Cara Menanam Bunga Ros

Posted on

Cara Menanam Bunga Ros – Siapa yang tidak mengenal bunga cantik ini? Dengan keindahan kelopaknya yang dibarengi dengan ciri khas batangnya yang berduri. Ya, bunga ros atau yang lebih dikenal dengan bunga mawar merupakan bunga liar yang bisa dijadikan tanaman hias. Cara menanam bunga ros ini bisa melalui budidaya maupun penanaman secara sendiri.

Selain sebagai perlambang cinta, bunga yang memiliki nama latin Rosa damascela mill ini juga memiliki segudang manfaat yang menakjubkan. Maka tidak heran jika bunga ini dijuluki bunga Ros atau ratu bunga.

Hal ini juga yang menyebabkan harga bunga mawar berbeda dari bunga-bunga lainnya, sehingga peluang bisnis pun sangat menggiurkan.

Bunga ros juga memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan manusia. Selain dapat digunakan sebagai teh, bunga rosella dapat menurunkan asam urat, hipertensi serta beberapa penyakit lainnya. Kelopak bunga rosella juga bisa membantu para wanita yang ingin mendapatkan badan yang langsing serta sehat.

Sayangnya, bunga ros termasuk dalam kategori tanaman semusim yang hanya tumbuh satu kali saja. Pada tahun 2018, populasi bunga ros di Indonesia mencapai 4,445 hingga 8,334 pohon saja. Padahal jika masyarakat tau cara menanam bunga ros yang benar, jumlah populasinya bisa meningkat.

Untuk mendapatkan hasil bunga yang cantik dan bermanfaat, maka perlu diketahui cara menanam bunga ros yang benar. Bunga ros sebenarnya tergolong bunga yang mudah tumbuh dimana saja dengan cuaca dan suhu apa saja. Jadi, tertarik untuk bisnis bunga cantik ini? Simak dulu cara menanam bunga ros di bawah.

Syarat Agar Bunga Ros Tumbuh dengan Baik

Syarat Agar Bunga Ros Tumbuh dengan Baik
idea-grid.id

Pada umumnya, bunga rosella tidak tumbuh terlalu tinggi, atau bisa mencapai 0.5 – 3 meter jika bertahan lama. Jika tumbuh di daerah yang tepat, bunga rosella akan tumbuh dengan lebat serta memiliki warna yang bold sehingga tampak cantik.

Namun, untuk bisa mendapatkan bunga yang seperti ini, maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam menanam bunga ros.

Bunga mawar merupakan tumbuhan herba yang banyak dijumpai di daerah subtropis yakni, daerah sebelah utara. Hal ini menyebabkan bunga ros/mawar harus berada di suhu yang cenderung dingin yaitu 18 – 26 derajat celcius.

Selain itu Ros juga wajib berada di daerah yang memiliki kelembaban tinggi serta wajib mendapatkan minimal 5 – 6 jam sinar matahari, dan sebaiknya di pagi hari.

BACA JUGA  Cara Menanam Anggrek dengan Media Arang

Selain itu, struktur tanah juga harus diperhatikan dimana bunga ros membutuhkan tanah yang teksturnya liat berpasir. Biasanya jenis tanah latosol atau andosol adalah yang terbaik. Keasaman tanah berkisar antara 5,5 – 7. Tingkat kesuburan tinggi yang memiliki banyak bahan organik, gembur, serta memiliki sistem perairan yang baik.

Cara Menanam Bunga Ros

Cara Menanam Bunga Ros
kampustani.com

Setelah membaca syarat penting agar bunga dapat tumbuh dengan baik. Maka kini saatnya masuk ke pembahasan inti yaitu, cara menanam bunga ros. Sebagai tanaman hias tentu bunga ros bisa ditanam dalam dua cara.

Cara pertama dapat menanam di dalam pot, sedang yang kedua bisa menanam di lahan yang lebih luas. Kedua cara tersebut tidak terlalu jauh beda. Jadi keduanya bisa dilakukan asal mengetahui caranya.

1. Tentukan Tempat Menanam

Cara pertama dan yang paling penting adalah menentukan tempat menanam bunga ros. Bunga rosella memang bisa tumbuh dimana saja, namun rosella paling baik tumbuh di area tropis atau sub tropis dengan ketinggian 0-900 m dpl.

Area seperti ini biasanya memiliki pengairan dan sinar matahari yang cukup sehingga dapat membantu pertumbuhan bunga ros. Untuk mendapatkan bunga yang terbaik, sebaiknya bunga ros ditanam di lapangan terbuka.

Baca Juga: Cara Menanam Bunga Dahlia

Lahan yang digunakan untuk menanam bunga ros juga sebaiknya dibersihkan dari tanaman liar dan hama terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah terjadinya kerusakan atau terhambatnya proses pertumbuhan bunga ros.

Selanjutnya berikan pupuk organic diatasnya secara merata dan diamkan selama seminggu pada lahan yang akan digunakan.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya bunga ros dapat ditanam pada dua tempat. Keduanya memberi keuntungan masing-masing seperti pot yang akan mudah perawatannya, serta lahan yang akan memberikan hasil bunga lebih banyak.

2. Persiapkan Alat dan Bahan

Setelah mengetahui dimana tempat menanamnya. Maka cara selanjutnya adalah menyiapkan alat dan bahan sesuai tempat menanam.

Bila di pot sediakan pot atau polybag, kapur, pecahan genteng, tanah, pupuk organik, arang, dan alat penyiram, serta bibit bunga mawar. Tidak jauh berbeda dengan pot siapkan, alat menyiram, pupuk, jerami, serta cangkul yang nantinya berfungsi untuk membajak tanaman.

3. Menyiapkan Media Tanam

Cara selanjutnya adalah menyiapkan tanahnya. Bila menggunakan pot, campur tanah, pasir, dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1:1. Lalu tambahkan kapur yang berguna untuk mengurangi tingkat keasaman pada tanah.

Setelahnya masukan air ke dalam pot lalu tutup dengan pecahan genteng/arang pada bagian dasar dengan ketinggian 1 – 2 cm. Masukan pupuk kandang atau jerami sekitar 1cm. Terakhir masukan campuran tanah yang sebelumnya telah disiapkan sampai 90% menutupi pot.

Sedangkan saat menanam di lahan tanah wajib digemburkan terlebih dahulu menggunakan cangkul atau alat lainnya. Sebelum digemburkan pastikan tanah sudah bersih dari rumput liar dan hama. Setelah digemburkan, diamkan dulu selama 1 – 2 minggu.

BACA JUGA  Cara Menanam Glodokan Tiang

Berikan campuran kapur dan pupuk kandang yang juga berfungsi untuk mengurangi sifat asam. Buat bedengan yang sudah diberi mulsa untuk mencegah penyakit. Buat lubang tanam dan masukan pupuk 1-2kg. Lahan baru bisa digunakan setelah 1-2 minggu.

4. Pemilihan Bibit Tanaman

Cara menanam bunga ros selanjutnya adalah memilih bibit yang tepat. Namun saran dari para ahli untuk pemula yang baru memulai, lebih baik memilih bibit mawar yang sudah menjadi benih.

Karena lebih mudah dalam hal perawatan. Dalam hal ini benih harus diperhatikan kesehatannya. Daunnya harus hijau tidak boleh kuning, batang hijau tidak ada bekas luka.

Sedikit tips juga jangan tertipu dengan kerimbunan bunga pada bibit tapi pilihlah yang sehat dengan ciri tunas, dan batang yang gemuk. Lalu saat digoyangkan benih tidak mudah tercabut karena benih tersebut artinya sudah kuat.

Akarnya dalam hal ini juga kuat dan bahkan muncul tunas baru di bawahnya. Kesemua ciri ini adalah ciri bibit tanaman ros yang baik.

Memilih & merawat biji rosella yang tepat adalah salah satu kunci untuk mendapatkan bunga ros yang indah. Oleh karena itu ketika sudah mendapatkan biji rosella, pastikan untuk mengeringkannya terlebih dahulu selama 4 hari.

Setelah kering, tempatkan pada tanah khusus yang sudah gembur. Biarkan hingga tumbuh hingga 7 cm atau sekitar 2 minggu.

5. Proses Penanaman

Tahap ini memiliki dua proses yaitu pemindahan dari polybag, dan cabutan. Keduanya sama-sama bisa dilakukan di lahan maupun di pot. Proses pemindahan dari polybag yang pertama basahi polybag bagian dalam dengan cukup.

Selanjutnya polybag dapat disobek atau ditepuk perlahan agar tanah dan benih dapat keluar bersamaan.

Setelahnya masukan ke dalam lubang tanam baik yang di dalam pot maupun lahan. Tutup dengan tanah yang tebal lalu tekan kuat tanah agar tidak roboh.

Artikel Lain: Cara Menanam Kencur

Jika tidak menanamnya dalam pot, maka cara menanam bunga ros yang benar adalah dengan memberikan jarak antar bibit. Jika ditanam terlalu berdekatan, tanaman akan menjadi tinggi namun produksi per kelopaknya akan berkurang.

Selain itu, pertumbuhan Bunganya pun akan lebih kecil dibandingkan jika diberi jarak yang tepat. Oleh karena itu, ketika menanam bunga ros, pastikan untuk memberi jarak minimal 10 cm.

Tahap cabutan dapat dilakukan dengan memotong sebagian perakaran menggunakan pisau atau gunting yang steril guna menghindari pembusukan. Lalu potong juga bagian batang dan daun sisakan sekitar 20 cm ke bawah, guna menjadikan tanaman pendek.

Bagian yang telah dipotong direndam selama lima belas menit menggunakan larutan ZPT/Dekamon. Selanjutnya tanam bibit dengan cara yang sama dengan cara sebelumnya.

BACA JUGA  Cara Menanam Melati Air

6. Perhatikan Waktu Penanaman

Bunga ros tidak bisa tumbuh sepanjang tahun, oleh karena itu cara menanam bunga ros dengan benar adalah dengan memperhatikan waktunya. Tanaman Rosella sebaiknya ditanam pada bulan September hingga Januari. Jika ditanam pada bulan tersebut, maka bunganya akan muncul pada bulan April.

Namun jika ditanam pada waktu setelah bulan tersebut, waktu berbunganya akan semakin pendek hanya sekitar 2-3 bulan saja. Oleh karena itu, jika ingin tanaman dengan berbunga untuk periode lebih lama, maka tanamlah pada saat akhir musim hujan.

Pada umumnya, bunga rosella dapat panen sebanyak 5 kali jika kondisinya bagus. Namun jika kondisinya kurang baik, maka hanya akan mampu berbunga sebanyak 2-3 kali. Ketika masa panen sudah mencapai maksimalnya, maka tanaman harus diganti dengan bibit yang baru agar tumbuh kembali.

Perawatan Bunga Ros

Perawatan Bunga Ros
abahtani.com

Bunga Ros memiliki ciri tumbuhan bersuhu sejuk, tapi membutuhkan sinar matahari 5 – 6 jam. Karena itu saat pagi jemur bunga ros agar mendapat sinar matahari yang cukup.

Setelahnya pindahkan bunga ros ke bawah naungan agar terhindar dari sinar matahari langsung. Selain itu bunga ros juga membutuhkan air yang cukup terutama di usia tanaman memasuki 1 – 2 bulan.

Penyiraman dilakukan intens sehari dua kali. Sebaiknya dilakukan pagi dan sore hari agar air tidak cepat menguap. Lakukan secara merata dan secukupnya. Perawatan selanjutnya dengan memberi pupuk.

Pemupukan dilakukan dari mulai penyiapan media tanam sampai bunga menguncup. Biasanya diberikan saat usia bunga sudah memasuki 7-15 hari. Proses ini harus dilakukan rutin dua bulan sekali.

Penyebab Bunga Ros Gagal Tumbuh

Penyebab Bunga Ros Gagal Tumbuh
tanamania.com

Bunga Ros bisa mengalami kegagalan saat ditanam. Seperti daun yang menguning, layu, atau bahkan mati. Itu semua disebabkan oleh beberapa hal yang tidak disadari. Seperti memberi air terlalu banyak hingga akar menjadi busuk. Memilih pupuk asal-asalan yang tidak jelas juga dapat menyebabkan daun menjadi kuning.

Ranting atau cabang yang mandul juga dapat menghambat pertumbuhan dari bunga ros. Selain itu kurangnya asupan sinar matahari juga bisa menyebabkan pohon gagal tumbuh.

Ingat bunga ros memerlukan setidaknya 5-6 jam sinar matahari. Penyakit dan hama juga bisa menjadi sebab lainnya tumbuhan bunga ros gagal tumbuh.

Oleh karena itu, dalam proses penanaman bunga ros, perhatikan detail pertumbuhannya mulai dari akar hingga daunnya. Potong bagian taman yang mati dan segera berikan vitamin yang dibutuhkan. Hal ini untuk mencegah tanaman mati dan tidak tumbuh.

Ternyata cara menanam bunga ros tidak sesulit kelihatannya. Bunga yang memiliki nilai keindahan dan ekonomis yang sama-sama tinggi ini akan memberikan keuntungan bagi yang menanam karena selain memberi keindahan bunga ros juga bisa memberi keuntungan secara finansial.

Bila cara-cara di atas dipraktekan dengan baik, dan dilakukan dengan telaten. Maka keuntungan cantik dari bunga ros tidak mustahil untuk dipetik.

Cara Menanam Bunga Ros

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *