Cara Menanam Kangkung

Cara menanam kangkung sering diterapkan oleh banyak orang karena tanpa menggunakan alat yang rumit ataupun lahan luas, kangkung dapat dibudidayakan. Tanaman yang banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara ini sering diolah menjadi masakan lezat dan kaya akan nutrisi untuk tubuh. Itu sebabnya tanaman kangkung ini mulai banyak dibudidayakan secara mandiri.

Tanaman kangkung dengan nama latin Ipomoea Aquatica ini mempunyai dua jenis berdasarkan tempat tumbuh dan berkembang. Untuk tanaman kangkung darat, proses pertumbuhannya memanfaatkan tanah sebagai medianya. Sedangkan tanamanan kangung air, membutuhkan banyak air untuk memberikan nutrisi yang cukup untuk kangkung. Ragam dari jenis tanaman kangkung inilah yang menjadikannya mudah ditemukan.

Morfologi Tanaman Kangkung

Morfologi Tanaman Kangkung
kampustani.com

Saat ingin melakukan budidaya tanaman, ada beberapa hal yang wajib untuk diketahui supaya tahu bahwa tanaman tersebut berkembang dengan baik. Selain menerapkan cara menanam kangkung, hal penting lainnya adalah mengetahui morfologinya. Dengan mengetahui bagian demi bagian dari kangkung, seseorang akan lebih mudah untuk mengenali proses pertumbuhan tanaman ini secara bertahap.

1. Bagian Akar

Tanaman kangkung mempunyai jenis akar tunggang yang mampu tumbuh dan memanjang hingga mencapai ukuran 100 sentimeter. Dengan akar yang panjang, tanaman kangkung memanfaatkan bagian bawah tanah untuk terus menjalar dan menjadikan kangkung mampu berdiri dengan kokoh. Terlebih lagi untuk jenis kangkung air, pertumbuhan akarnya dapat tumbuh hingga mencapai 150 sentimeter.

2. Bagian Daun

Ciri khas daun tanaman kangkung adalah bentuknya memanjang dan bagian ujungnya runcing, meskipun ada yang berujung tumpul. Daun kangkung juga tumbuh dan melekat pada tangkai, tepatnya di buku-buku batang tanaman kangkung. Warna dari daun kangkung sendiri juga unik, pada bagian atasnya berwarna hijau tua, sedangkan bagian bawahnya berwarna hijau muda.

3. Bagian Bunga

Tanaman kangkung mempunyai jenis bunga yang indah ketika sudah tumbuh dengan sempurna. Warna dari bunga kangkung juga sangat unik dan ditentukan berdasarkan tempat tumbuhnya kangkung itu sendiri. Untuk tanaman kangkung air, warna dari bunga yang dihasilkan mempunyai warna putih kemerahan. Sedangkan tanaman kangkung darat mempunyai warna antara putih atau merah.

4. Bagian Buah

Buah dari tanaman kangkung termasuk dalam kategori ukuran kecil, yaitu berkisar 10 milimeter saja. Saat usia buah masih muda, warna yang dihasilkan adalah hijau dan berubah menjadi coklat saat memasuki usia tua. Perbedaan warna ini untuk mempermudah siapa saja yang melakukan budidaya kangkung hanya dengan melihat perubahan warna pada buahnya.

5. Bagian Biji

Biji menjadi cikal bakal tanaman kangkung untuk dapat tumbuh dengan baik dan posisinya  melekat padabuah. Bentuk dari biji kangkung dapat dikatakan cukup unik. Jika umumnya biji tumbuhan berbentuk bulat, namun biji ini mempunyai bentuk persegi dan oval. Untuk satu wadah penanaman kangkung biasanya membutuhkan sekita dua sampai tiga buah biji.

Persiapan Sebelum Menanam Kangkung

Persiapan Sebelum Menanam Kangkung
itamakroa.wordpress.com

Sebelum menerapkan cara menanam kangkung, alangkah baiknya untuk mempersiapkan segala keperluan supaya proses penanamannya berjalan dengan baik. Meskipun tergolong mudah, namun jika tidak diperhitungkan dengan baik, maka dapat dipastikan tanaman kangkung tidak dapat berkembang dengan baik. Oleh karena itu, dibawah ini terdapat beberapa hal yang wajib dipersiapkan sebelum menanam kangkung.

1. Benih Kangkung

Benih berkualitas akan menghasilkan tanaman yang mampu tumbuh dengan baik. Usahakan saat mencari benih kangkung, jangan sampai mendapatkan benih yang usianya sudah mencapai satu tahun. Hal ini mempunyai tujuan untuk menjaga kualitas dari benih itu sendiri. Jika usia benih terlalu tua, maka pertumbuhan dari tanaman kangkung itu sendiri tidaklah maksimal.

2. Lahan Penanaman

Kondisi tanah juga patut diperhatikan sebelum digunakan sebagai tempat benih akan ditanam. Ini dikhususkan untuk tanaman kangkung darat, tanah yang baik adalah sudah melalui proses penggemburan. Tujuan dari penggemburan tanah adalah untuk memperkaya nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dengan subur. Jika tanah tidak digembur, maka pertumbuhan kangkung akan terhambat.

3. Nutrisi Tanaman

Kondisi tanah yang gembur memang sudah kaya akan manfaat untuk tambahan. Namun untuk memastikan tanah dalam kondisi baik, penambahan nutrisi juga dapat dilakukan. Untuk meningkatkan kadar asam pada tanah, menggunakan pupuk kompos adalah solusinya. Namun jika menemukan kondisi keasaman pada tanah terlalu tinggi, maka dapat dinetralisir dengan menggunakan kapur dolomit.

4. Media Tanaman

Salah satu alasan mengapa budidaya kangkung banyak dilakukan adalah karena tidak membutuhkan media yang besar untuk menanamnya. Pilihan yang dapat digunakan sebagai media tanaman adalah polybag. Selain mempunyai harga yang terjangkau, polybag sangat cocok digunakan pada lokasi yang tidak mempunyai ukuran yang luas. Contohnya saja seperti rumah ataupun green house.

5. Teknik Penanaman

Untuk budidaya kangkung darat, ada dua teknik yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan. Teknik penanaman tersebut adalah generatif dan vegetatif. Teknik generatif memanfaatkan biji kangkung yang disematkan pada bagian dalam tanah, sedangkan vegetatif menggunakan teknik stek. Kedua teknik tersebut mampu menghasilkan kangkung berkualitas, asalkan dalam setiap pertumbuhannya harus teliti dan telaten.

Artikel Lain: Cara Menanam Bunga Kertas

Langkah Mudah Cara Menanam Kangkung di Polybag

Langkah Mudah Cara Menanam Kangkung di Polybag
polybag123.blogspot.com

Jika sudah mempersiapkan segala kebutuhan utama untuk budidaya tanaman ini, saatnya menerapakan cara menanam kangkung dengan langkah yang sangat mudah. Terdapat empat tahapan yang pastinya tidak sulit untuk dilakukan, terlebih lagi untuk orang-orang yang melakukan budidaya sendiri di rumah. Berikut ini penjelasan secara detail mengenai tahapan demi tahapan menanam kangkung.

1. Tahapan Pertama

Siapkan polybag sebagai media dalam menanam kangkung. Masukkan perlahan tanah yang sudah dilakukan proses penggemburan ke dalam polybag hingga penuh. Penggunaan polybag lebih disarankan dibandingkan dengan pot untuk yang melakukan penanaman kangkung di rumah dan dikonsumsi pribadi. Hal ini dikarenakan ukuran dari polybag kecil dan lahan yang dibutuhkan sangat minim.

2. Tahapan Kedua

Gunakan sekop kecil untuk membuat lubang pada bagian tengah tanah. Untuk kedalaman lubang, ukuran yang tepat mencapai 10 sentimeter saja.  Untuk satu polybag dapat membuat dua lubang, dan setiap lubangnya dapat ditanamkan hingga dua benih kangkung. Kondisi benih harus dipastikan berada tepat di bagian dasar tanah untuk memberikan ruang bertumbuh.

3. Tahapan Ketiga

Setelah melakukan proses penanaman benih tanaman kangkung ke dalam lubang, tahapan ketiga adalah menimbun lubang tersebut dengan tanah secara perlahan. Cara ini dipercaya mampu menjaga kondisi benih tanaman kangkung yang sudah tertanam meskipun dengan tanah. Jika dilakukan penimbunan secara langsung, maka bisa saja kondisi bibit yang awalnya bagus menjadi rusak.

4. Tahapan Keempat

Tahapan terakhir dalam proses penanaman kangkung adalah memberikan pupuk kompos pada bagian atas tanah. Meskipun sebelumnya penggunaan tanah sudah diproses dengan penggemburan dan pemberian pupuk kompos, namun melakukan pemberian tambahan pupuk memastikan biji tanaman kangkung mempunyai cadangan nutrisi untuk terus bertumbuh kedepannya.

Video Tutorial Menanam Kangkung Hidroponik


Penerapan cara menanam kangkung sangat mudah bukan?. Tidak perlu khawatir untuk melakukan budidaya tanaman yang satu ini. Dengan menanam kangkung sendiri di rumah, siapa saja dapat mengkonsumsi kangkung sesuai keinginan.

Cara Menanam Kangkung

Categories Menanam

Leave a Comment