbuhi dengan biota air alami.
  6. Isilah drum dengan air sumur atau air sungai yang bersih. Ukuran air harus ½ dari drum tersebut.
  7. Untuk mempercepat proses pematangan air, Anda bisa menambahkan cairan EM4 (opsional). Kemudian tunggu beberapa hari hingga air kolam menjadi berwarna gelap.
  8. Kolam siap dimasukkan benih.

Pemilihan dan Penebaran Benih

Pemilihan dan Penebaran Benih Lele
beternakpedia.com

Pilihlah jenis bibit yang sehat. Cara memilihnya adalah dengan melihat kondisi fisiknya yang tidak cacat. Selain itu, pastikan benih tampak lincah, gesit, dan tidak ada bercak pada kulitnya. Itulah ciri-ciri benih ikan lele tersebut sehat dan berkualitas.

Setelah benih siap, masukkanlah benih ke dalam kolam. Usahakan agar tidak langsung memasukannya ke dalam kolam. Karena, hal tersebut akan mengakibatkan lele menjadi stres dan mati. Sebaiknya, masukkanlah benih dengan wadahnya (jerigen/ember). Letakkanlah di dalam kolam selama 15 – 30 menit. Biarkanlah lele beradaptasi dengan air kolam dengan sendirinya. Setelah itu, miringkan wadah, lalu biarkan lele keluar.

Untuk jumlah benihnya sendiri, drum berukuran 200 liter hanya cocok untuk menampung 200 ekor. Jumlah ini sangat ideal karena mampu mengurangi risiko kematian ikan lele akibat kepadatan yang tinggi. Jika ada benih yang mati setelah ditebarkan, maka buanglah benih tersebut.

Cara Pemberian Pakan

Cara Pemberian Pakan Ikan Lele

Berilah pakan lele 3 kali sehari. Pemberiannya di pagi, siang, dan malam hari. Untuk lele yang masih dalam bentuk benih, berilah jenis pelet crumble. Jika lele sudah dewasa, maka gantilah dengan pelet yang sesuai dengan ukuran tubuhnya.

Jangan Lupa Baca: Cara Budidaya Ikan Lele Dalam Ember

Untuk jenis pelet, ada dua macam yang ditawarkan di pasaran. Yaitu, jenis pelet tenggelam dan pelet terapung. Untuk jenis pelet tenggelam, berikanlah di satu sudut kolam saja. Sedangkan untuk pelet terapung, berikan pada sisi kanan kolam, jika sudah habis pindah ke sisi lain, begitu seterusnya.

Pemeliharaan Ikan Lele Dalam Drum

Pemeliharaan Ikan Lele Dalam Drum
youtube.com

Jangan terlalu berlebihan memberi pakan. Jika sudah tampak kenyang, hentikan pemberian pakan kepada lele. Pastikan juga Anda selalu menjaga kualitas air kolam demi kelangsungan hidup lele.

Usahakan agar tidak ada timbunan pakan di dasar kolam. Karena, hal tersebut dapat menimbulkan gas ammonia dan menyebabkan ikan lele mati.

Itulah proses-proses cara budidaya ikan lele di drum. Setelah kurang lebih 3 bulan, maka ikan lele tersebut sudah siap dipanen. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

Budidaya Ikan Lele di Drum

Categories Lele

Leave a Comment